MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 22 Juni 2018 09:09
SEHARUSNYA MUDAH

Brasil vs Kosta Rika

INCAR POIN PENUH: Neymar (tengah) bersama Paulinho (kiri) dalam sesi latihan di Stadion Saint Petersburg kemarin. (CHRISTOPHE SIMON/AFP PHOTO)

PROKAL.CO, class="Default">SAINT PETERSBURG – Sebelum Piala Dunia 2018 bergulir, Brasil dan Jerman menempati status tim favorit juara. Sayang, pada matchday pertama, keduanya meraih hasil yang tak sesuai ekspektasi.

Setelah ditahan 1-1 oleh Swiss, Senin (18/6), Brasil mengincar poin penuh pada matchday keduanya malam ini (22/6) di Krestovsky Stadium melawan Kosta Rika (siaran langsung TransTV pukul 20.00 Wita).

Kondisi internal Brasil sedang bergembira karena bintang mereka, Neymar, sudah berlatih secara penuh sejak Rabu (20/6) di kamp latihan Sochi. Padahal, sehari sebelumnya (19/6), pemain 26 tahun itu izin meninggalkan latihan karena merasakan nyeri pada engkelnya.

Neymar sadar dirinya merupakan tumpuan asa rekan-rekannya saat ini. Sehabis latihan, Kamis (21/6), pemain termahal dunia itu mengatakan, hasil imbang lawan Swiss sudah dilupakannya.

“Saya berharap bisa bermain dengan lebih bagus dibandingkan laga debut kami di Piala Dunia ketika lawan Swiss. Kali ini lawan Kosta Rika, kami ingin angka sempurna,” ucap Neymar seperti diberitakan Goal kemarin.

Pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut berujar kalau penampilan timnya harus lebih apik dibandingkan lawan Swiss lalu. Dengan talenta individu yang lebih apik dari Los Ticos, di atas kertas seharusnya Brasil meraih tiga angka.

“Kami sudah melihat rekaman pertandingan Kosta Rika pada pertandingan sebelumnya. Namun yang terpenting kami harus memainkan sepak bola kami sendiri,” kata Neymar.

Dalam analisis Give Me Sport kemarin (21/6), kendala terbesar yang tidak bisa membuat Brasil tampil wow seperti layaknya saat kualifikasi Piala Dunia adalah ketidakmampuan sang pelatih Tite menemukan pemimpin dalam skuatnya saat ini.

Tite membuat formulasi yang sama dengan ketika melatih Corinthians. Dengan menggilir jabatan kapten pada para pemainnya, Tite membawa Corinthians kampiun Copa Libertadores dan Piala Dunia Antarklub 2012 lalu.

“Saya ingin memberikan kesempatan yang sama dan berbagi tanggung jawab kepada semua pemain Brasil. Saya percaya menjadi kapten adalah kehormatan bagi setiap pemain,” ujar Tite seperti dikutip Give Me Sport.

Pada awal menjabat pelatih Brasil yakni Juni 2016, Neymar adalah kapten Brasil. Kemudian jabatan kapten berpindah ke pundak Dani Alves, Miranda, sampai Marcelo. Marcelo yang jadi kapten Brasil saat bermain imbang lawan Swiss (18/6) juga menunjukkan kegagalan menjadi pemimpin buat rekan-rekannya.

Selain masalah ketidakmampuan menemukan sosok pemersatu dan kapten dalam tim, Tite juga menghadapi dilematis mengenai siapa sosok penyerang yang akan dipasang.

Dalam skema 4-2-3-1 yang akan dipakai, pelatih 57 tahun itu dihadapkan dua pilihan penyerang. Antara Gabriel Jesus atau Roberto Firmino.

Meski sejak menjadi pelatih Brasil Tite lebih sering memasang Jesus sebagai pilihan utama di lini depan, namun performa Firmino yang masuk sebagai pemain pengganti di laga versus Swiss tak bisa ditepikan. Penyerang Liverpool itu masuk menit ke-79 menggantikan Jesus.

Versi Whoscored dalam 11 menit berada di lapangan, Firmino melakukan dua percobaan gol. Satu on target, satu off target. Akurasi passing Firmino juga 100 persen.

Sementara itu, Jesus meski hanya membuat satu tembakan off target namun pemain 23 tahun tersebut membuat dua dribbles sukses ke area pertahanan Swiss. “Jesus adalah penyerang dengan kecepatan yang mumpuni, sedang Firmino bermain lebih ke tengah dan bisa menjembatani passing dengan lebih apik,” tulis Sportskeeda kemarin.

Di sisi lain, pencetak gol Brasil Philippe Coutinho kepada Goal mengatakan Brasil bukan tipe tim yang bergantung pada satu orang. “Ini bukan tim Neymar, ini tim Brasil,” ujar pemain Barcelona itu. (dra/jpnn/far/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 08:22

Kemenag: ATM Aman kalau Kembalikan Uang

BALIKPAPAN – Kasus antara PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) dan ribuan jamaah belum juga ada titik…

Rabu, 18 Juli 2018 08:18

Sudah Sterilisasi SUGBK, Sibuk Jaga Keasaman Air di Palembang

Dari serangkaian persiapan menuju Asian Games, penyelesaian venue menjadi topik utama yang terus diselesaikan…

Selasa, 17 Juli 2018 09:14

Jamaah Terus Dibikin Menggantung

BALIKPAPAN – Ratusan orang berkumpul di Masjid Baitul Aman Mapolres Balikpapan, Senin (16/7).…

Selasa, 17 Juli 2018 09:05

Dua Bulan Lagi Didarati Boeing 737

SAMARINDA –Tarik ulur rencana penerbangan lintas provinsi di Bandara APT Pranoto Samarinda mulai…

Selasa, 17 Juli 2018 09:02

Coret Caleg Mantan Koruptor

SAMARINDA – Hari ini (17/7), menjadi batas terakhir pendaftaran calon legislatif (caleg) untuk…

Selasa, 17 Juli 2018 08:59

Mahfud Teratas Dampingi Jokowi

JAKARTA – Satu demi satu, nama-nama calon pendamping Presiden Jokowi dalam Pemilihan Presiden…

Selasa, 17 Juli 2018 08:57

Wujudkan Smart City, Minta Jangan Gagap Teknologi

Perlahan namun pasti, janji Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Basri Rase terpenuhi.…

Senin, 16 Juli 2018 11:00
Pemilihan Rektor Unmul

Calon Rektor Unmul Adu Kuat di Pusat

Memang tak seheboh dan sepanas Pilkada Kaltim. Tapi, proses pemilihan Rektor Universitas Mulawarman…

Senin, 16 Juli 2018 10:00

Tiap Fakultas Beda Dukungan

AWAL tahun 2000, pertama kali Julinda Romauli Manullang memulai risetnya. Di antara semua penelitian,…

Senin, 16 Juli 2018 08:54

Les Bleus Bintang Dua

MOSKOW – Didier Deschamps mengulang memori indah 20 tahun lalu. Pada 1998, dia menjadi kapten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .