MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 22 Juni 2018 11:25
Tidak Banyak, tapi Sudah Jalankan Perintah Bupati

Sekretariat Daerah Sudah Kumpulkan Zakat

Abdul Kadir

PROKAL.CO, TANA PASER – Pernyataan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Paser Sunar 'Arus yang mengatakan baru enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang membentuk Unit Pengelolaan Zakat (UPZ), sehingga berdampak pada minimnya penerimaan Baznas Paser dibantah oleh Kasubag Humas dan Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Paser Abdul Kadir.

Dia mengatakan, khusus sekretariat sudah mengumpulkan zakat para PNS termasuk pegawai tidak tetap (PTT) yang bersedia dipotong dari gaji, insentif, maupun tambahan lain seperti hasil perjalanan dinas. “Sejak Januari 2018, Kabag Umum mengoordinasi bahwa semua ASN, baik PNS maupun PTT, disuruh memilih pendapatannya yang mana yang akan dipotong untuk disetorkan ke Baznas melalui surat pernyataan. Meskipun dari jumlah tersebut nilainya tidak terlalu besar,” ujar Kadir, kemarin (21/6).

Jumlah dana yang diserahkan UPZ sekretariat ke Baznas Paser, kata Kadir, sekitar Rp 4 juta. Meskipun tidak banyak, setidaknya ini, kata dia, mengoreksi kabar yang beredar bahwa sekretariat tidak menyetorkan penghasilannya ke Baznas sesuai instruksi bupati. Sebagai kiblat terdepan OPD lainnya, Kadir ingin sekretariat menjadi pemicu yang lain untuk segera membentuk UPZ.

Untuk diketahui, jika pada 2017, Baznas menerima hibah dari Pemkab Paser sebesar Rp 100 juta, tahun ini tidak ada sama sekali. Pendapatan dari zakat UPZ dalam setahun hanya sekitar Rp 80 juta. Padahal, jika semua OPD terbentuk UPZ-nya, bisa di angka Rp 300 juta per tahun. Dibandingkan daerah tetangga seperti Penajam Paser Utara (PPU), Paser kalah jauh penerimaan zakatnya dari gaji pegawai. Pegawai yang menyerahkan gajinya melalui UPZ ialah yang pendapatannya di atas Rp 3,5 juta.

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi pada momen sebelum Lebaran lalu, kata Sunar, telah menyalurkan zakatnya sebesar Rp 30 juta. “Semoga ini menjadi pemicu untuk pejabat dan PNS di Paser lainnya agar rutin menunaikan zakatnya melalui lembaga yang resmi dari pemerintah seperti Baznas,” sebut Sunar. (/jib/iza/k8)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:08

ASTAGA..!! Ternyata Karena Ini, Mahasiswa Diusir dari Asrama

SANGATTA–Defisit anggaran yang terjadi dan mendera Pemerintah Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 23:34

Kebakaran Hebat Landa Tenggarong

TENGGARONG- Sejak sekitar pukul 19.00 malam, kebakaran hebat melanda Tenggarong,…

Rabu, 16 Januari 2019 10:36

Stiker Caleg Dicopot Paksa

SANGATTA–Para pengendara di jalan umum Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:31

ASTAGA..!! Curiga 22.612 Peserta Penerima Bantuan Iuran Tak Layak Dapat Bantuan

PENAJAM–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Pendistribusian Tabung Pinky Meningkat

TANA PASER–Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Rabu, 16 Januari 2019 10:11

Gaji Petugas Kebersihan Naik 10 Persen

BUKAN hanya bonus yang dikucurkan Pemkot Bontang terhadap pasukan kuning…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*