MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 22 Juni 2018 10:30
Dini Hari, Bontang Membara
JADI ARANG: Dua rumah yang hangus akibat amukan si jago merah di Jalan RE Martadinata, Gang Merpati, RT 33, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara. (FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Keheningan malam di Jalan RE Martadinata, Gang Merpati, RT 33, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kamis (21/6) pukul 01.00 berubah mencekam. Kobaran api membuat warga panik. Mereka pun berteriak meminta pertolongan sekaligus membangunkan warga sekitar.

Amukan si jago merah dalam sekejap melahap dua rumah tempat tinggal. Berikut satu bangunan tempat bermain anak-anak milik Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Mekar. Berkat kerja sama antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) dibantu tim fire and rescue Pupuk Kaltim, kobaran api berhasil dijinakkan dalam kurun waktu kurang dari satu jam. Untuk memaksimalkan proses pemadaman api, Disdamkartan menurunkan empat armadanya yang terdiri dari 3 mobil pemadam, dan 1 mobil tangki. Selain itu, dibantu 3 armada dari tim fire and rescue Pupuk Kaltim.  

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun diperkirakan, para korban mengalami kerugian materi hingga ratusan juta rupiah. “Untuk sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ujar Plt Kasi Pencegahan, Pengendalian, dan Penyuluhan Disdamkartan Yuli Masriyantika.

Yuli menuturkan, kendala utama dalam melakukan pemadaman yakni banyaknya masyarakat yang ikut menonton. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang justru menghalangi akses menuju ke lokasi.

“Apalagi lokasi rumah yang terbakar berada di dalam gang kecil dan padat penduduk. Tentu hal tersebut semakin menyulitkan kerja petugas di lapangan. Akibat mobil tidak bisa masuk, akhirnya kami menarik selang ke dalam gang,” jelasnya.

Berdasarkan datang yang dirilis Kelurahan Loktuan, korban kebakaran di dua rumah tersebut terdiri dari lima kepala keluarga (KK) dengan total 15 orang.

Untuk sementara, para korban tersebut mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga. Warga sekitar Gang Merpati pun ikut berinisiatif membuat posko sementara untuk menampung bantuan-bantuan dari masyarakat. (bbg/san/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:30

Proyek 2015 Belum Dibayar Disdik?

SANGATTA - Surat perintah kerja (SPK) proyek di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:29

Pembangunan Maratua Sangat Pesat

TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dalam…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:25

Gaji Guru Honorer dan PTT Disamakan

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi guru honorer yang mengabdi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:24

Dicabuli Ayah Tiri, Mencoba Bunuh Diri

SANGATTA – Kasus pencabulan yang dilakukan terhadap anak tiri, terjadi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:21

Sawah Jadi Tempat Buang Tanah

KUKAR–Kekecewaan terlihat dari wajah Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.…

Jumat, 18 Januari 2019 10:07

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

TENGGARONG–Kebakaran hebat di Jalan Maduningrat-Jalan Danau Semayang, Kelurahan Melayu, menghabiskan…

Jumat, 18 Januari 2019 10:06

Bentangan Kabel Rendah, Truk Terbalik

SENDAWAR–Tidak tertibnya bentangan jaringan TV Kabel memicu kecelakaan. Truk boks…

Jumat, 18 Januari 2019 10:04

Hanya Dijatah 2 Ribu Keping

SANGATTA–Blangko untuk pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di Kutai…

Jumat, 18 Januari 2019 10:03

Nelayan dan IRT Jadi Pengedar Sabu

TANJUNG REDEB–Seorang nelayan dan ibu rumah tangga (IRT) harus berurusan…

Jumat, 18 Januari 2019 09:56

Dua Positif, Tiga Masih Samar

PENAJAM–Tenaga harian lepas (THL) positif menggunakan narkoba ditemukan lagi di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*