MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 22 Juni 2018 08:57
Jadi Volunteer bagi Suporter, Rela Tanpa Dibayar

Cerita Mahasiswa Kaltim di Balik Gelaran Piala Dunia di Rusia (2-Habis)

CARI PENGALAMAN: Dinda Maurissa Hartlan (tengah) bersama suporter Mesir di kawasan Stadion Saint Petersburg. (DOK PRIBADI)

PROKAL.CO, Piala Dunia menjadi magnet besar bagi penggila si kulit bundar sejagat. Jutaan orang diperkirakan mengunjungi Rusia untuk merayakan pesta sepak bola itu. Demi menyukseskan gelaran tersebut, panitia merekrut ribuan volunteer untuk memperlancar gawean empat tahunan itu.

LANGKAH Dinda Maurissa Hartlan terhenti setelah melihat iklan di stasiun metro, kereta bawah tanah, Rusia, Januari lalu. Matanya tertuju pada papan reklame yang menampilkan iklan untuk menjadi volunteer Piala Dunia.

Bayang-bayang bakal menjadi bagian dalam event sepak bola terbesar pun menggelayut. Dara 20 tahun itu mantap mendaftarkan diri. Dinda harus bersaing dengan 5.906 pendaftar agar bisa menjadi tenaga relawan. Dari jumlah itu, hanya 2.000 orang yang diterima. Plus 300 cadangan. “Setelah tes wawancara, satu bulan kemudian hasilnya keluar. Saya diterima,” kata alumnus SMA 1 Balikpapan itu.

Perempuan yang hobi menyanyi dan menulis itu ditanya seputar kehidupan sehari-hari. Termasuk sebagai mahasiswa asing. Dinda tercatat sebagai mahasiswa Saint Petersburg State Transport University, Jurusan Manajemen Perkeretaapian.

Hampir dua tahun di Rusia, membuat Dinda tidak terlampau sulit menjawabnya. Terlebih pada tahun pertama dia sudah dibekali pelajaran bahasa Rusia pada kelas persiapan sebelum kuliah. “Saya juga sering berlatih dengan teman-teman. Sekarang sudah tidak terlalu khawatir kalau pergi sendirian,” terangnya.

Anak kedua dari tiga bersaudara itu juga ditanya tentang cara beradaptasi di Negara Beruang Merah. Menurut dia, tantangan terberat selama di Rusia selain bahasa adalah cuaca. Saat musim dingin, suhu bisa mencapai minus 28 derajat celsius.

“Sekarang musim panas. Cuaca masih belum stabil. Sepertinya masih pancaroba. Karena itu harus lebih memperhatikan asupan gizi. Setiap hari juga selalu mengecek perkiraan cuaca. Tapi setelah hampir 2 tahun di sini, jadi sudah terbiasa,” ujarnya.

Sejatinya, Dinda tidak benar-benar menggilai sepak bola. Namun, bagi dia, menjadi volunteer Piala Dunia merupakan kesempatan sekali seumur hidup. Perempuan berambut sebahu ini mengaku menikmati tugas yang diberikan.

Dia kebagian mengurusi transport dan last mile. Dinda bertugas di bandara dan memberikan informasi kepada suporter tentang kendaraan apa saja yang bisa digunakan. Seperti nomor bus, stasiun metro, dan cara memesan taksi.

“Kalau last mile tugasnya menyemangati suporter yang akan menonton pertandingan di stadion. Divisi ini biasanya berdiri di sekitar Stadion Saint Petersburg atau di jalan utama menuju stadion sambil memberikan hi five (high five/tos),” ungkapnya.

Tidak setiap hari Dinda bertugas. Dia diberikan waktu sehari istirahat setelah menjalan tugasnya. Total hanya 15 hari Dinda aktif. “Setiap ada pertandingan saya di sekitar stadion (last mile) sisanya di bandara,” jelasnya.

Sebagai relawan, Dinda tidak diberi bayaran. Dia hanya dibekali hoodies, kaus, tas, jas hujan, dan jaket. Serta mendapat layanan makan gratis dan kartu transportasi gratis selama 2,5 bulan. “I do it with heart. Melihat wajah orang yang kita bantu puas dan gembira, jadi ikut senang,” katanya.

Melayani pengunjung dari pelbagai negara menjadi pengalaman tersendiri baginya. Salah satu yang membekas adalah ketika didatangi polisi untuk mengarahkan suporter Maroko berumur sekitar 50 tahun, jelang laga kontra Iran. “Saya sudah jelaskan panjang lebar menggunakan bahasa Inggris, tapi ternyata dia tidak mengerti. Jadi, cuma menggunakan bahasa tubuh,” katanya, sembari tertawa.

Hingga pekan pertama Piala Dunia, menurut dia, yang paling seru adalah pendukung Mesir. Di mana mereka datang mengenakan pakaian khas. “Kalau suporter Tunisia excited banget kalau lihat ada kamera televisi. Kalau foto-foto juga suka nimbrung,” katanya.

Dia memberikan apresiasi terhadap cara suporter saat mengurus tiket. Mereka sabar mengantre. Dan tidak rusuh. Mereka yang membawa anak di bawah umur tidak waswas. Sementara terkait jagoan di Piala Dunia 2018 ini, Dinda menginginkan tuan rumah Rusia sebagai juara. Walau dia menyukai Jesse Lingard (Inggris) dan Lionel Messi (Argentina). (edw/rom/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 21:26

ASTAGAAA..!! Oknum Lurah dan Pegawai Protokol Pemkot Tertangkap Pesta Sabu

SAMARINDA - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur…

Kamis, 21 Maret 2019 01:20

BAWASLU WASPADALAH..!! Di Malaysia Ada Calo Suara, Tawarkan 15-50 Ringgit per Suara

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tampaknya harus lebih jeli mewaspadai…

Kamis, 21 Maret 2019 00:00

Ma'ruf Amin Optimistis Pertahankan Kemenangan 01 di Kaltim

BALIKPAPAN- Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin…

Rabu, 20 Maret 2019 22:20

Polisi Tangkap Terduga Teroris di Berau

SAMARINDA - Seorang pria diduga terlibat kegiatan terorisme, M Zulkifli…

Rabu, 20 Maret 2019 14:38

SELISIH MAKIN TIPIS..!! Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Jatuh, Prabowo - Sandi Menanjak

Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau TKN…

Rabu, 20 Maret 2019 12:59

Uang yang Keluar dari Kaltim Selalu Lebih Banyak

SAMARINDA-Nilai uang kartal yang diedarkan atau outflow di Kaltim mencapai…

Rabu, 20 Maret 2019 12:54

Minyak Sawit Didiskriminasi, Pelaku Usaha Harus Cari Pasar Baru

SAMARINDA-Setelah berupaya mendiskriminasikan penggunaan minyak sawit, kini Uni Eropa (UE)…

Rabu, 20 Maret 2019 12:53

Ini Negara yang Berpotensi Menjadi Pasar Terbesar Kaltim

SAMARINDA-Konsumsi batu bara India diperkirakan tumbuh 4,5 persen year on…

Rabu, 20 Maret 2019 12:51

Realisasi Investasi Tumbuh 5,14 Persen, Kabupaten Ini yang Terbesar...

SAMARINDA-Realisasi investasi pada triwulan IV-2018 Kaltim mencapai Rp 8,48 triliun.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:48
GPEI Kaltim Gali Potensi Baru di Kaltim

Perkuat Sumbangan Devisa dengan Ekspor Buah

SAMARINDA-Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, hasil tambang berkontribusi 77,04…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*