MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 20 Juni 2018 06:40
Juni, Inflasi Kaltim Diprediksi Terkendali
RUTINITAS TAHUNAN: Meski terjadi peningkatan inflasi pada Juni 2018, BI memprediksi tidak lebih dari 0,5 persen. Kenaikan diakibatkan harga bahan pangan yang melambung selama Ramadan dan Idulfitri.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski beberapa harga pangan melambung sejak awal bulan, seperti ayam broiler, daging sapi, telur, serta tiket pesawat, inflasi pada Juni 2018 diprediksi tetap terkendali. Bank Indonesia (BI) Kaltim memprediksi, inflasi pada Juni 2018 masih di bawah 0,50 persen.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, inflasi Mei lalu tercatat 0,37 persen. Terjadi peningkatan 18 persen dibandingkan April 2018 di angka 0,30 persen. Kenaikan ini disebabkan momen Ramadan yang dimulakan pertengahan Mei hingga akhir Mei. Adapun pembentuk komponen inflasi utamanya didorong kelompok volatile food.

“Ramadan dan Idulfitri pasti membuat inflasi meninggi. Usai Idulfitri, kami prediksikan Inflasi Juni ikut naik, namun paling tinggi hanya menyentuh 0,50 persen. Kami yakin tidak akan melebihi 1 persen,” katanya kepada Kaltim Post, Selasa (19/6).

Dia menjelaskan, pihaknya begitu yakin karena di lapangan terjadi peningkatan harga. Meski sejatinya suplai barang cukup bahkan hingga tiga bulan ke depan. “Kenaikan harga pasti terjadi. Ini yang menyebabkan meningkatnya inflasi. Namun, inflasi Kaltim cukup terkendali. Ini akan terus berlanjut pada periode Juni,” katanya.

Nur mengatakan, inflasi pada triwulan pertama mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Inflasi Kaltim tercatat 2,58 persen year on year (yoy) pada triwulan I 2018, lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2017 sebesar 3,14 persen (yoy). “Inflasi Kaltim triwulan pertama 2018 merupakan capaian inflasi triwulan I terendah sejak 2008,” tuturnya,

Menurutnya, penurunan tekanan inflasi kelompok administered prices menjadi penyebab utama turunnya inflasi Kaltim pada triwulan I 2018. Inflasi kelompok administered prices tercatat 4,78 persen (yoy) pada triwulan I 2018, turun dibandingkan triwulan IV 2018 sebesar 8,35 persen (yoy).

“Pada triwulan kedua 2018, kami perkirakan akan mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya pada rentang 2,51-2,91 persen (yoy),” ujarnya.

Risiko tersebut, bersumber dari kelompok volatile food yang dipengaruhi oleh tingginya permintaan selama Ramadan dan Idulfitri sesuai dengan polanya. Sementara itu, lonjakan permintaan angkutan udara Ramadan dan Idulfitri juga menjadi faktor risiko peningkatan tekanan inflasi pada kelompok administered prices. “Inflasi bulanan masih sangat terkendali, begitu juga Juni ini,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 06:47

Berharap Bantuan Pemprov

SAMARINDA - Pemkot Samarinda berencana memperbaiki jalur logistik yang menghubungkan Terminal Peti Kemas…

Rabu, 18 Juli 2018 06:42
Keuntungan Indonesia Jadi Tuan Rumah IMF-WBG 2018 (1)

Ukir Tinta Emas Sekarang atau Menanti 564 Tahun Lagi

Tidak mudah bagi Indonesia mendapat kepercayaan dunia menggelar Annual Meeting International Monetary…

Rabu, 18 Juli 2018 06:38

YA TUHANKU...!! Bulan Mei, Utang Indonesia Tembus Rp 5.020 T

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir…

Rabu, 18 Juli 2018 06:37

Lindungi Industri Kelapa Sawit

JAKARTA - Industri Kelapa Sawit Indonesia dan India menyepakati pengembangan secara berkelanjutan. Itu…

Rabu, 18 Juli 2018 06:36

1 Agustus, Tindak Kendaraan Logistik Overload

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan, mulai 1 Agustus 2018 penurunan muatan…

Selasa, 17 Juli 2018 07:05

Rupiah Bisa Bertahan di Zona Hijau

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini diperkirakan…

Selasa, 17 Juli 2018 07:02

Penduduk Miskin Turun

JAKARTA – Upaya pemerintah menekan angka kemiskinan di Tanah Air mulai menunjukkan hasil membanggakan.…

Selasa, 17 Juli 2018 07:01

Saatnya Investasi Emas

JAKARTA - Harga emas dunia mulai naik pada awal pekan ini akibat dolar Amerika Serikat (AS) yang mulai…

Selasa, 17 Juli 2018 07:00

Antisipasi Perang Dagang Amerika Serikat

JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berencana melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat…

Senin, 16 Juli 2018 06:56

Mulai Pikirkan Hilirisasi

JAKARTA – Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam beberapa bulan terakhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .