MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 22 Juni 2018 10:30
Dini Hari, Bontang Membara
JADI ARANG: Dua rumah yang hangus akibat amukan si jago merah di Jalan RE Martadinata, Gang Merpati, RT 33, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara. (FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Keheningan malam di Jalan RE Martadinata, Gang Merpati, RT 33, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kamis (21/6) pukul 01.00 berubah mencekam. Kobaran api membuat warga panik. Mereka pun berteriak meminta pertolongan sekaligus membangunkan warga sekitar.

Amukan si jago merah dalam sekejap melahap dua rumah tempat tinggal. Berikut satu bangunan tempat bermain anak-anak milik Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Mekar. Berkat kerja sama antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) dibantu tim fire and rescue Pupuk Kaltim, kobaran api berhasil dijinakkan dalam kurun waktu kurang dari satu jam. Untuk memaksimalkan proses pemadaman api, Disdamkartan menurunkan empat armadanya yang terdiri dari 3 mobil pemadam, dan 1 mobil tangki. Selain itu, dibantu 3 armada dari tim fire and rescue Pupuk Kaltim.  

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun diperkirakan, para korban mengalami kerugian materi hingga ratusan juta rupiah. “Untuk sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ujar Plt Kasi Pencegahan, Pengendalian, dan Penyuluhan Disdamkartan Yuli Masriyantika.

Yuli menuturkan, kendala utama dalam melakukan pemadaman yakni banyaknya masyarakat yang ikut menonton. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang justru menghalangi akses menuju ke lokasi.

“Apalagi lokasi rumah yang terbakar berada di dalam gang kecil dan padat penduduk. Tentu hal tersebut semakin menyulitkan kerja petugas di lapangan. Akibat mobil tidak bisa masuk, akhirnya kami menarik selang ke dalam gang,” jelasnya.

Berdasarkan datang yang dirilis Kelurahan Loktuan, korban kebakaran di dua rumah tersebut terdiri dari lima kepala keluarga (KK) dengan total 15 orang.

Untuk sementara, para korban tersebut mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga. Warga sekitar Gang Merpati pun ikut berinisiatif membuat posko sementara untuk menampung bantuan-bantuan dari masyarakat. (bbg/san/k9)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 11:05

Di Kabupaten Ini, DBD Makin Meresahkan

SANGATTA - Deman berdarah dengue (DBD) semakin meresahkan masyarakat Kutai…

Jumat, 24 Mei 2019 11:03

Warga Keluhkan Illegal Fishing dan Logging

SENDAWAR - Penindakan illegal fishing dan illegal logging disambut positif…

Jumat, 24 Mei 2019 11:01

Akui Tak Mudah Awasi Tahura Bukit Soeharto

TENGGARONG - Upaya UPTD Tahura melakukan upaya pencegahan atas perusakan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:58

Jadwal Pelantikan Legislatif Tidak Berubah

TANA PASER – Tahapan pemilu 2019 sudah berakhir, Komisi Pemilihan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:56

SD Kurang 823 Siswa, SMP Defisit 652 Siswa

PENAJAM- Batas tertinggi jumlah rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta…

Jumat, 24 Mei 2019 10:51

THR “Meluncur” Pekan Depan

  PENAJAM - Badan Keuangan (BK) segera memproses pencairan tunjangan…

Kamis, 23 Mei 2019 10:52

Persoalan Tuntutan Hak TKBM, Bupati Turun Tangan Menengahi

  TANJUNG REDEB–Aksi unjuk rasa ratusan buruh tenaga kerja bongkar…

Kamis, 23 Mei 2019 10:50

Kasus PHK Massal PT Anugerah Energitama, Bupati Ikut Menengahi

SANGATTA–Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal atas ratusan karyawan PT Anugerah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:55

Gimana Rasanya Coba, Serumah tapi Tak Dinafkahi

APALAH arti keberadaan pasangan, jika lahir dan batin seorang istri…

Rabu, 22 Mei 2019 10:49

Open Bidding Lima JPT Pratama Dimulai

PENAJAM- Lelang jabatan terbuka (open bidding) terhadap jabatan pimpinan tinggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*