MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 09 Juli 2018 08:50
Cerita Norbaiti, Istri Isran Noor
Sungkan Lawan Awang Faroek
Norbaiti

PROKAL.CO, KEPUTUSAN Isran Noor ikut pemilihan gubernur Kaltim tahun ini sudah dipertimbangkan sejak setahun terakhir. Berawal dari dorongan sejumlah tokoh masyarakat dan adat Kaltim yang sowan ke kediamannya. “Sangat didukung, tetapi saat itu bapak belum yakin benar,” kisah Norbaiti, istri Isran Noor kepada Kaltim Post, beberapa waktu lalu.

Isran baru memantapkan diri setelah mendapat kabar dari para relawan. Menurut poling dari relawan, masyarakat menginginkan Isran mencalonkan diri dalam pesta demokrasi level provinsi. Jalan pun seolah terbuka.

Bahkan, di luar prediksi, Isran menerima rekomendasi dari Gerindra, melangkahi Yusran Aspar yang notabene kader loyal di partainya Prabowo Subianto itu. Dia bersama Hadi Mulyadi didukung Gerindra, PKS, dan PAN, menjadi pasangan pertama yang mendeklarasikan diri sebagai bakal calon kepala daerah.

Tentu saja ada dukungan Norbaiti dalam pengambilan keputusan tersebut. Hanya, Norbaiti menjelaskan, apapun langkah Isran seputar dunia politik, Norbaiti tak pernah mengintervensi. “Begitulah semestinya istri memosisikan diri, selalu mendukung suami,” jelas dia.

Kendati begitu, bukan berarti komunikasi seputar politik tak mengalir dari keduanya. Sama-sama punya latar belakang politik, isu terhangat tak lepas dari perbincangan mereka kala santai. “Terkadang seminggu ada dua kali. Bahkan lebih jarang, dua minggu hanya ada dua kali,” jelas dia.

Minimnya tajuk politik jadi bahan obrolan Isran, menurut dia, adalah hal lumrah. Itu sudah jadi tabiat Isran sejak lama. Mantan bupati Kutai Timur tak pernah membawa-bawa urusan pekerjaan ke dalam rumah. “Begitu juga ketika masih bupati Kutim. Semua urusan diselesaikan sebelum pulang. Setiba di rumah, fokus keluarga,” jelas mantan anggota DPR RI itu.

Dorongan untuk menjadi gubernur sedianya bukan kali ini saja. Pada 2013, Isran pun mendapat dukungan serupa. Saking kencangnya dukungan kala itu, Isran dispekulasikan berpasangan dengan sejumlah bakal calon pada saat itu. “Sempat juga dikaitkan maju mendampingi Pak Awang (Awang Faroek Ishak),” tutur dia.

Hanya, Isran memilih tak maju. Norbaiti menjelaskan, banyak pertimbangan hingga Isran memilih absen di Pilgub 2013. Salah satunya untuk menghormati Awang Faroek. Mereka sudah menganggap gubernur dua periode itu seperti orangtua. “Ada perasaan tak enak hati saat itu, maju tetapi menghadapi ‘orangtua’ sendiri,” ucap dia. Temali hubungan antara Isran dan Faroek teruntai sejak sama-sama mengembangkan Kutai Timur. Kala Faroek mendapat amanat sebagai penjabat bupati Kutim, Isran direkrut sebagai asisten II bidang pembangunan.

Berikutnya, Faroek menggaet Isran untuk menjadi wakilnya dalam pemilihan bupati Kutim. Sejak absen di pilgub 2013, Isran mulai mengurangi keterlibatannya dalam ingar-bingar dunia politik Benua Etam maupun nasional. Beberapa tahun terakhir dia manfaatkan untuk lebih dekat dengan keluarga. “Ada hikmahnya juga vakum. Beliau jadi lebih sering di rumah, berkumpul dengan keluarga,” terang dia. Pun ada tanggungan memimpin organisasi, Isran kini masih tercatat sebagai ketua umum Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (Perhiptani) Indonesia.

Sejak awal dirinya tak pernah mengira Isran menjadi tokoh masyarakat seperti sekarang. Sepakat membangun rumah tangga pada awal 1990-an, Norbaiti hanya menakar karier Isran berdasar latar belakangnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS). “Paling tinggi mungkin hanya sekda (sekretaris daerah). Tetapi Allah punya jalan berbeda untuk Bapak,” jelas dia. Lantas siapkah Norbaiti mendampingi Isran bila nanti terpilih kepala daerah di jenjang provinsi? “Insyaallah siap,” kata perempuan 48 tahun itu. (tim kp)


BACA JUGA

Senin, 28 Januari 2019 08:28

Berpotensi Menjadi Penyumbang Swasembada Daging

AGENDA peringatan peristiwa Sangasanga Merah Putih yang jatuh setiap tanggal…

Jumat, 25 Januari 2019 08:17

Saatnya Beli Rumah Tanpa Riba

Ketika akan membeli rumah, banyak skema yang bisa ditempuh. Termasuk…

Jumat, 25 Januari 2019 08:12

“Kami Tidak Boleh Ambil Keuntungan Lain”

PERBEDAAN pembiayaan kepemilikan rumah antara bank konvensional dan bank syariah…

Senin, 21 Januari 2019 08:42

Waspada Rayuan Kosmetik Ilegal

Kulit putih, mulus, dan bercahaya jadi impian banyak perempuan, bahkan,…

Senin, 21 Januari 2019 08:38

Iklan Artis Bukan Jaminan

TOKO daring kerap menjadi tempat mudah menemukan kosmetik ilegal. Dari…

Senin, 21 Januari 2019 08:33

Raup Miliaran dari Kosmetik Ilegal

AWAL tahun Balikpapan dan Samarinda disapa oleh pengungkapan kosmetik ilegal…

Jumat, 18 Januari 2019 07:52

PILEG RASA PILWALI

Pemain lama yang tak sekali-dua kali duduk di Karang Paci…

Jumat, 18 Januari 2019 07:46

Gagal, Keluarga Bisa Ikut Stres

ALAT peraga kampanye (APK) berdiri di tempat-tempat strategis. Berharap bisa…

Jumat, 18 Januari 2019 07:41

Suara Sah Harus Ditentukan Lebih Dulu

PEMILIHAN legislatif 2019 akan menggunakan metode Sainte Lague dalam menentukan…

Senin, 14 Januari 2019 08:38

Nelayan Hanya Kaya Lautan

Takkan ada ikan gurih di meja makan, tanpa ada jerih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*