MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 Juli 2018 06:32
Telur Pecah Jadi Buruan
LEBIH MURAH: Telur retak maupun pecah yang dijual di salah satu agen di Pandansari, Balikpapan, kemarin (13/7). Isi telur masih dalam kondisi baik, hanya saja harus segera diolah karena tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Melambungnya harga telur ayam membuat sebagian masyarakat memburu telur retak maupun pecah. Telur ini dijual sekitar Rp 1.300 per butir. Sebagian ada yang menjual Rp 7.000 untuk lima telur yang sudah dikemas dalam plastik.

“Telur pecah ini selalu habis dibeli,” ungkap penjual di Agen Telur Kamal, Pandansari, Balikpapan, yang ditemui Kaltim Post kemarin.

Namun, kata perempuan penjual tersebut, mereka yang membeli telur pecah biasanya untuk pembuatan kue atau makanan olahan lainnya. Karena telur tersebut langsung digunakan. “Jadi tidak awet disimpan, paling lama disimpan dua hari,” ujarnya.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan masyarakat yang membeli telur pecah untuk dikonsumsi sehari-hari karena menjadi alternatif mendapatkan telur dengan harga murah. “Walau kulitnya pecah, tapi isi telurnya tetap bagus,” tambahnya. Pecahnya telur bisa terjadi mulai dari proses pengumpulan telur di kandang atau saat pendistribusian.


Sementara, Basri, pedagang telur ayam di Pasar Klandasan mengakui permintaan telur pecah masih normal. Dalam sehari, ia menjual lima piring telur pecah dengan harga Rp 1.300 per butir. Sedangkan, untuk telur normal atau dengan kualitas baik mengalami penurunan dari yang sebelumnya 30 piring menjadi 25 piring.

“Ini terjadi sejak dua minggu lalu, stok dari distributor mulai dibatasi dan harganya memang sudah naik,” ujarnya.

Meski harga telur sekarang naik antara Rp 1.800-1.900, namun aku Basri, masyarakat tetap membelinya. “Memang ada yang mengeluh tapi mereka tetap membeli,” ujarnya.

Jenis telur lainnya yang ikut mengalami kenaikan adalah telur bebek. Dari biasanya Rp 2.500 per butir, sekarang Rp 3.500. Permintaan per harinya hanya 10 piring. Kemudian, telur ayam kampung tidak ada kenaikan. Harganya tetap Rp 2.000 per butir. Satu hari permintaannya bisa sampai 20 piring.

Pedagang  yang sudah 35 tahun berjualan telur ini menilai, pekan depan kemungkinan harga telur mulai turun. Pasalnya, stok yang ia dapat diklaim telah kembali normal.

Sementara itu, Wawan, pedagang di Pasar Klandasan mengakui hal yang sama. Sekarang telur paling kecil mencapai Rp 1.800 per butir. "Kami dapat harga sudah naik. Ya yang kami jual ke masyarakat juga mau tak mau menyesuaikan. Naiknya dari agen sekitar Rp 2.000 per piring," bebernya.

Meski naik, sambungnya, permintaan masih cukup baik. Hanya saja kadang ada volume pembelian dikurangi. Misalkan biasanya sehari 3-5 piring per hari. Sekarang 2-4 saja. Ya tapi, kalau terlalu lama naik bisa bahaya. "Konsumen saya paling besar dari restoran dan pembuat roti. Mereka sudah mengeluh. Soalnya, kenaikannya tinggi dan bertahan lama," sahutnya. (aji/tom2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 06:50

Promosikan Wisata Halal Lombok

BADUNG – Pariwisata menjadi tema lanjutan pertama yang dibahas setelah pertemuan tahunan bertajuk…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Pengusaha Butuh Kepastian Pasar

SAMARINDA - Program mandatori biodiesel 20 persen (B20)  atau pencampuran minyak kelapa sawit ke…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Furnitur Impor Mulai Terdampak Kenaikan Dolar

BALIKPAPAN - Keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah tak serta-merta memengaruhi penjualan…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:43

Jalan Dua Bulan, WP Meningkat hingga 18.424 Orang

BALIKPAPAN – Sejak Juli lalu, tarif pajak penghasilan (PPh) Final untuk usaha mikro, kecil, dan…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…

Senin, 15 Oktober 2018 06:29

Kerek Okupansi Hotel

BALI – Gelaran pertemuan tahunan bertajuk Annual Meetings International Monetary Fund World Bang…

Senin, 15 Oktober 2018 06:28

Jaga Daya Beli, Jokowi Pastikan Premium Tidak Naik

JAKARTA - Pekan lalu publik sempat dihebohkan dengan pengumuman kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .