MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 13 Juli 2018 08:15
Gara-Gara Ini, Izin Ritel Modern Terancam Dicabut

Tak Patuhi Larangan Penggunaan Kantong Plastik

TANPA KANTONG PLASTIK: Hypermart menjadi ritel modern pertama yang sudah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik mulai 1 Juli 2018 lalu. Ritel lain yang tak mematuhi perwali ini terancam izinnya akan dicabut.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Balikpapan tanpa kantong plastik terus disosialisasikan. Namun, masih masih ada sejumlah ritel modern yang bandel. Temuan media ini misalnya, di sejumlah minimarket masih mudah ditemui karyawan yang menawarkan penggunaan kantong plastik. Bahkan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan pengawasan. Meski begitu disebut sejumlah ritel modern dianggap sudah mematuhi Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 8/2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik per 1 Juli 2018 lalu.

"Saya sudah koordinasi dengan Pak Arbain (Plt Kepala Satpol PP Kota Balikpapan) untuk melakukan pengawasan," kata Kepala DLH Kota Balikpapan Suryanto, Kamis (12/7).  

Sejak awal, Pemkot sudah mewajibkan ritel modern menyediakan tas atau kantong yang dapat digunakan berkali-kali yang terbuat dari bahan ramah lingkungan. Ditegaskannya, jika masih ada ritel modern yang menggunakan atau memberikan kantong plastik kepada pelanggannya, pihaknya akan memberikan sanksi tegas, yaitu sampai pencabutan izin usaha. 

"Sanksinya akan kita beri teguran pertama, kedua, dan ketiga. Kalau masih membangkang juga, akan dihentikan sementara usahanya. Kalau dalam waktu tiga bulan masih tidak mematuhi, maka akan dicabut izinnya," kata Suryanto.

Upaya pengurangan penggunaan kantong plastik di pasar tradisional juga tengah dilakukan. DLH telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan guna melakukan dialog dengan para pelaku pasar. Jika lancar, ada kemungkinan diterbitkannya perwali khusus larangan penggunaan kantong plastik di pasar tradisional. 

"Ini kan perwali-nya untuk ritel modern. Untuk pasar tradisional belum ada. Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Saufan (kepala Dinas Perdagangan) agar mengidentifikasi tokoh-tokoh pasar untuk kita bawa dialog. Nanti ada perwali untuk pasar tradisional, tapi setelah ada dialog bersama," pungkasnya. (*/rdh/one/k15) 


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 22:24

Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..

BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana.…

Minggu, 14 Oktober 2018 15:37

Posko Pengungsian Resmi Ditutup, Ada Pengungsi yang Masih Tidur di Bandara SAMS, Ini Alasannya..

PENGUNGSI BANDARA: Muzain (29) bersama kedua anaknya masih bertahan di posko pengungsian Bandara SAMS,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:18

Posko Pengungsian di Bandara SAMS Sepinggan Resmi Ditutup, Ini Lokasi Posko Jika Masih Mau Serahkan Bantuan..

BALIKPAPAN - Posko pengungsi korban bencana alam Sulawesi Tengah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10

Suruh Pacar Ketemuan sama Mantan, Eh Ternyata Ada Udang di Balik Batu, Ini yang Dilakukannya..

BALIKPAPAN- Seorang pemuda diamankan anggota Polsek Balikpapan Barat karena diduga melakukan pencurian…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:12

Ini Kronologi Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Benarkah Ada Gas Beracun di Stadion?

BALIKPAPAN- Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko memastikan kematian pria di dalam Stadion…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:09

Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Ditemukan Usai Persiba Balikpapan Selesai Latihan

BALIKPAPAN - Suasana istirahat tim Persiba Balikpapan usia melakukan latihan mendadak riuh. Seluruh…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:31

Capaian Imunisasi MR Baru 47,23 Persen

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan dapat kesempatan kedua. Menggenjot capaian vaksinasi measles dan…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:27

India Pertama, Australia Terakhir

BALIKPAPAN – Sejak kejadian gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hampir dua pekan lalu,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:18

Balikpapan Waspada Pengungsi “Gelap”

BALIKPAPAN – Keputusan pemerintah menunjuk Balikpapan sebagai kota penyangga evakuasi korban bencana…

Senin, 08 Oktober 2018 12:16

Sumbangan Ditutup 10 Oktober

DANA sumbangan yang dikumpulkan Kodam VI/Mulawarman untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah mencapai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .