MANAGED BY:
RABU
22 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 22 Juni 2018 11:25
Tidak Banyak, tapi Sudah Jalankan Perintah Bupati

Sekretariat Daerah Sudah Kumpulkan Zakat

Abdul Kadir

PROKAL.CO, TANA PASER – Pernyataan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Paser Sunar 'Arus yang mengatakan baru enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang membentuk Unit Pengelolaan Zakat (UPZ), sehingga berdampak pada minimnya penerimaan Baznas Paser dibantah oleh Kasubag Humas dan Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Paser Abdul Kadir.

Dia mengatakan, khusus sekretariat sudah mengumpulkan zakat para PNS termasuk pegawai tidak tetap (PTT) yang bersedia dipotong dari gaji, insentif, maupun tambahan lain seperti hasil perjalanan dinas. “Sejak Januari 2018, Kabag Umum mengoordinasi bahwa semua ASN, baik PNS maupun PTT, disuruh memilih pendapatannya yang mana yang akan dipotong untuk disetorkan ke Baznas melalui surat pernyataan. Meskipun dari jumlah tersebut nilainya tidak terlalu besar,” ujar Kadir, kemarin (21/6).

Jumlah dana yang diserahkan UPZ sekretariat ke Baznas Paser, kata Kadir, sekitar Rp 4 juta. Meskipun tidak banyak, setidaknya ini, kata dia, mengoreksi kabar yang beredar bahwa sekretariat tidak menyetorkan penghasilannya ke Baznas sesuai instruksi bupati. Sebagai kiblat terdepan OPD lainnya, Kadir ingin sekretariat menjadi pemicu yang lain untuk segera membentuk UPZ.

Untuk diketahui, jika pada 2017, Baznas menerima hibah dari Pemkab Paser sebesar Rp 100 juta, tahun ini tidak ada sama sekali. Pendapatan dari zakat UPZ dalam setahun hanya sekitar Rp 80 juta. Padahal, jika semua OPD terbentuk UPZ-nya, bisa di angka Rp 300 juta per tahun. Dibandingkan daerah tetangga seperti Penajam Paser Utara (PPU), Paser kalah jauh penerimaan zakatnya dari gaji pegawai. Pegawai yang menyerahkan gajinya melalui UPZ ialah yang pendapatannya di atas Rp 3,5 juta.

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi pada momen sebelum Lebaran lalu, kata Sunar, telah menyalurkan zakatnya sebesar Rp 30 juta. “Semoga ini menjadi pemicu untuk pejabat dan PNS di Paser lainnya agar rutin menunaikan zakatnya melalui lembaga yang resmi dari pemerintah seperti Baznas,” sebut Sunar. (/jib/iza/k8)

 


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:55

Gimana Rasanya Coba, Serumah tapi Tak Dinafkahi

APALAH arti keberadaan pasangan, jika lahir dan batin seorang istri…

Rabu, 22 Mei 2019 10:49

Open Bidding Lima JPT Pratama Dimulai

PENAJAM- Lelang jabatan terbuka (open bidding) terhadap jabatan pimpinan tinggi…

Rabu, 22 Mei 2019 10:48

Pasar Murah TPID Disambut Warga Kecamatan

TANA PASER – Upaya stabilisasi harga kebutuhan sembilan bahan pokok…

Rabu, 22 Mei 2019 10:47

ALHAMDULILLAH..!! Ngga Kayak Daerah Lain, PTT di Sini Dapat THR

TANA PASER – Kabar baik untuk pegawai tidak tetap (PTT)…

Rabu, 22 Mei 2019 10:46

Jargas Dijanjikan Beroperasi Agustus

PENAJAM- Pengoperasian jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Penajam…

Rabu, 22 Mei 2019 10:43

Dugaan Pencemaran di Desa Loh Sumber, DLH Periksa Lokasi

TENGGARONG – Laporan dugaan pencemaran dan atau kerusakan lingkungan di…

Rabu, 22 Mei 2019 10:42

Maling Motor Kepala Dinas Dibekuk, Ternyata Dia...

TENGGARONG - Kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan AR (47),…

Rabu, 22 Mei 2019 10:41

Jalan Muara Beloan Bukan Kewenangan Pemprov

SENDAWAR - Kerusakan jalan akses ke Kampung Muara Beloan dan…

Rabu, 22 Mei 2019 10:38

Buruh TKBM Unjuk Rasa di KUPP

TANJUNG REDEB–Puluhan buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Muara…

Rabu, 22 Mei 2019 10:37
Persiapan Angkutan Mudik di Kutim

Temukan Bus Tanpa Pemecah Kaca

SANGATTA–Ramadan sudah setengah jalan. Aktivitas mudik pun perlahan meningkat. Masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*