MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 20 Juni 2018 07:20
Gulat Putra Bertahan di Bulgaria

Diminta Perbanyak Latih Tanding dengan Atlet Senior

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Atlet gulat putra yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games masih berada di Bulgaria, Eropa Tenggara untuk menjalani pelatihan. Namun, untuk pegulat putri sudah lebih dulu kembali ke Tanah Air, beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui timnas gulat Indonesia beranggotakan 6 pegulat putri dan 12 pegulat putra. Dari 18 pegulat pelatnas tersebut, 6 atlet asal Kaltim. Yakni, M Aliansyah (66 kg), Ashar Ramadhani (98 kg), Papang Ramadhani (130 kg), Eko Roni Saputra (57 kg), Ardiansyah (65 kg), dan Dewi Ulfa (53 kg).

"Dan, sampai saat ini belum ada perubahan. Juga ada satu pelatih dari Kaltim yang dipercaya menangani kontingen gulat timnas," ujar Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim, Sumarlani, Selasa (19/6).

Menurut Sumarlani, awalnya pegulat timnas sempat kesulitan, utamanya masalah komunikasi. Karena sebagian besar pegulat Bulgaria menggunakan bahasa Rusia dan Bulgaria. Hanya sedikit yang menggunakan bahasa Inggris. "Mau enggak mau menggunakan bahasa tubuh. Itu yang paling universal," katanya.

Sumarlani menyebut, nantinya para atlet-atlet itu akan menjalani latihan bersama dengan pegulat-pegulat dari Bulgaria. Tak cuma itu, jika ada kompetisi tentunya mereka diharuskan mengikuti. "Waktu dua bulan lebih, setidaknya cukup untuk mendapatkan ilmu demi meraih emas di Asian Games nanti," tegas Lani sapaan karib Sumarlani.

Dia menambahkan, gulat merupakan cabor andalan Kaltim tentunya para atlet diharapkan memberikan pencapaian terbaik dan meraih hasil positif. Tak hanya Asian Games yang menjadi target emas, tapi juga proyeksi jangka panjang pada PON XX 2020 di Papua. "Jaga konsistensi dan tetap semangat berlatih," harap Lani.

Sementara itu, salah satu pegulat nasional Benua Etam, Papang Ramadhani mengungkapkan, saat ini dirinya mulai terbiasa dengan pola latihan maupun lawan yang dihadapi.

Sebelumnya mereka sempat kesulitan, sehingga perlu waktu untuk adaptasi ketika pertama kali tiba di Bulgaria. Sejumlah kendala yang sempat dialami Papang bersama rekan-rekannya, yaitu soal bahasa.

Mayoritas pegulat Bulgaria kurang menguasai bahasa Inggris, sehingga komunikasi antara pegulat Indonesia dan Bulgaria sedikit terganggu. "Hanya ada beberapa atlet Bulgaria yang menggunakan bahasa Inggris. Selebihnya, mereka berbicara menggunakan bahasa Bulgaria dan Rusia. Jadi, kita sempat kebingungan juga," kata Papang. 

Tak hanya itu, cuaca dan perubahan iklim juga menjadi kendala atlet Indonesia. Bahkan, bagi atlet yang baru pertama kali ke Bulgaria akan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan pola latihan dengan iklim di Bulgaria.

“Di Indonesia ada musim panas dan hujan. Sedangkan di Bulgaria itu peralihan musim dingin ke musim semi, adaptasinya yang membuat kami kesulitan berlatih,” ucap Papang.

Meskipun demikian, sekarang Papang dkk sudah mulai nyaman berlatih. Jika kurang mengerti, bisa menggunakan bahasa tubuh dan bahasa Inggris. Pelatih juga meminta terus memperbanyak pengalaman di dalam latihan dengan atlet-atlet nasional Bulgaria, baik senior maupun junior U-20.

"Dari situ, bisa diketahui mengenai kemampuan dan memang jam terbang berbeda. Pada awalnya, kami merasa jauh banget kemampuannya dengan mereka. Tetapi, bertahap kami mampu mengimbangi mereka, bahkan bisa menang. Walaupun masalah perbedaan pengalaman itu yang jadi kendala," tutup Papang. (ypl/is/k15)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 11:57

Hanya Butuh Dua Menit, Breazeale Terkapar

NEW YORK- Deontay Wilder membuktikan koarannya. Satu pukulan straight kanan…

Senin, 20 Mei 2019 11:54

Sterling Kandidat Kapteni Three Lions

SELAMA tiga tahun Gareth Southgate menangani timnas Inggris, Joe Hart…

Senin, 20 Mei 2019 11:52

Kemenangan Ke-300 Honda

LE MANS - Honda akhirnya menciptakan milestone saat GP Prancis…

Senin, 20 Mei 2019 11:41

Mimpi Serigala Bisa Musnah

REGIO-EMILIA - Manajemen AS Roma harus membayar mahal keputusan tidak…

Senin, 20 Mei 2019 11:39

Blazers di Ujung Tanduk

PORTLAND-Portland Trail Blazers di ujung tanduk. Kekalahan mereka 99-110 atas…

Senin, 20 Mei 2019 11:36
0 REAL MADRID VS REAL BETIS 2

Epilog Buruk Navas-Bale

MADRID - Real Betis gagal menutup La Liga dengan mulus.…

Senin, 20 Mei 2019 11:01

Zohri Genggam Tiket ke Tokyo 2020

OSAKA – Zohri The Flash kembali membuat bangga Indonesia. Hanya…

Senin, 20 Mei 2019 10:56

Lebih Sulit Quadruple ketimbang Liga Champions

MANCHESTER – Grafik progresif ditampilkan Pep Guardiola dalam capaiannya bersama…

Minggu, 19 Mei 2019 22:22

Apri Gunawan : Kita Bisa Hasilkan Atlet Berprestasi dan Hebat

Sementara itu Sekretaris Umum (Sekum) KONI Samarinda, Apri Gunawan SE…

Minggu, 19 Mei 2019 22:02

Dilantik, KONI Samarinda Tatap Pra-PON

SAMARINDA - Kepengurusan KONI Samarinda resmi dilantik Minggu (19/5). Bertempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*