MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 22 Juni 2018 09:09
SEHARUSNYA MUDAH

Brasil vs Kosta Rika

INCAR POIN PENUH: Neymar (tengah) bersama Paulinho (kiri) dalam sesi latihan di Stadion Saint Petersburg kemarin. (CHRISTOPHE SIMON/AFP PHOTO)

PROKAL.CO, class="Default">SAINT PETERSBURG – Sebelum Piala Dunia 2018 bergulir, Brasil dan Jerman menempati status tim favorit juara. Sayang, pada matchday pertama, keduanya meraih hasil yang tak sesuai ekspektasi.

Setelah ditahan 1-1 oleh Swiss, Senin (18/6), Brasil mengincar poin penuh pada matchday keduanya malam ini (22/6) di Krestovsky Stadium melawan Kosta Rika (siaran langsung TransTV pukul 20.00 Wita).

Kondisi internal Brasil sedang bergembira karena bintang mereka, Neymar, sudah berlatih secara penuh sejak Rabu (20/6) di kamp latihan Sochi. Padahal, sehari sebelumnya (19/6), pemain 26 tahun itu izin meninggalkan latihan karena merasakan nyeri pada engkelnya.

Neymar sadar dirinya merupakan tumpuan asa rekan-rekannya saat ini. Sehabis latihan, Kamis (21/6), pemain termahal dunia itu mengatakan, hasil imbang lawan Swiss sudah dilupakannya.

“Saya berharap bisa bermain dengan lebih bagus dibandingkan laga debut kami di Piala Dunia ketika lawan Swiss. Kali ini lawan Kosta Rika, kami ingin angka sempurna,” ucap Neymar seperti diberitakan Goal kemarin.

Pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut berujar kalau penampilan timnya harus lebih apik dibandingkan lawan Swiss lalu. Dengan talenta individu yang lebih apik dari Los Ticos, di atas kertas seharusnya Brasil meraih tiga angka.

“Kami sudah melihat rekaman pertandingan Kosta Rika pada pertandingan sebelumnya. Namun yang terpenting kami harus memainkan sepak bola kami sendiri,” kata Neymar.

Dalam analisis Give Me Sport kemarin (21/6), kendala terbesar yang tidak bisa membuat Brasil tampil wow seperti layaknya saat kualifikasi Piala Dunia adalah ketidakmampuan sang pelatih Tite menemukan pemimpin dalam skuatnya saat ini.

Tite membuat formulasi yang sama dengan ketika melatih Corinthians. Dengan menggilir jabatan kapten pada para pemainnya, Tite membawa Corinthians kampiun Copa Libertadores dan Piala Dunia Antarklub 2012 lalu.

“Saya ingin memberikan kesempatan yang sama dan berbagi tanggung jawab kepada semua pemain Brasil. Saya percaya menjadi kapten adalah kehormatan bagi setiap pemain,” ujar Tite seperti dikutip Give Me Sport.

Pada awal menjabat pelatih Brasil yakni Juni 2016, Neymar adalah kapten Brasil. Kemudian jabatan kapten berpindah ke pundak Dani Alves, Miranda, sampai Marcelo. Marcelo yang jadi kapten Brasil saat bermain imbang lawan Swiss (18/6) juga menunjukkan kegagalan menjadi pemimpin buat rekan-rekannya.

Selain masalah ketidakmampuan menemukan sosok pemersatu dan kapten dalam tim, Tite juga menghadapi dilematis mengenai siapa sosok penyerang yang akan dipasang.

Dalam skema 4-2-3-1 yang akan dipakai, pelatih 57 tahun itu dihadapkan dua pilihan penyerang. Antara Gabriel Jesus atau Roberto Firmino.

Meski sejak menjadi pelatih Brasil Tite lebih sering memasang Jesus sebagai pilihan utama di lini depan, namun performa Firmino yang masuk sebagai pemain pengganti di laga versus Swiss tak bisa ditepikan. Penyerang Liverpool itu masuk menit ke-79 menggantikan Jesus.

Versi Whoscored dalam 11 menit berada di lapangan, Firmino melakukan dua percobaan gol. Satu on target, satu off target. Akurasi passing Firmino juga 100 persen.

Sementara itu, Jesus meski hanya membuat satu tembakan off target namun pemain 23 tahun tersebut membuat dua dribbles sukses ke area pertahanan Swiss. “Jesus adalah penyerang dengan kecepatan yang mumpuni, sedang Firmino bermain lebih ke tengah dan bisa menjembatani passing dengan lebih apik,” tulis Sportskeeda kemarin.

Di sisi lain, pencetak gol Brasil Philippe Coutinho kepada Goal mengatakan Brasil bukan tipe tim yang bergantung pada satu orang. “Ini bukan tim Neymar, ini tim Brasil,” ujar pemain Barcelona itu. (dra/jpnn/far/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 14:28

Berkas Alphard Dilimpahkan ke Kejari Samarinda

SAMARINDA - Perkara dugaan penipuan yang menjerat ketua DPRD Samarinda nonaktif, Alphard Syarief…

Jumat, 16 November 2018 08:27

Belajar dari Ulama “Budek”

Oleh: Bambang Iswanto DI tahun politik, para elite politik harus bisa menahan diri untuk tidak salah…

Jumat, 16 November 2018 06:49

Menanti Solusi Rendahnya Harga TBS

SAMARINDA – Pemerintah tampaknya harus lebih serius dalam menangani penurunan harga tandan buah…

Kamis, 15 November 2018 11:40

BPK Akui Sulit Awasi Desa

BALIKPAPAN - Alokasi dana desa yang saat ini pagunya bisa sampai 2-3 miliar per desa, menjadi tantangan…

Selasa, 13 November 2018 10:24

DUH PAYAH..!! Persentase Kelulusan CPNS Masih Rendah

TANA PASER–Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Assessment Center Kantor Badan…

Selasa, 13 November 2018 07:35

Tugboat Batu Bara Tenggelam di Perairan Bunyu, Dua ABK Belum Ditemukan

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi. Kali ini, sebuah…

Selasa, 13 November 2018 06:41

YESS..!! Merpati Siap Kembali Mengudara Tahun Depan

JAKARTA – Setelah mengalami penghentian operasi pada 2014 silam, maskapai pelat merah, Merpati,…

Senin, 12 November 2018 11:00

KENA PAJAK..?? Menteri Keuangan Bakal Wajibkan Mahasiswa Miliki NPWP

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana mewajibkan seluruh mahasiswa di Indonesia memiliki…

Senin, 12 November 2018 10:37

Angel dan Jose Makin Intim, Dikabarkan Sudah Menikah

Hubungan Angel Karamoy dengan sutradara Jose Poernomo makin intim. Buktinya, Jose Poernomo semakin sering…

Senin, 12 November 2018 10:28

Marquez Rayakan Gelar Dunia ke 7 di Kampung Halaman

UNTUK merayakan gelar juara dunia ketujuhnya, atau kelima di kelas MotoGP, Marc Marquez, pada Sabtu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .