MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 20 Juni 2018 07:20
Gulat Putra Bertahan di Bulgaria

Diminta Perbanyak Latih Tanding dengan Atlet Senior

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Atlet gulat putra yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games masih berada di Bulgaria, Eropa Tenggara untuk menjalani pelatihan. Namun, untuk pegulat putri sudah lebih dulu kembali ke Tanah Air, beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui timnas gulat Indonesia beranggotakan 6 pegulat putri dan 12 pegulat putra. Dari 18 pegulat pelatnas tersebut, 6 atlet asal Kaltim. Yakni, M Aliansyah (66 kg), Ashar Ramadhani (98 kg), Papang Ramadhani (130 kg), Eko Roni Saputra (57 kg), Ardiansyah (65 kg), dan Dewi Ulfa (53 kg).

"Dan, sampai saat ini belum ada perubahan. Juga ada satu pelatih dari Kaltim yang dipercaya menangani kontingen gulat timnas," ujar Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim, Sumarlani, Selasa (19/6).

Menurut Sumarlani, awalnya pegulat timnas sempat kesulitan, utamanya masalah komunikasi. Karena sebagian besar pegulat Bulgaria menggunakan bahasa Rusia dan Bulgaria. Hanya sedikit yang menggunakan bahasa Inggris. "Mau enggak mau menggunakan bahasa tubuh. Itu yang paling universal," katanya.

Sumarlani menyebut, nantinya para atlet-atlet itu akan menjalani latihan bersama dengan pegulat-pegulat dari Bulgaria. Tak cuma itu, jika ada kompetisi tentunya mereka diharuskan mengikuti. "Waktu dua bulan lebih, setidaknya cukup untuk mendapatkan ilmu demi meraih emas di Asian Games nanti," tegas Lani sapaan karib Sumarlani.

Dia menambahkan, gulat merupakan cabor andalan Kaltim tentunya para atlet diharapkan memberikan pencapaian terbaik dan meraih hasil positif. Tak hanya Asian Games yang menjadi target emas, tapi juga proyeksi jangka panjang pada PON XX 2020 di Papua. "Jaga konsistensi dan tetap semangat berlatih," harap Lani.

Sementara itu, salah satu pegulat nasional Benua Etam, Papang Ramadhani mengungkapkan, saat ini dirinya mulai terbiasa dengan pola latihan maupun lawan yang dihadapi.

Sebelumnya mereka sempat kesulitan, sehingga perlu waktu untuk adaptasi ketika pertama kali tiba di Bulgaria. Sejumlah kendala yang sempat dialami Papang bersama rekan-rekannya, yaitu soal bahasa.

Mayoritas pegulat Bulgaria kurang menguasai bahasa Inggris, sehingga komunikasi antara pegulat Indonesia dan Bulgaria sedikit terganggu. "Hanya ada beberapa atlet Bulgaria yang menggunakan bahasa Inggris. Selebihnya, mereka berbicara menggunakan bahasa Bulgaria dan Rusia. Jadi, kita sempat kebingungan juga," kata Papang. 

Tak hanya itu, cuaca dan perubahan iklim juga menjadi kendala atlet Indonesia. Bahkan, bagi atlet yang baru pertama kali ke Bulgaria akan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan pola latihan dengan iklim di Bulgaria.

“Di Indonesia ada musim panas dan hujan. Sedangkan di Bulgaria itu peralihan musim dingin ke musim semi, adaptasinya yang membuat kami kesulitan berlatih,” ucap Papang.

Meskipun demikian, sekarang Papang dkk sudah mulai nyaman berlatih. Jika kurang mengerti, bisa menggunakan bahasa tubuh dan bahasa Inggris. Pelatih juga meminta terus memperbanyak pengalaman di dalam latihan dengan atlet-atlet nasional Bulgaria, baik senior maupun junior U-20.

"Dari situ, bisa diketahui mengenai kemampuan dan memang jam terbang berbeda. Pada awalnya, kami merasa jauh banget kemampuannya dengan mereka. Tetapi, bertahap kami mampu mengimbangi mereka, bahkan bisa menang. Walaupun masalah perbedaan pengalaman itu yang jadi kendala," tutup Papang. (ypl/is/k15)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 11:02

Tebus Skandal dengan Gelar Juara

Sehari sebelum Denmark Terbuka 2018 dimulai, pebulu tangkis Jepang Kento Momota sempat berjanji bahwa…

Senin, 22 Oktober 2018 11:00

Qatar Kaget dengan Rivaldo Ferre

Qatar U-19 mengakui cukup terkejut dengan permainan Todd Rivaldo Ferre saat jumpa timnas U-19 Indonesia.…

Senin, 22 Oktober 2018 09:50

Motivasi Tinggi ke Bali

SAMARINDA – Akhir pekan nanti menjadi partainya klub terluka. Borneo FC dan Bali United yang bakal…

Senin, 22 Oktober 2018 09:45

Fernando Masih Fifty-Fifty

STRIKER utama Mitra Kukar Fernando Rodriguez harus meninggalkan lapangan lebih dulu saat Naga Mekes…

Senin, 22 Oktober 2018 09:42

Momen Krusial Papan Bawah

BANTUL – Mitra Kukar, Perseru Serui, PS Tira, dan PSMS Medan, merupakan empat tim dengan posisi…

Senin, 22 Oktober 2018 09:30

Maksimalkan Gelaran di Kutim

SANGATTA–Genderang pesta olahraga terbesar se-Kaltim, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim…

Senin, 22 Oktober 2018 09:00

Nyaris Samakan Kedudukan, Penampilan Timnas U-19 Membanggakan

Timnas U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Qatar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),…

Senin, 22 Oktober 2018 07:38

Meriam Masih Panas

LONDON – Sempat diragukan ketika mengawali musim, Arsenal kini sedang dalam performa yang hot.…

Senin, 22 Oktober 2018 07:31

Reuni dengan Lacazette

KETIKA melatih Olympique Lyon musim 2008/09 hingga 2010/11, Claude Puel kedatangan seorang pemain jebolan…

Senin, 22 Oktober 2018 07:27

Absen Setelah 11 Tahun El Clasico

BARCELONA - Kemenangan 4-2 atas Sevilla dan kembali ke puncak klasemen La Liga kemarin dini hari sangat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .