MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 20 Juni 2018 11:41
Lebaran, Pengunjung Turun Drastis

Makin Banyak Pilihan, Pengelola Harus Inovatif

TEMPAT REKREASI: Wisata air Jungle Water World tak seramai dulu.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sehari sebelum cuti bersama berakhir, beberapa tempat wisata di Kota Tepian tampak sepi. Salah satunya, Jungle Water World yang berada di Kilometer 24, Jalan Poros Samarinda-Bontang. Destinasi wisata itu beroperasi sejak 2014.

Budiono, pengelola Jungle Water Worldmengungkapkan, berkurangnya pengunjung disebabkan semakin banyak pilihan tempat berlibur. “Tempat wisata yang mengusung tema sama mulai banyak, otomatis pengunjung pun terbagi,” ujarnya.

Belum lagi hadirnya wisata lain, seperti Rumah Ulin Arya yang menawarkan ragam wisata berbeda. Budiono menyebut, pihaknya belum menemukan gebrakan yang tepat untuk kembali menaikkan jumlah pengunjung.

“Opsi kami sejauh ini adalah menambah wahana baru. Wahana kami sebanyak 14 jenis belum mampu menjadi daya tarik yang kuat,” jelasnya.

Jungle Water World mematok harga Rp 52.500 pada hari normal, Rp 62.500 pada weekend, serta Rp 72.500 pada hari libur besar atau tanggal merah. Budiono menerangkan, dia sering membuat promo harga miring agar menarik perhatian pengunjung.

“Kami pernah membuat promo harga miring untuk lima orang, saat ini tidak kami gunakan mengingat Lebaran,” ucapnya.

Dibanding tahun lalu, kata dia, ada penurunan pengunjung. Kalau dulu, dalam sehari pengunjung dapat mencapai jumlah 2 ribu, namun tahun ini paling banyak hanya sekitar 1.100 pengunjung.

Selasa (19/6), pengunjung Jungle Water Worldterpantau hanya kurang dari 800 orang. “Sejauh ini kami sebatas promosi di media sosial, padahal masih H+4, namun pengunjung sudah berkurang drastis,” ujarnya.

Sementara itu, tak jauh dari Jungle Water World, pesona budaya Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda Utara, menyedot perhatian warga. Puluhan kendaraan roda empat terparkir rapat di setiap bahu jalan.

Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara pun hadir. Festival yang telah memasuki hari kedua tersebut menyuguhkan setidaknya 10 tarian khas Dayak.

Tesrompalan, kepala adat Desa Pampang, menuturkan, pihaknya bangga ketika acara ini dapat mendatangkan pengunjung dari luar Kaltim. “Acara ini memang ditujukan untuk mengenalkan budaya Dayak. Kami turut senang jika hal tersebut dapat menarik wisatawan asing,” ujarnya.

Berbagai strategi tampaknya sah-sah saja dilakukan untuk mendongkrak angka pengunjung wisata. Dengan banyaknya pilihan wisata, masyarakat dapat sesuka hati memilih destinasinya tanpa ragu. Tak hanya JungleWater World, tempat wisata lain juga harus siap bersaing jika ke depan Sungai Karang Mumus (SKM) telah menjadi destinasi wisata baru. (*/amn/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Senin, 15 Oktober 2018 10:51

KEJADIAN LAGI..!! Satu Tongkang Hantam Rumah

SAMARINDA– Kecelakaan perairan terjadi lagi di Mahakam. Ya, tongkang hanyut kembali menabrak rumah…

Senin, 15 Oktober 2018 07:00

Pengabdian dan Pengalaman yang Tak Terlupakan

Mamuju, Minggu sore sekira pukul 17.00 waktu setempat, relawan tanggap darurat dari Majelis Pimpinan…

Minggu, 14 Oktober 2018 10:05

Gubernur Diminta Hentikan Pembangunan Masjid

SAMARINDA- Perlu kebijaksanaan seorang gubernur untuk menghentikan pembangunan masjid Pemprov Kaltim…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:06

Ada Kelompok Laki-Laki Penyuka Sesama Jenis di Samarinda?

SAMARINDA  –  Apakah ada kelompok gay di Samarinda? Pertanyaan ini terus menggelayut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:03

Tak Banyak yang Mau Jadi Sekwan, Wali Kota Pesan Ngga Usah Ikut-ikutan Berpolitik

SAMARINDA –  Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang meminta PNS termasuk sekretaris DPRD…

Sabtu, 13 Oktober 2018 09:46

Mampu Jangkau Kawasan Terpencil

SAMARINDA - Keberadaan Tim Relawan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila untuk Sulawesi Tengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .