MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 20 Juni 2018 07:20
Gulat Putra Bertahan di Bulgaria

Diminta Perbanyak Latih Tanding dengan Atlet Senior

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Atlet gulat putra yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games masih berada di Bulgaria, Eropa Tenggara untuk menjalani pelatihan. Namun, untuk pegulat putri sudah lebih dulu kembali ke Tanah Air, beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui timnas gulat Indonesia beranggotakan 6 pegulat putri dan 12 pegulat putra. Dari 18 pegulat pelatnas tersebut, 6 atlet asal Kaltim. Yakni, M Aliansyah (66 kg), Ashar Ramadhani (98 kg), Papang Ramadhani (130 kg), Eko Roni Saputra (57 kg), Ardiansyah (65 kg), dan Dewi Ulfa (53 kg).

"Dan, sampai saat ini belum ada perubahan. Juga ada satu pelatih dari Kaltim yang dipercaya menangani kontingen gulat timnas," ujar Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim, Sumarlani, Selasa (19/6).

Menurut Sumarlani, awalnya pegulat timnas sempat kesulitan, utamanya masalah komunikasi. Karena sebagian besar pegulat Bulgaria menggunakan bahasa Rusia dan Bulgaria. Hanya sedikit yang menggunakan bahasa Inggris. "Mau enggak mau menggunakan bahasa tubuh. Itu yang paling universal," katanya.

Sumarlani menyebut, nantinya para atlet-atlet itu akan menjalani latihan bersama dengan pegulat-pegulat dari Bulgaria. Tak cuma itu, jika ada kompetisi tentunya mereka diharuskan mengikuti. "Waktu dua bulan lebih, setidaknya cukup untuk mendapatkan ilmu demi meraih emas di Asian Games nanti," tegas Lani sapaan karib Sumarlani.

Dia menambahkan, gulat merupakan cabor andalan Kaltim tentunya para atlet diharapkan memberikan pencapaian terbaik dan meraih hasil positif. Tak hanya Asian Games yang menjadi target emas, tapi juga proyeksi jangka panjang pada PON XX 2020 di Papua. "Jaga konsistensi dan tetap semangat berlatih," harap Lani.

Sementara itu, salah satu pegulat nasional Benua Etam, Papang Ramadhani mengungkapkan, saat ini dirinya mulai terbiasa dengan pola latihan maupun lawan yang dihadapi.

Sebelumnya mereka sempat kesulitan, sehingga perlu waktu untuk adaptasi ketika pertama kali tiba di Bulgaria. Sejumlah kendala yang sempat dialami Papang bersama rekan-rekannya, yaitu soal bahasa.

Mayoritas pegulat Bulgaria kurang menguasai bahasa Inggris, sehingga komunikasi antara pegulat Indonesia dan Bulgaria sedikit terganggu. "Hanya ada beberapa atlet Bulgaria yang menggunakan bahasa Inggris. Selebihnya, mereka berbicara menggunakan bahasa Bulgaria dan Rusia. Jadi, kita sempat kebingungan juga," kata Papang. 

Tak hanya itu, cuaca dan perubahan iklim juga menjadi kendala atlet Indonesia. Bahkan, bagi atlet yang baru pertama kali ke Bulgaria akan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan pola latihan dengan iklim di Bulgaria.

“Di Indonesia ada musim panas dan hujan. Sedangkan di Bulgaria itu peralihan musim dingin ke musim semi, adaptasinya yang membuat kami kesulitan berlatih,” ucap Papang.

Meskipun demikian, sekarang Papang dkk sudah mulai nyaman berlatih. Jika kurang mengerti, bisa menggunakan bahasa tubuh dan bahasa Inggris. Pelatih juga meminta terus memperbanyak pengalaman di dalam latihan dengan atlet-atlet nasional Bulgaria, baik senior maupun junior U-20.

"Dari situ, bisa diketahui mengenai kemampuan dan memang jam terbang berbeda. Pada awalnya, kami merasa jauh banget kemampuannya dengan mereka. Tetapi, bertahap kami mampu mengimbangi mereka, bahkan bisa menang. Walaupun masalah perbedaan pengalaman itu yang jadi kendala," tutup Papang. (ypl/is/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 07:43

Lawan Mudah di Babak Pertama

CABANG olahraga tenis rampung melaksanakan drawing Sabtu (18/8). Dua sektor andalan Indonesia masuk…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:42

Garansi Berikan Penampilan Terbaik

JAKARTA - Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya tersaring 10 atlet hoki Kaltim yang bakal menjadi…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:40

Gregoria Ogah Terbebani

JAKARTA - Gregoria Mariska menjadi salah satu atlet bulu tangkis Indonesia yang bakal mengecap atmosfer…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:33

Penjual Es Krim yang Membawa Obor Asian Games 2018

Kirab obor Asian Games 2018 digelar sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat dan mengenalkan potensi…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:25

Format 8 Besar Liga 3 Berpotensi Berubah

BONTANG – Babak delapan besar Liga 3 Zona Kaltim tinggal menyisakan tiga laga. Namun skema tersebut…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:48

AWALI MEMORI INDAH

CHIVEO  —  Cristiano Ronaldo akan membuat debutnya di Serie A bersama Juventus dengan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:46

GILIRAN POCHETTINO TIRU ALLI

Selebresi unik gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli kala mencetak gol ke gawang Newcastle (11/8) menjadi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:45

Tujuh Belasan, Jajal Rute 380 Km

BANYAK cara dilakukan untuk memaknai momen HUT ke-72 Republik Indonesia. Salah satunya seperti yang…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:43

Cech Masih Pantas

CHELSEA  –  Banyak spekulasi yang menyebut bahwa Petr Cech tidak akan mendapat tempat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:42

Piccolo Principe Itu Pun Pergi

GIORGIO   Chiellini jadi satu-satunya saksi susah payahnya Juventus ketika dihukum turun ke kasta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .