MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 20 Juni 2018 11:43
RSUD Kudungga Kekurangan Dokter Umum, Penyebabnya Masalah GAJI..!!
BELUM IDEAL: Saat ini, RSUD Kudungga Sangatta memerlukan tiga hingga empat orang dokter umum untuk memenuhi jumlah standar akreditasi.

PROKAL.CO, SANGATTA - Banyak hal yang masih perlu dibenahi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk meningkatkan bidang kesehatan. Salah satunya tersedianya tenaga dokter yang memenuhi standar.

Menurut informasi yang dihimpun Kaltim Post, dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta banyak yang keluar-masuk. Beberapa dokter memutuskan hengkang dari rumah sakit tersebut karena masalah gaji. Lantaran ada tawaran penghasilan lebih tinggi di rumah sakit lain, mereka pun memutuskan pindah.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutim Yulianti mengatakan, ada beberapa dokter yang keluar dari RSUD Kudungga karena alasan gaji dimaksud.

“Ternyata yang bersangkutan mendapat tawaran gaji lebih tinggi oleh RS swasta. Hal itu jangan sampai terjadi lagi. Pemkab Kutim dan RSUD harus mengatasi masalah tersebut secara berkelanjutan, jangan sampai terulang kejadian itu,” ujar Yulianti pada rapat bersama RSUD dan BPJS belum lama ini.

Sedangkan Direktur RSUD Kudungga Sangatta dr Anik Istiyandari mengatakan, persoalan dokter yang keluar dari RSUD terjadi beberapa tahun lalu. Namun, sudah banyak dokter yang akhirnya kembali bekerja di RSUD Kudungga.

“Terutama setelah gaji dokter dinaikkan pada 2017. Bahkan, beberapa dokter yang menempuh pendidikan lanjutan juga kembali ke RSUD,” ujarnya.

Anik mengakui, jumlah dokter di RSUD Kudungga saat ini memang masih kurang atau belum ideal. "Sesuai standar akreditasi, yang kurang di RSUD Kudungga adalah dokter umum. Kurangnya antara tiga hingga empat orang," jelas Anik.

Sekarang, jumlah dokter umum di RSUD Kudungga tercatat sebanyak 17 orang. Jumlah itu setelah ada bantuan dari pusat, sebanyak 12 dokter umum. “Kami harap, ke depannya jumlah tenaga medis di RSUD bisa terus meningkat," tambahnya. (mon/san/k11)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:08

Tak Urus KTP, NIK Bakal Diblokir

SANGATTA – Masih ada warga Kutai Timur yang belum melakukan perekaman KTP-eleltronik (KTP-el)…

Sabtu, 22 September 2018 11:05

Razia Truk agar Jalan Tak Rusak

SANGATTA – Truk kerap menjadi kambing hitam atas persoalan rusaknya aspal jalan raya di Kutai…

Sabtu, 22 September 2018 11:01

LADK Dilaporkan Hari Ini

BONTANG – Laporan awal dana kampanye (LADK) untuk para calon anggota legislatif (caleg) harus…

Sabtu, 22 September 2018 10:59

Destinasi Baru Wisata Religi, Kondusivitas Warga Terjaga

Setelah Vihara Sukharama Sangatta, kini bertambah lagi tempat ibadah yang berpotensi menjadi wisata…

Sabtu, 22 September 2018 10:58

Penertiban Pedagang Diduga Salah Sasaran

BONTANG – Penertiban di Jalan KS Tubun tampak masih menimbulkan rasa tidak puas bagi pedagang…

Sabtu, 22 September 2018 10:57

Makmur: Mari Introspeksi Diri Masing-Masing

TANJUNG REDEB – Gelaran hari jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb telah berlangsung sejak beberapa…

Sabtu, 22 September 2018 10:56

Pergub Zonasi Akhiri Momok

TENGGARONG–Buka-tutup Rumah Makan Tahu Sumedang di Kilometer 50, jalan poros Samarinda-Balikpapan…

Sabtu, 22 September 2018 10:55

Diamankan, Rupanya Kapal Angkut Tali Curian

BALIKPAPAN–Petugas Ditpolair Polda Kaltim mengamankan kapal kayu yang mengangkut ratusan kilogram…

Sabtu, 22 September 2018 10:55

PLN Biarpet karena Jaringan

SENDAWAR–Biarpet listrik di Kutai Barat (Kubar) meresahkan warga. Pasalnya, pemadaman tanpa pemberitahuan…

Sabtu, 22 September 2018 10:54

“Bupati Baru, Semoga Bawa Perubahan Baru”

PENAJAM–Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Bere Ali, akhirnya menyerahkan estafet kepemimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .