MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 23 Juni 2018 11:25
Tidak Boleh Angkut Lebih 10 Penumpang
DIBATASI: Kapal penyeberangan di Dusun Masabang, Kecamatan Sangatta Selatan, kini tak boleh mengangkut penumpang melebihi ketentuan.

PROKAL.CO, SANGATTA – Kapal penyeberangan atau yang lazim disebut ponton di Dusun Masabang, Kecamatan Sangatta Selatan, dianggap rawan kecelakaan. Moda transportasi tradisional tersebut kini dibatasi penggunaannya oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim. 

Sebelumnya, daya tampung ponton tak terbatas. Kini ada imbauan khusus. Pertama, ponton hanya boleh mengangkut tak lebih dari 10 orang. Apabila cuaca kurang baik dan arus kencang, hanya diperbolehkan membawa lima orang. Bila dalam keadaan banjir, maka dilarang beroperasi.

Kedua, ponton untuk mengangkut kendaraan motor, tidak boleh melebihi tujuh unit. Jika cuaca kurang baik dan arus kencang, hanya mengangkut lima unit saja. Bila dalam keadaan banjir, wajib tak beroperasi.

Ketiga, sepeda motor yang ingin menyeberang menggunakan ponton, wajib mematikan mesin kendaraan terlebih dahulu.

Kepala Dishub Kutim Ikhsanuddin Syerpi menyatakan, kebijakan itu bertujuan menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Di antaranya, ponton terbalik, kendaraan terjatuh, dan kemungkinan buruk lainnya.

"Kami tak menginginkan ada musibah. Makanya kami buatan kebijakan. Sedia payung sebelum hujan," kata Ikhsanuddin.

Dia meminta, semua ponton menaati imbauan tersebut. Dengan begitu, semua bisa diminimalisasi. Keselamatan terjamin, masyarakat nyaman saat menggunakan ponton.

"Tujuan kami hanya keselamatan. Kami hanya memastikan penumpang aman dan nyaman," ujarnya.

Sebelumnya, ponton sudah menerapkan pemasangan rantai besi di depan dan belakang ponton. Sehingga, kendaraan yang melaju, akan tertahan dengan rantai tersebut. Pastinya, akan memberikan rasa aman bagi pengendara saat berada di ponton.

Kebijakan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat.  Hasti, warga Gang Seroni saat menuju Sangatta Selatan mengaku senang atas kebijakan dimaksud.

"Penumpang jadi aman kalau muatan tidak banyak di ponton. Sedangkan sebelumnya, kendaraan yang dimuat sampai penuh," katanya. (mon/san/k9)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:08

ASTAGA..!! Ternyata Karena Ini, Mahasiswa Diusir dari Asrama

SANGATTA–Defisit anggaran yang terjadi dan mendera Pemerintah Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 23:34

Kebakaran Hebat Landa Tenggarong

TENGGARONG- Sejak sekitar pukul 19.00 malam, kebakaran hebat melanda Tenggarong,…

Rabu, 16 Januari 2019 10:36

Stiker Caleg Dicopot Paksa

SANGATTA–Para pengendara di jalan umum Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:31

ASTAGA..!! Curiga 22.612 Peserta Penerima Bantuan Iuran Tak Layak Dapat Bantuan

PENAJAM–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Pendistribusian Tabung Pinky Meningkat

TANA PASER–Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Rabu, 16 Januari 2019 10:11

Gaji Petugas Kebersihan Naik 10 Persen

BUKAN hanya bonus yang dikucurkan Pemkot Bontang terhadap pasukan kuning…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*