MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 13 Juli 2018 10:59
Pemantas Generasi Emas

(2) Kroasia vs Inggris (1)

SEJARAH BARU: Mario Mandzukic menjadi penentu kemenangan Kroasia atas Inggris berkat golnya pada menit ke-109.

PROKAL.CO, class="Default">MOSKOW – Pelatih Kroasia Zlatko Dalic sempat bingung dengan sikap para pemainnya di partai semifinal Piala Dunia kemarin (12/7) melawan Inggris. Semua menolak diganti. Padahal, di babak 16 besar dan perempatfinal, Luka Modric dkk harus berjibaku sampai adu penalti untuk memastikan kelolosan.

“Saya ingin membuat pergantian pemain lebih awal karena saya tahu mereka (pemain) kelelahan. Namun, setiap kali saya akan melakukannya, mereka mengatakan kepada saya jika baik-baik saja,” kata Dalic seperti diberitakan ESPN kemarin. “Jadi bagaimana mungkin saya berkata kepada mereka kalau apa yang mereka katakan tidaklah nyata?”

Jadi, akhirnya pergantian “tercepat” yang dilakukan Dalic terjadi pada menit ke-95. Bek kiri Ivan Strinic akhirnya tak kuasa menahan penat di kakinya yang kemudian digantikan Josip Pivaric.

“Mungkin karena pertandingan ini punya pengaruh yang sangat besar dalam sejarah sepak bola kami. Mereka tak mau melewatkan kesempatan menjadi bagian dalam sejarah itu,” tutur Dalic.

Dan mentalitas tak kenal menyerah oleh Kroasia menuai hasil indah. Setelah gawang Kroasia dibobol tendangan bebas bek Inggris Kieran Trippier pada menit kelima, armada Vatreni kemudian menyamakan kedudukan lewat Ivan Perisic (68'). Kemudian gol Mario Mandzukic (109') membawa Kroasia ke final.

Di partai final Minggu (15/7) mendatang, Kroasia sudah ditunggu Prancis. Laga puncak itu akan dilangsungkan di Stadion Luzhniki. Dalic mengungkapkan, meski Prancis dalam kondisi lebih fit karena Les Bleus tak menjalani tiga extra time dan dua penalti seperti Kroasia, pelatih 51 tahun itu yakin skuatnya sama siapnya ketika bertemu Denmark, Rusia, ataupun Inggris.

Mantan pelatih Al-Ain tersebut ditulis Daily Nation kemarin memang lebih bekerja sebagai motivator tim atau psikolog. Sebab, secara teknik, tak ada yang meragukan permainan Kroasia.

“Buat apa saya mengajari mereka bermain sepak bola kalau mereka adalah sekumpulan pemain fantastik. Saya bertugas di sini bukan untuk bicara taktik kepada mereka,” tutur Dalic. “Karena itulah mereka menerima saya,” tambah pelatih kelahiran Livno, Bosnia Herzegovina, itu.

Lantas apa yang dikatakan Dalic kepada para pemain, sehingga mereka bisa bermain ngotot dan tetap kepala dingin? “Saya berkata kepada mereka kalau cuma tim dengan karakter kuat yang bisa menang. Dan sekali lagi kami menunjukkan kalau kami adalah tim yang tak gampang menyerah,” tutur Dalic.

Dalic juga mengatakan sudah siap seandainya pertempuran di final kembali harus dijalani dengan extra time dan adu penalti. Malahan skuat Kroasia jauh lebih siap ketimbang Prancis jika menghadapi situasi ini. Prancis dalam perjalanannya ke final selalu menang dalam 90 menit.

Sementara itu, bek Kroasia Dejan Lovren kepada The Telegraph kemarin mengatakan timnya jauh lebih unggul dari Inggris. Baik sisi mental maupun kualitas permainan.

Bek Liverpool itu juga berhasil membayar lunas rasa malunya setelah sembilan bulan lalu dipermalukan penyerang Inggris Harry Kane. Kane dan Tottenham Hotspur menang 4-1 atas Liverpool di Stadion Wembley.

“Saya kira setelah pencapaian kami di final, seluruh dunia akan mengingat kami sebagai salah satu generasi emas selain generasi Kroasia 1998 yang menembus semifinal. Bahkan dalam 20 tahun ke depan, skuat Kroasia 2018 akan diingat sebagai salah satu yang terbaik,” kata Lovren. (dra/jpg/ndy/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 15:36
Giannis Antetokounmpo MVP Musim Ini

Tantangan Selanjutnya: Juara

SANTA MONICA – Pidato Giannis Antetokounmpo saat menerima piala Most…

Rabu, 26 Juni 2019 15:30

Adu Cerdik Arsitek Asing

MITRA Kukar dan PSIM Jogjakarta menjadi dua tim Liga 2…

Rabu, 26 Juni 2019 15:28
Mitra Kukar vs PSIM Jogjakarta

Demi Poin Sempurna

Duel tim bertabur bintang akan tersaji di Stadion Aji Imbut,…

Rabu, 26 Juni 2019 15:27

Doncic Tak Terbantahkan

Sebanyak 98 dari total 100 votters menempatkan bintang Dallas Mavericks…

Rabu, 26 Juni 2019 15:19

Malam Penghargaan Milik Bucks

SANTA MONICA-Nada bicara Giannis Antetokounmpo tiba-tiba berubah. Dia sejenak menutup…

Rabu, 26 Juni 2019 15:17

Aturan Penalti Berubah Setiap Edisi

Setidaknya dalam lima edisi Copa America, drama adu penalti mengalami…

Rabu, 26 Juni 2019 15:15

Lorenzo Pede Jaga Pace

ASSEN - Tabrakan luar biasa yang terjadi pada lap kedua…

Rabu, 26 Juni 2019 15:15

Pamela Anderson Sebut Rami “Si Monster”

SETELAH dua tahun berpacaran, model Pamela Anderson mengumumkan putusnya hubungan…

Rabu, 26 Juni 2019 15:13

Dapat Lampu Hijau dari Derby

LONDON – “Kepulangan” Frank Lampard ke London Cobham, kamp latihan…

Rabu, 26 Juni 2019 15:12
MESIR VS KONGO

Jangan Ulangi Kesalahan

KAIRO - Usia Mohamed Salah masih 27 tahun. Lima tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*