MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 30 Juni 2018 00:59
Tempat Asyik untuk Merayakan Kenangan

Mengunjungi Situs-Situs Keren Moskow di Sela Piala Dunia 2018

GABUNGAN SEJARAH DAN ARSITEKTUR: Suasana mall GUM berlokasi dekat dengan Lapangan Merah, Moskow, Rusia. Foto kanan, patung Mikhail Kalashnikov, penemu senjata AK-47 yang terpajang di Moskow, Rusia.

PROKAL.CO, Ibu Kota Rusia, Moskow, adalah kota yang amat hidup. Dia menggabungkan memori, sejarah, dan arsitektur yang memanjakan mata. Monumen, museum, dan taman-taman kelas dunia tersebar di mana-mana.

 PADA Piala Dunia 2018, dua stadion di Moskow, yakni Luzhniki dan Spartak, menjadi venue 12 laga dari total 64 pertandingan. Itu termasuk partai pembukaan, semifinal, dan final. Di sela-sela terhanyut ke dalam demam bola, berwisata habis-habisan di Moskow adalah hal yang wajib dilakukan.

Moskow adalah kota yang penuh dengan kenangan. Jejak-jejak sejarah dari beberapa era lengkap tersaji dan berdiri kukuh di banyak tempat. Peninggalan era kekaisaran Rusia alias Tsar, kejayaan komunisme, hingga kebangkitan ekonomi dan modernitas abad ke-21, semua ada.

Bangunan-bangunan, patung, dan monumen-monumen tersebut sukses untuk memanggil kenangan. Lewat mereka, kita bisa belajar mengenai negara terluas di dunia ini. Kita juga bisa menikmati tepi Sungai Moskow yang sangat syahdu ketika senja, saat matahari mulai tenggelam.  Selain situs-situs yang sangat terkenal seperti Kremlin, Katedral Saint Basil’s, dan makam Lenin, mengunjungi monumen-monumen baru (sebagian ada yang kontroversial) sangatlah asyik.

Tepat di seberang kawasan Lapangan Merah, pemerintah Rusia baru saja mendirikan area bernama Zaryadye Park. Taman ini, berdiri pada 9 September 2017, terbaru dari semua taman yang ada di Moskow. Atraksi terbaik di sana adalah jembatan yang mengambang di atas Sungai Moskow. Berbentuk V, jembatan ini mengagumkan karena tidak disangga oleh satu pun pasak meskipun panjangnya mencapai 70 meter.

                Dari atas jembatan, kita bisa mengagumi keindahan Kota Moskow. Duduk-duduk menyaksikan kapal-kapal wisata megah mengarungi Sungai Moskow sungguh menyenangkan. Taman itu juga dilengkapi amphitheater yang dilindungi kubah kaca. Selain mengamankan pengunjung taman dari air hujan, bangunan ini membuat tubuh tetap hangat walaupun musim dingin.

                Yang juga menarik adalah melihat detail patung yang belum setahun berdiri namun sangat kontroversial di dunia barat. Yakni monumen Mikhail Kalashnikov. Diresmikan pada 19 September 2017 lalu, dunia barat menuding pendirian patung ini adalah cara Rusia untuk merayakan arsitek pembunuhan jutaan orang.       

                Kalashnikov yang meninggal pada 23 Desember 2013 itu adalah penemu Avtomat Kalashnikova model 1947. Atau yang lebih kondang dengan nama AK-47. Dari semua senjata ciptaan Uni Soviet, tidak ada yang lebih inovatif dan populer di seluruh dunia ketimbang AK-47.

                Senjata ini memiliki bentuk sederhana namun elegan. Dibentuk dari kombinasi baja dan kayu lapis, AK-47 hampir tidak pernah macet atau overheat. Senjata ini masih bisa digunakan walau terendam lumpur atau kemasukan pasir. Jangankan penembak profesional, anak kecil juga bisa memakai AK-47! 

 

                Sangking populernya, Uni Soviet mencantumkan gambar AK-47 dalam mata uang mereka. Negara Mozambik memasang AK-47 dalam bendera negaranya. Sejak zaman Perang Dingin, senjata ini menjadi barang ekspor terbaik Rusia. Tentu saja setelah vodka, kaviar, dan karya sastrawan mereka yang mengagumkan.

                Atas jasanya yang fenomenal, Kalashnikov diangkat sebagai pahlawan Rusia. Seperti layaknya orang-orang besar Negeri Beruang Merah, Kalashnikov juga dibuatkan monumen.

                Namun, pembuatan patung Kalashnikov mendapatkan kritik yang keras dari aktivis Hak Azasi Manusia. Kreasi Kalashnikov dianggap sebagai alat pembunuh yang kejam. Senjata ini memang menjadi favorit para teroris dan pembangkang dari berbagai penjuru dunia. Diperkirakan ada sekitar 250 ribu orang yang meninggal akibat salakan Kalashnikov setiap harinya.

                Tetapi pemerintah Rusia pantang mundur. Akhirnya patung setinggi tujuh meter berdiri tegak di salah satu jalanan paling padat di Rusia, Mayakovskogo. Peresmian patung ini dihadiri para pejabat sipil dan militer. Menteri Kebudayaan Rusia Vladimir Medinsky juga datang. Pemimpin keagamaan berpengaruh Rusia menyiram monumen tersebut dengan air suci.

                Sang kreator, pematung Salavat Chtcherbakov, menambahkan patung Malaikat Mikhail menusuk mulut naga dengan tombak di belakang patung utama Kalashnikov.

                "Aku suka monumen ini. Kurasa, Kalashnikov membawa banyak kemenangan untuk bangsa ini," ucap Alla Voronteova, seorang pejalan kaki asal Moskow. "Lihat saja bentuknya. Bagus sekali kan? Apalagi orang-orang harusnya mengenal pahlawan mereka," imbuhnya.

                Chtcherbakov sempat melakukan kesalahan dengan menambahkan senjata StG 44 buatan Jerman pada 1942 pada monumen itu. Padahal senjata itu digunakan oleh tentara Nazi. Salah satunya untuk membantai tentara merah Rusia. Namun saat Jawa Pos berkunjung ke monumen itu kemarin, mural senapan itu sudah musnah.

                "Dia adalah legenda di sini. Semua orang Rusia tahu siapa dia. Saat patung ini berdiri, itu adalah penghargaan yang layak untuk Kalashnikov," kata Rashid Kustanov seorang pengacara dari Izhevsk. Patung Kalashnikov mungkin belum berumur setahun, namun popularitasnya terus naik. (*/na/jpg/tom/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 06:56

Patroli TNI AL Diperlukan, Pariwisata Bisa Ikut Menyelamatkan

Di balik kesibukan Pasar Manggar, Balikpapan Timur, ada kawasan ekowisata…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:16
Pratu Agung Pujianto Raih Dua Emas Porprov

Persembahkan Medali untuk Calon Istri

Raut bahagia tak bisa disembunyikan Pratu Agung Pujianto. Dua emas…

Kamis, 06 Desember 2018 21:51

Tempat Makan Enak yang Cuma Ada di Bali

  Untuk anda yang ingin mencoba Makanan enak di Bali…

Sabtu, 01 Desember 2018 07:07

Mudahkan Pemerintah Bebaskan Lahan, Mempercepat Pembangunan

Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 01 Desember 2018 06:05

Pintar Tangkap Peluang, Berani Berekspansi

Bukan hal mudah bagi Imam Muslikin dalam mengukir kesuksesan sebagai…

Sabtu, 24 November 2018 13:28
Penulis Muda Ini Tak Ingin Asal-asalan Berkarya

Rajin Mencatat Setiap Ide yang Tersirat

Seperti pepatah jatuhnya buah tak jauh dari pohonnya. Seperti itu…

Sabtu, 17 November 2018 01:45

Dimakamkan di Samping Putri Pertama sang Kakek

Kabar duka menyelimuti keluarga Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan…

Sabtu, 10 November 2018 06:56

Banyak Ingin Mengadopsi, Segudang Harapan untuk Abidah Nur Ghania

Nasib bayi yang terbuang selalu banyak yang menginginkan. Seperti itu…

Sabtu, 10 November 2018 06:43

Enam Generasi Terisolasi, Kini Berkah Bertubi

Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, warga…

Sabtu, 10 November 2018 06:11

Ingin Kenalkan Paser lewat Batik

Bermodal kegigihan, pembatik Paser Suliono berhasil menjadikan batik Paser sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .