MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 16 Juli 2018 07:21
Pembuktian dari Pacquiao
MENANG KO: Manny Pacquiao (kanan) berhasil mengatasi perlawanan petinju Argentina Lucas Matthysse pada duel yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, kemarin. (AFP PHOTO / Mohd RASFAN)

PROKAL.CO, KUALA LUMPUR – Sesumbar Buboy Fernandez, pelatih Manny Pacquiao, bahwa duel kemarin bakal berakhir KO, menjadi nyata. Pada usia 39 tahun, Pacman—julukan Pacquiao—masih sanggup menghabisi Matthysse di ronde ketujuh. Dalam laga yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, tersebut, dia merengkuh kembali sabuk juara dunia kelas welter versi WBA.

Bagi Pacquiao, capaian ini dahsyat. Ini kemenangan KO pertamanya dalam sembilan tahun terakhir. Tepatnya sejak November 2009, kala dia menggasak Miguel Cotto di ronde 12. Kemenangan saat itu membuat Pacman merebut sabuk juara dunia kelas welter pertama dalam kariernya. Banyak pengamat menyebut saat itu adalah masa keemasan Pacman.

''Matthysse lawan yang tangguh. Saya terkejut mampu membuatnya KO,'' ucap Pacquiao dilansir ESPN. ''Saya sangat fokus dan sabar. Kami juga melakukan semuanya dengan sangat baik selama latihan. Ini hasil dari persiapan maksimal,'' tambah petinju yang juga anggota senat Filipina tersebut.

Kemenangan kemarin menjadi victory ke-60 Pacquiao sepanjang karier. Kini dia total punya rekor 60 menang (39 KO), 7 kalah, dan 2 kali draw. Hasil itu sekaligus membuat Pacquiao makin yakin untuk tidak mengakhiri karir tinjunya dalam waktu dekat. Lalu, siapa yang akan jadi lawan Pacman berikutnya?

''Itu cerita dan diskusi yang berbeda. Sekarang saya hanya ingin pulang ke rumah dan bersantai,'' ucapnya.

Meski empat tahun lebih tua dari Matthysse, Pacquiao menujukkan power yang masih sangat prima. Uppercut kiri keras yang dia layangkan sudah membuat Mathysse terjatuh di ronde ketiga. Berondongan pukulan straight Pacman juga membuat petinju Argentina itu berlutut tepat saat lonceng berakhirnya ronde kelima berbunyi.

Puncaknya di ronde tujuh. Lagi-lagi uppercut kiri Pacquiao yang jadi momok bagi Matthysse. Petinju 35 tahun tersebut langsung tersungkur pasca bogem tersebut mendarat di wajahnya. Wasit Kenny Bayless ikut berlutut untuk menghitung. Namun, Matthysse tiba-tiba membuang karet pelindung giginya. Selesai.

Bayless langsung memberi aba-aba laga telah berakhir yang disambut Pacman dan tim dengan teriakan kemenangan. ''Dia (Pacquiao, Red) adalah petarung dan juara yang luar biasa,'' ucap Matthysse. ''Kadang kamu menang. Kadang kamu juga kalah. Ini adalah waktu saya harus kalah. Tapi saya kalah dari seorang legenda. Sekarang saya hanya ingin pulang dan bertemu keluarga,'' tambah dia.

Pertarungan kemarin juga terasa spesial dan sangat meriah. Selain dihadiri ribuan fans, dua kepala negara yakni Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyaksikan secara langsung. (irr/na/jpg/tom)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 10:59
Borneo FC vs Persib Bandung

Debut Penuh Nostalgia

SAMARINDA - Misi berat dipikul Borneo FC saat menjamu Persib…

Rabu, 24 April 2019 10:53

GGG Masih Inginkan Alvarez

NEW YORK-Kekalahan atas Saul ''Canelo'' Alvarez pada 15 September tahun…

Rabu, 24 April 2019 10:38
Raheem Sterling

Makin Kencang Beraksi Sosial

Sosok winger Manchester City Raheem Sterling semakin giat dalam menunjukkan…

Rabu, 24 April 2019 10:37

GP Meksiko dalam Rencana

MEXICO CITY - Empat sirkuit dari empat negara berbeda bakal…

Rabu, 24 April 2019 10:35

Laga Penentu Karir Simo

BAYANG-bayang musim terburuk sudah menghantui allenatore Lazio, Simone Inzaghi. Selain…

Rabu, 24 April 2019 10:33

Zohri the Flash, Jika Start Membaik, Bisa Lebih Cepat

DOHA – Seharian tampil pada hari ketiga Asian Athletic Championships…

Rabu, 24 April 2019 10:31
WERDER BREMEN VS BAYERN MUENCHEN

Antara Double Winners dan Anden Bomber

BREMEN - Werder Bremen dan Bayern Muenchen meneruskan "tradisi" di…

Rabu, 24 April 2019 10:19
David de Gea

Klausul Tambahan Jika Bertahan

David de Gea sudah menjaga gawang Manchester United untuk delapan…

Rabu, 24 April 2019 10:18
AC Milan vs Lazio

Pesta di Tangan Piatka

MILAN – Penyerang AC Milan Krzysztof Piatek nyaris mendapatkan segalanya…

Rabu, 24 April 2019 10:17

Ferrari Upgrade SF90 di Momentum Penting

BAKU - Grand Prix (GP) Azerbaijan yang berlangsung Minggu (28/4),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*