MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 19 Juni 2018 10:24
Hindari Kemacetan, Jangan Lewat Mahakam

Jembatan Mahulu dan Mahkota II Bisa Jadi Alternatif

ARUS BALIK : Jembatan Mahakam merupakan salah satu titik macet di Kota Tepian.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Kepadatan lalu lintas di Samarinda hanya bersifat kondisional. Bila dua hari lalu kemacetan terlihat cukup panjang saat memasuki Jembatan Mahakam, kemarin (18/6), lalu lintas terpantau ramai lancar. Namun, kepadatan kerap terjadi jelang malam hari.

Dari pantauan Kaltim Post kemarin, ketimbang Jembatan Mahkota II dan Jembatan Mahulu, Jembatan Mahakam tampaknya masih menjadi primadona bagi pengendara. Baik yang menuju dalam kota maupun keluar. Itu terlihat kepadatan terjadi pada waktu tertentu di jembatan yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang tersebut.

Seperti dua hari lalu, kemacetan terjadi pada pukul 19.30 Wita. Dari sisi Samarinda Seberang, tampak kendaraan mengular sepanjang 1 kilometer. Mereka berjalan merayap masuk ke Jembatan Mahakam. Begitu juga di sisi Samarinda Kota.

Sementara kemarin, pada pukul 19.00 Wita, arus lalu lintas dari arah Samarinda Seberang yang hendak masuk ke jembatan yang selesai dibangun pada 19 Agustus 1986 itu juga terjadi penumpukan kendaraan. Meski begitu, tak sampai mengular panjang. Kemacetan disebabkan oleh penyempitan jalur akibat pembangunan Jembatan Mahakam IV ditambah pengendara roda empat yang mendominasi.

Kanit Patroli dan Pengawalan Satlantas Polresta Samarinda AKP Yasir memprediksi, warga akan kembali memadati Kota Tepian hari ini dan besok (20/6). Sebab, Rabu merupakan hari terakhir cuti bersama. Jadi, pada Kamis (21/6), warga yang bekerja mulai menjalani rutinitas. Namun, sejumlah perusahaan sudah mulai bekerja sejak Senin (18/6).

Yasir menjelaskan, arus balik pemudik diperkirakan tidak sampai membuat kemacetan yang signifikan. Sebab, konsentrasi para pengendara pecah ke beberapa jalur masuk Samarinda, seperti Jembatan Mahulu dan Jembatan Mahkota II. Itu yang disarankan agar tak terjadi penumpukan di Jembatan Mahakam.

Sementara kemarin, kemacetan parah terjadi di kawasan Pasar Sungai Dama, Jalan Otto Iskandardinata. Jalan sempit dan rute yang menanjak memaksa pengemudi memacu lamban kendaraannya. Sebab itu, kemacetan tak terhindarkan dari pukul 14.00 Wita sampai 18.30 Wita. “Tapi, hari ini (kemarin), arus lalu lintas terpantau aman di daerah Jembatan Mahkota II. Tak seperti Minggu yang padat,” tuturnya.

Dikatakan, para pengendara yang sudah paham rute di Samarinda biasanya tidak memilih Jembatan Mahakam sebagai jalur masuk ke Samarinda Kota. Sejumlah pemudik dari arah Balikpapan memilih masuk melalui Jembatan Mahakam Hulu. Atau yang dari Samboja, Muara Jawa, dan Sangasanga, Kutai Kartanegara memilih lewat Jembatan Mahkota II. “Itu untuk menghindari kepadatan di Jembatan Mahakam,” ungkapnya.

Yasir mengatakan, untuk mengantisipasi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi besok, sejumlah anggota telah dikerahkan berjaga di titik-titik rawan kemacetan. Bahkan, akan memberlakukan rekayasa lalu lintas bila terjadi kemacetan panjang.

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Boney Wahyu Wicaksono menambahkan, sistem buka tutup jalur bisa diterapkan bila terjadi kepadatan kendaraan. Selain itu, pemudik bisa memilih jalur alternatif untuk mengarah dalam kota. Hal itu tentu sangat membantu mengurangi terjadinya penumpukan kendaraan. Meski demikian, kepadatan arus lalu lintas kerap terjadi di sisi Samarinda Seberang sekitar pukul 19.00-21.00 Wita. (*/dra/*/iks/rom/k11)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah…

Minggu, 11 November 2018 08:24

KSOP Semprit Pengelola Pelabuhan

SAMARINDA – Semrawut, masuk bukan pada jalan seharusnya, masih ada…

Sabtu, 10 November 2018 23:33

Asset Hotel Atlet dan Lahan Transmart Telah Dinilai Oleh DJKN

SAMARINDA- Tak banyak yang tahu jika Pemerintah Provinsi Kaltim telah…

Sabtu, 10 November 2018 06:54

Empat Tahanan Jebol Jeruji Besi

LANGIT  masih gelap, jarum jam dinding menunjukkan pukul 04.10 Wita.…

Jumat, 09 November 2018 09:59

Pulau Derawan Perlu Perhatian

SAMARINDA–Pulau Derawan yang menjadi salah satu lokasi wisata unggulan di…

Jumat, 09 November 2018 09:39

Libatkan Milenial, Securitech Kembangkan Sayap di Samarinda

SAMARINDA – Securitech Indonesia (PT. Candi Agung Majapahit) melebarkan sayapnya…

Jumat, 09 November 2018 08:08

Karena Utang, Persahabatan Tumbang

PERSAHABATAN yang sudah terjalin lama, hancur begitu saja. Rudiansyah (26)…

Kamis, 08 November 2018 08:46

IMB Masjid Pemprov Tak Kunjung Terbit, Ini Alasannya...

SAMARINDA- Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Samarinda tidak dapat mengintervensi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .