MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 16 Juli 2018 07:21
Pembuktian dari Pacquiao
MENANG KO: Manny Pacquiao (kanan) berhasil mengatasi perlawanan petinju Argentina Lucas Matthysse pada duel yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, kemarin. (AFP PHOTO / Mohd RASFAN)

PROKAL.CO, KUALA LUMPUR – Sesumbar Buboy Fernandez, pelatih Manny Pacquiao, bahwa duel kemarin bakal berakhir KO, menjadi nyata. Pada usia 39 tahun, Pacman—julukan Pacquiao—masih sanggup menghabisi Matthysse di ronde ketujuh. Dalam laga yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, tersebut, dia merengkuh kembali sabuk juara dunia kelas welter versi WBA.

Bagi Pacquiao, capaian ini dahsyat. Ini kemenangan KO pertamanya dalam sembilan tahun terakhir. Tepatnya sejak November 2009, kala dia menggasak Miguel Cotto di ronde 12. Kemenangan saat itu membuat Pacman merebut sabuk juara dunia kelas welter pertama dalam kariernya. Banyak pengamat menyebut saat itu adalah masa keemasan Pacman.

''Matthysse lawan yang tangguh. Saya terkejut mampu membuatnya KO,'' ucap Pacquiao dilansir ESPN. ''Saya sangat fokus dan sabar. Kami juga melakukan semuanya dengan sangat baik selama latihan. Ini hasil dari persiapan maksimal,'' tambah petinju yang juga anggota senat Filipina tersebut.

Kemenangan kemarin menjadi victory ke-60 Pacquiao sepanjang karier. Kini dia total punya rekor 60 menang (39 KO), 7 kalah, dan 2 kali draw. Hasil itu sekaligus membuat Pacquiao makin yakin untuk tidak mengakhiri karir tinjunya dalam waktu dekat. Lalu, siapa yang akan jadi lawan Pacman berikutnya?

''Itu cerita dan diskusi yang berbeda. Sekarang saya hanya ingin pulang ke rumah dan bersantai,'' ucapnya.

Meski empat tahun lebih tua dari Matthysse, Pacquiao menujukkan power yang masih sangat prima. Uppercut kiri keras yang dia layangkan sudah membuat Mathysse terjatuh di ronde ketiga. Berondongan pukulan straight Pacman juga membuat petinju Argentina itu berlutut tepat saat lonceng berakhirnya ronde kelima berbunyi.

Puncaknya di ronde tujuh. Lagi-lagi uppercut kiri Pacquiao yang jadi momok bagi Matthysse. Petinju 35 tahun tersebut langsung tersungkur pasca bogem tersebut mendarat di wajahnya. Wasit Kenny Bayless ikut berlutut untuk menghitung. Namun, Matthysse tiba-tiba membuang karet pelindung giginya. Selesai.

Bayless langsung memberi aba-aba laga telah berakhir yang disambut Pacman dan tim dengan teriakan kemenangan. ''Dia (Pacquiao, Red) adalah petarung dan juara yang luar biasa,'' ucap Matthysse. ''Kadang kamu menang. Kadang kamu juga kalah. Ini adalah waktu saya harus kalah. Tapi saya kalah dari seorang legenda. Sekarang saya hanya ingin pulang dan bertemu keluarga,'' tambah dia.

Pertarungan kemarin juga terasa spesial dan sangat meriah. Selain dihadiri ribuan fans, dua kepala negara yakni Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyaksikan secara langsung. (irr/na/jpg/tom)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 12:30

Karolina Pliskova Bentrok dengan Serena

MELBOURNE - Upaya Serena Williams meraih trofi grand slam ke-24…

Selasa, 22 Januari 2019 07:04

Ball Susul LeBron dan Rondo

LOS ANGELES - Jelang laga menjamu Golden State Warriors pagi…

Senin, 21 Januari 2019 12:03

Zalnando Hijrah ke Persib

Persib Bandung terus melengkapi skuatnya. Setelah meresmikan Esteban Viscarra, tim…

Senin, 21 Januari 2019 07:14

GOODBYE EDY!

BADUNG — Gelombang desakan mundur terhadap Edy Rahmayadi dari kursi…

Senin, 21 Januari 2019 07:09

Jokdri Solusi PSSI?

MENANGGAPI penunjukan Jokdri sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum PSSI,…

Senin, 21 Januari 2019 07:07

Awal yang Indah untuk Minions

KUALA LUMPUR – Minions are back! Ya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin…

Senin, 21 Januari 2019 07:04

Waktunya yang Muda Bicara

MELBOURNE – Daniil Medvedev percaya diri akan mengamankan tiket perempat…

Minggu, 20 Januari 2019 10:57

SIASAT TERBATAS

LONDON–Situasi sulit mendera Tottenham Hotspur. Kehilangan beberapa pemain pilar untuk…

Minggu, 20 Januari 2019 10:56

Potensi Dua Gelar

KUALA LUMPUR–Delapan turnamen, tujuh semifinal, dan satu perempat final. Itulah…

Minggu, 20 Januari 2019 10:55

Mudah Lupakan Pipita

MILAN–Serie A giornata ke-20 pekan ini bakal emosional bagi striker…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*