MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 23 Juni 2018 11:31
Tiga Hari Patroli Pengawasan Masa Tenang
Daud Yusuf

PROKAL.CO, PENAJAM – Hari pencoblosan pilkada serentak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menyisakan empat hari lagi. Masa tenang pilkada, bakal dimulai besok (24/6) hingga Selasa (26/6). Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) PPU akan memantau penuh selama tiga hari masa tenang tersebut. Untuk mencegah adanya tindakan pasangan calon (paslon), yang ingin memanfaatkan momentum masa tenang nanti, untuk menggalang dukungan.

Ketua Panwaslu Kabupaten PPU Daud Yusuf menerangkan, selama masa tenang nanti, pihaknya akan menurunkan pengawas untuk melakukan patroli pengawasan. Hal tersebut sebagaimana instruksi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melalui surat edaran bernomor 0885/K.Bawaslu/PM.01.00/VI/2018 tanggal 7 Juni 2018. Semua anggota panwaslu, panitia pengawas kecamatan (panwascam), pengawas desa/pengawas kelurahan, hingga pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) bakal diturunkan pada patroli ini. Ada empat panwascam, 54  pengawas desa/pengawas kelurahan, dan 340 PTPS, berdasarkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada pilkada nanti.

“Patroli dengan mendatangi tempat-tempat yang diindikasikan pelanggaran pemilu. Terutama money politic,” kata Daud saat ditemui di Kantor DPRD PPU, Jumat (22/6).

Panwaslu Kabupaten PPU telah memetakan beberapa TPS yang dikatakan rawan, mengacu 15 indikator yang ditetapkan Bawaslu. Seperti netralitas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS), potensi terjadinya politik uang, hingga akurasi data pemilih. Khususnya, TPS yang ada di daerah pelosok, seperti yang ada di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku dan sepanjang Kelurahan Gersik, Jenebora, dan Pantai Lango di Kecamatan Penajam.

“Tiga hari nanti, kami melakukan patroli secara penuh. Khusus dari panwaslu. Kalau misalnya ada money politic nanti, bisa menjadi temuan panwaslu,” terangnya.  

Daud Yusuf meminta partisipasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten PPU, untuk turut melaporkan jika ada oknum yang memanfaatkan masa tenang nanti, untuk menggalang dukungan kepada salah satu paslon. Pasalnya, personel pengawasan yang diturunkan, jumlahnya sangat terbatas. Satu desa atau kelurahan, hanya diawasi satu orang pengawas desa/kelurahan.

“Tidak mungkin, bisa mengawasi seluruh desa/kelurahan. Jadi kalau ada masyarakat yang mengetahui adanya pelanggaran pemilu, bisa laporkan ke kami,” pintanya

Sedangkan Kapolres PPU AKBP Sabil Umar menuturkan, pihaknya telah menyiagakan 278 personel untuk melakukan pengamanan sejak masa tenang hingga pemungutan suara, 27 Juni 2018 mendatang. Satu TPS akan dijaga oleh satu personel. “Ada klasifikasi TPS aman, rawan 1, dan rawan 2. Kalau TPS aman, satu personel akan ditugaskan menjaga 2 TPS. Kalau TPS rawan akan dijaga satu personel, satu TPS,” ucapnya.

Pihak kepolisian telah memetakan beberapa TPS rawan, yang lokasinya cukup sulit untuk diakses. Seperti di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku dan pesisir Kelurahan Gersik, Jenebora, dan Pantai Lango di Kecamatan Penajam. Nantinya, personel dari Polres PPU yang akan melakukan pengamanan dibantu Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Kaltim sebanyak satu kompi, dengan jumlah personel sekitar 100 orang.

Hari Senin atau Selasa nanti, BKO sudah sampai di PPU. Selain membantu kegiatan di Mapolres, mereka juga akan mobilisasi untuk mengecek keamanan di TPS,” pungkasnya. (*/kip/san/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:08

Tak Urus KTP, NIK Bakal Diblokir

SANGATTA – Masih ada warga Kutai Timur yang belum melakukan perekaman KTP-eleltronik (KTP-el)…

Sabtu, 22 September 2018 11:05

Razia Truk agar Jalan Tak Rusak

SANGATTA – Truk kerap menjadi kambing hitam atas persoalan rusaknya aspal jalan raya di Kutai…

Sabtu, 22 September 2018 11:01

LADK Dilaporkan Hari Ini

BONTANG – Laporan awal dana kampanye (LADK) untuk para calon anggota legislatif (caleg) harus…

Sabtu, 22 September 2018 10:59

Destinasi Baru Wisata Religi, Kondusivitas Warga Terjaga

Setelah Vihara Sukharama Sangatta, kini bertambah lagi tempat ibadah yang berpotensi menjadi wisata…

Sabtu, 22 September 2018 10:58

Penertiban Pedagang Diduga Salah Sasaran

BONTANG – Penertiban di Jalan KS Tubun tampak masih menimbulkan rasa tidak puas bagi pedagang…

Sabtu, 22 September 2018 10:57

Makmur: Mari Introspeksi Diri Masing-Masing

TANJUNG REDEB – Gelaran hari jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb telah berlangsung sejak beberapa…

Sabtu, 22 September 2018 10:56

Pergub Zonasi Akhiri Momok

TENGGARONG–Buka-tutup Rumah Makan Tahu Sumedang di Kilometer 50, jalan poros Samarinda-Balikpapan…

Sabtu, 22 September 2018 10:55

Diamankan, Rupanya Kapal Angkut Tali Curian

BALIKPAPAN–Petugas Ditpolair Polda Kaltim mengamankan kapal kayu yang mengangkut ratusan kilogram…

Sabtu, 22 September 2018 10:55

PLN Biarpet karena Jaringan

SENDAWAR–Biarpet listrik di Kutai Barat (Kubar) meresahkan warga. Pasalnya, pemadaman tanpa pemberitahuan…

Sabtu, 22 September 2018 10:54

“Bupati Baru, Semoga Bawa Perubahan Baru”

PENAJAM–Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Bere Ali, akhirnya menyerahkan estafet kepemimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .