MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 20 Juni 2018 11:45
Kenal di Medsos, Gadis 14 Tahun Dicabuli
ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG –Sebagai seorang ibu, hatiSephia—bukan nama sebenarnya—galau bukan kepalang. Pasalnya, Kembang (14)—nama samaran—tak kunjung pulang hingga malam hari. Padahal, anak keduanya itu hanya meminta izin pergi membeli cokelat. Panggilan melalui telepon seluler tak digubris Kembang.

Sabtu (16/6), sekira pukul 10.00 Wita, ibu dan anak itu masih berjualan bunga di jalan masuk menuju kuburan di Kelurahan Satimpo, Bontang. Kembang membantu ibunya karena biasanya pada hari kedua Lebaran mulai banyak peziarah.

Di sela-sela berjualan, Kembang rupanya asyik chatting via messenger dengan Sa (16). Kembang mengenal Sa lewat Facebook pada 11 Juni lalu. Pagi kenalan melalui media sosial (medsos), sore sudah sepakat berpacaran.

Sa mengajak Kembang ke rumahnya di bilangan Kelurahan Tanjung Laut. Kepada ibunya, Kembang mengaku ingin membeli cokelat. Tiba di kediaman Sa, pria yang tak lulus SD itu justru mengajaknya ke rumah adiknya di seputaran SMP 2 Bontang Selatan.

“Di sana awalnya hanya mengobrol. Sa kemudian mengajak ke kamar untuk istirahat. Korban awalnya hanya duduk di pintu kamar, sementara tersangka berbaring di kasur,” kata Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti didampingi salah seorang penyidik.

Kondisi rumah yang tanpa penghuni dimanfaatkan Sa untuk merayu Kembang. Sempat menolak, bocah yang baru lulus SD itu luluh juga. “Akhirnya, terjadi persetubuhan. Tersangka mengiming-imingi akan bertanggung jawab kalau korban hamil,” terangnya.

Sekira pukul 20.00 Wita, Kembang mengatakan kepada Sa bahwa dia takut pulang karena sudah larut malam. Dia ditawarkan menginap, terlebih saat itu sedang hujan. Malam itu, adik tersangka dan istrinya sudah datang dari berlibur di Teluk Lombok, Kutim.

“Versi korban, hubungan intim terjadi malam hari saat mereka tidur di ruang tamu. Di sana juga ada sepupu tersangka umur 9 tahun yang tidur. Sedangkan keterangan tersangka, siang hari. Tapi, keduanya sama-sama mengaku hanya sekali berhubungan,” ujar Kapolres.

Untuk mengelabui keluarganya, Kembang menghubungi tantenya melalui Messenger. Dia mengaku menjadi korban penculikan dan meminta tebusan Rp 500 juta. “Itu cuma modus korban supaya tidak dimarahi karena tidak pulang. Dari pengakuan keluarganya, korban memang jarang keluar rumah sampai malam hari,” tuturnya.

Sephia yang panik mendapat kabar anaknya diculik melapor ke Polres Bontang. Namun, Minggu (16/6) sekira pukul 19.00, Kembang pulang. Orangtuanya yang curiga menginterogasi Kembang. Sephia bagai disambar petir ketika anaknya mengaku melakukan hubungan suami istri dengan pacarnya. Pukul 22.00, Sephia melaporkan kasus itu ke Polres Bontang.

Tidak sulit bagi Sat Reskrim Polres Bontang untuk meringkus Sa. Tanpa perlawanan, dia ditangkap di rumah adiknya saat sedang tidur, Senin (18/6), sekira pukul 13.30. “Tersangka sudah mengakui perbuatannya,” kata Siswanto.

Pengakuan itu juga diperkuat dengan bukti visum korban. Polisi punya waktu 15 hari untuk melimpahkan kasus itu ke Kejaksaan Negeri Bontang. Mengingat, tersangka masih di bawah umur.

“Kami sudah memeriksa empat saksi. Selama pemeriksaan, tersangka dan korban mendapat pendampingan. Kami juga mengamankan pakaian korban sebagai barang bukti,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam kurungan 15 tahun penjara. Dia disangka melanggar UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. (edw/san/k11)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:08

Tak Urus KTP, NIK Bakal Diblokir

SANGATTA – Masih ada warga Kutai Timur yang belum melakukan perekaman KTP-eleltronik (KTP-el)…

Sabtu, 22 September 2018 11:05

Razia Truk agar Jalan Tak Rusak

SANGATTA – Truk kerap menjadi kambing hitam atas persoalan rusaknya aspal jalan raya di Kutai…

Sabtu, 22 September 2018 11:01

LADK Dilaporkan Hari Ini

BONTANG – Laporan awal dana kampanye (LADK) untuk para calon anggota legislatif (caleg) harus…

Sabtu, 22 September 2018 10:59

Destinasi Baru Wisata Religi, Kondusivitas Warga Terjaga

Setelah Vihara Sukharama Sangatta, kini bertambah lagi tempat ibadah yang berpotensi menjadi wisata…

Sabtu, 22 September 2018 10:58

Penertiban Pedagang Diduga Salah Sasaran

BONTANG – Penertiban di Jalan KS Tubun tampak masih menimbulkan rasa tidak puas bagi pedagang…

Sabtu, 22 September 2018 10:57

Makmur: Mari Introspeksi Diri Masing-Masing

TANJUNG REDEB – Gelaran hari jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb telah berlangsung sejak beberapa…

Sabtu, 22 September 2018 10:56

Pergub Zonasi Akhiri Momok

TENGGARONG–Buka-tutup Rumah Makan Tahu Sumedang di Kilometer 50, jalan poros Samarinda-Balikpapan…

Sabtu, 22 September 2018 10:55

Diamankan, Rupanya Kapal Angkut Tali Curian

BALIKPAPAN–Petugas Ditpolair Polda Kaltim mengamankan kapal kayu yang mengangkut ratusan kilogram…

Sabtu, 22 September 2018 10:55

PLN Biarpet karena Jaringan

SENDAWAR–Biarpet listrik di Kutai Barat (Kubar) meresahkan warga. Pasalnya, pemadaman tanpa pemberitahuan…

Sabtu, 22 September 2018 10:54

“Bupati Baru, Semoga Bawa Perubahan Baru”

PENAJAM–Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Bere Ali, akhirnya menyerahkan estafet kepemimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .