MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 23 Juni 2018 11:25
Tidak Boleh Angkut Lebih 10 Penumpang
DIBATASI: Kapal penyeberangan di Dusun Masabang, Kecamatan Sangatta Selatan, kini tak boleh mengangkut penumpang melebihi ketentuan.

PROKAL.CO, SANGATTA – Kapal penyeberangan atau yang lazim disebut ponton di Dusun Masabang, Kecamatan Sangatta Selatan, dianggap rawan kecelakaan. Moda transportasi tradisional tersebut kini dibatasi penggunaannya oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim. 

Sebelumnya, daya tampung ponton tak terbatas. Kini ada imbauan khusus. Pertama, ponton hanya boleh mengangkut tak lebih dari 10 orang. Apabila cuaca kurang baik dan arus kencang, hanya diperbolehkan membawa lima orang. Bila dalam keadaan banjir, maka dilarang beroperasi.

Kedua, ponton untuk mengangkut kendaraan motor, tidak boleh melebihi tujuh unit. Jika cuaca kurang baik dan arus kencang, hanya mengangkut lima unit saja. Bila dalam keadaan banjir, wajib tak beroperasi.

Ketiga, sepeda motor yang ingin menyeberang menggunakan ponton, wajib mematikan mesin kendaraan terlebih dahulu.

Kepala Dishub Kutim Ikhsanuddin Syerpi menyatakan, kebijakan itu bertujuan menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Di antaranya, ponton terbalik, kendaraan terjatuh, dan kemungkinan buruk lainnya.

"Kami tak menginginkan ada musibah. Makanya kami buatan kebijakan. Sedia payung sebelum hujan," kata Ikhsanuddin.

Dia meminta, semua ponton menaati imbauan tersebut. Dengan begitu, semua bisa diminimalisasi. Keselamatan terjamin, masyarakat nyaman saat menggunakan ponton.

"Tujuan kami hanya keselamatan. Kami hanya memastikan penumpang aman dan nyaman," ujarnya.

Sebelumnya, ponton sudah menerapkan pemasangan rantai besi di depan dan belakang ponton. Sehingga, kendaraan yang melaju, akan tertahan dengan rantai tersebut. Pastinya, akan memberikan rasa aman bagi pengendara saat berada di ponton.

Kebijakan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat.  Hasti, warga Gang Seroni saat menuju Sangatta Selatan mengaku senang atas kebijakan dimaksud.

"Penumpang jadi aman kalau muatan tidak banyak di ponton. Sedangkan sebelumnya, kendaraan yang dimuat sampai penuh," katanya. (mon/san/k9)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 11:31

Hasil Rembuk Dibawa ke Gubernur

Rembuk digelar sejumlah perangkat desa di Kukar untuk menagih janji…

Kamis, 18 Juli 2019 11:30

Di Kabupaten Ini, Ada Ribuan Anak Terindikasi Stunting

SENDAWAR–Sebanyak 1.037 anak di Kutai Barat (Kubar) terindikasi mengalami stunting…

Kamis, 18 Juli 2019 11:29

Akhirnya Kampung Kutai Bensamar Terang, Ekonomi Rakyat Kian Tumbuh

Selama bertahun-tahun, Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Tenggarong, tidak…

Kamis, 18 Juli 2019 11:22

Cegah Kenakalan Remaja, Sangsel Bentuk Kelana dan Delana

SANGATTA - Maraknya kenakalan remaja di Kutai Timur (Kutim) menjadi…

Kamis, 18 Juli 2019 11:20

Menuai Pro Kontra, Selanjutnya Sistem Zonasi Akan Melibatkan Desa

SANGATTA - Menanggapi  pemberitaan yang sedang marak beredar di kalangan…

Kamis, 18 Juli 2019 11:18

BIKIN MALU..!! Masih Pakai Baju Dinas, Oknum ASN Bapenda Mabuk dan Mengamuk

SANGATTA - Salah seorang oknum  Pegawai dari Badan Pendapat Daerah…

Kamis, 18 Juli 2019 10:49

Bonus Atlet Porprov Masih Mengambang

TANA PASER – Belum cairnya bonus atlet Paser yang meraih…

Kamis, 18 Juli 2019 10:48

Paser Terbagi Dua Kloter, Berangkatkan 267, 4 Masih Cadangan

TANA PASER – Calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Paser…

Kamis, 18 Juli 2019 10:46

Tahun Depan dapat Tambahan 4 Ribu SR

  PENAJAM- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal mendapat tambahan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:45

UDAH NGGA SABAR NAH..!! Kapan Sih Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD...?

PENAJAM- Pleno penetapan perolehan kursi dan calon terpilih DPRD Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*