MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 20 Juni 2018 11:50
Retribusi dari Tenaga Kerja Asing Tak Maksimal
Setahun, Rp 352,8 Juta Hilang
Agus Dahlan

PROKAL.CO, PENAJAM – Tak sedikit tenaga kerja asing (TKA) yang mencari nafkah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Setidaknya, ada 21 orang pekerja yang melaporkan diri bekerja di lima perusahaan dengan jenis usaha yang berbeda. Yakni, di sektor industri perkayuan, perkebunan sawit, hingga jasa pertambangan. Kebanyakan dari para TKA tersebut berasal dari Korea Selatan.

Menurut data yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PPU, PT Balikpapan Forest Industries, yang bergerak di sektor perkayuan, mempekerjakan TKA paling banyak, yakni 10 orang. PT Bara Permata Mining, perusahaan pertambangan, sebanyak enam orang. Sisanya, PT Belantara Subur, perusahaan perkayuan dan PT Agro Indomas, perusahaan perkebunan sawit masing-masing mempekerjakan dua TKA. PT Kayo Mitra Investindo, perusahaan jasa pertambangan umum, hanya mempekerjakan satu pekerja asing.

Setiap perusahaan yang mempekerjakan TKA diwajibkan mengurus izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA). Syaratnya, perusahaan harus menyampaikan permohonan dengan melampirkan fotokopi kartu izin tinggal terbatas (KITAS) TKA yang bersangkutan, fotokopi surat perjanjian kerja, dan bukti pembayaran dana kompensasi penggunaan jasa TKA. Besaran dana kompensasi yang harus dibayarkan adalah USD 100 per bulan untuk setiap TKA yang dibayarkan selama setahun di muka. Jadi, perusahaan membayar USD 1.200 per TKA yang dipekerjakan.

“Peraturan daerah tentang IMTA hingga sekarang masih belum klir. Masih dievaluasi di provinsi. Sebab, belum ada perdanya, maka disetorkan ke Pusat,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Pelatihan, dan Transmigrasi PPU Agus Dahlan.

Apabila dikalkulasikan antara jumlah TKA yang bekerja di PPU dengan dana kompensasi IMTA yang disetorkan, potensi retribusi yang dihimpun bisa mencapai USD 25.200 selama setahun. Lantas, kalau di-kurs-kan dengan rupiah, yakni USD 1 setara dengan Rp 14 ribu, potensi retribusi yang bisa dikumpulkan dari seorang pekerja asing ada Rp 16,8 juta. Berikutnya, apabila dijumlahkan secara keseluruhan, bisa terkumpul sebanyak Rp 352,8 juta. “Mudah-mudahan, tidak lama evaluasinya. Jadi, bisa segera diberlakukan tahun ini,” harapnya.

Menurut Agus Dahlan, semua TKA tersebut menduduki jabatan khusus. Seperti manajer produksi, manager pengendalian mutu, hingga manager pemeliharaan. Namun, ada juga beberapa TKA yang menduduki jabatan pimpinan tinggi, seperti direktur utama yang dijabat oleh Ong Tock Seng, warga negara Singapura di PT Bara Permata Mining, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan.

“Demikian pula posisi direkturnya dan general manager dibolehkan, kecuali untuk jabatan tertentu. Seperti mengurusi personalia,” jelas Agus.

Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kepmenakertrans) Nomor 40 Tahun 2012 tentang Larangan Jabatan Tertentu Disi TKA, ada 19 jabatan tertentu yang dilarang diduduki TKA. Di antaranya, Direktur Personalia (Personnel Director), Manajer Hubungan Industrial (Industrial Relation Manager), Manajer Personalia (Human Resource Manager), Supervisor Pengembangan Personalia (Personnel Development Supervisor).

 “Selain jabatan tertentu itu, profesi buruh kasar juga tidak boleh diisi oleh TKA,” pungkasnya. (*/kip/san/k11)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 11:31

Hasil Rembuk Dibawa ke Gubernur

Rembuk digelar sejumlah perangkat desa di Kukar untuk menagih janji…

Kamis, 18 Juli 2019 11:30

Di Kabupaten Ini, Ada Ribuan Anak Terindikasi Stunting

SENDAWAR–Sebanyak 1.037 anak di Kutai Barat (Kubar) terindikasi mengalami stunting…

Kamis, 18 Juli 2019 11:29

Akhirnya Kampung Kutai Bensamar Terang, Ekonomi Rakyat Kian Tumbuh

Selama bertahun-tahun, Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Tenggarong, tidak…

Kamis, 18 Juli 2019 11:22

Cegah Kenakalan Remaja, Sangsel Bentuk Kelana dan Delana

SANGATTA - Maraknya kenakalan remaja di Kutai Timur (Kutim) menjadi…

Kamis, 18 Juli 2019 11:20

Menuai Pro Kontra, Selanjutnya Sistem Zonasi Akan Melibatkan Desa

SANGATTA - Menanggapi  pemberitaan yang sedang marak beredar di kalangan…

Kamis, 18 Juli 2019 11:18

BIKIN MALU..!! Masih Pakai Baju Dinas, Oknum ASN Bapenda Mabuk dan Mengamuk

SANGATTA - Salah seorang oknum  Pegawai dari Badan Pendapat Daerah…

Kamis, 18 Juli 2019 10:49

Bonus Atlet Porprov Masih Mengambang

TANA PASER – Belum cairnya bonus atlet Paser yang meraih…

Kamis, 18 Juli 2019 10:48

Paser Terbagi Dua Kloter, Berangkatkan 267, 4 Masih Cadangan

TANA PASER – Calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Paser…

Kamis, 18 Juli 2019 10:46

Tahun Depan dapat Tambahan 4 Ribu SR

  PENAJAM- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal mendapat tambahan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:45

UDAH NGGA SABAR NAH..!! Kapan Sih Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD...?

PENAJAM- Pleno penetapan perolehan kursi dan calon terpilih DPRD Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*