MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 19 Juni 2018 10:24
Hindari Kemacetan, Jangan Lewat Mahakam

Jembatan Mahulu dan Mahkota II Bisa Jadi Alternatif

ARUS BALIK : Jembatan Mahakam merupakan salah satu titik macet di Kota Tepian.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Kepadatan lalu lintas di Samarinda hanya bersifat kondisional. Bila dua hari lalu kemacetan terlihat cukup panjang saat memasuki Jembatan Mahakam, kemarin (18/6), lalu lintas terpantau ramai lancar. Namun, kepadatan kerap terjadi jelang malam hari.

Dari pantauan Kaltim Post kemarin, ketimbang Jembatan Mahkota II dan Jembatan Mahulu, Jembatan Mahakam tampaknya masih menjadi primadona bagi pengendara. Baik yang menuju dalam kota maupun keluar. Itu terlihat kepadatan terjadi pada waktu tertentu di jembatan yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang tersebut.

Seperti dua hari lalu, kemacetan terjadi pada pukul 19.30 Wita. Dari sisi Samarinda Seberang, tampak kendaraan mengular sepanjang 1 kilometer. Mereka berjalan merayap masuk ke Jembatan Mahakam. Begitu juga di sisi Samarinda Kota.

Sementara kemarin, pada pukul 19.00 Wita, arus lalu lintas dari arah Samarinda Seberang yang hendak masuk ke jembatan yang selesai dibangun pada 19 Agustus 1986 itu juga terjadi penumpukan kendaraan. Meski begitu, tak sampai mengular panjang. Kemacetan disebabkan oleh penyempitan jalur akibat pembangunan Jembatan Mahakam IV ditambah pengendara roda empat yang mendominasi.

Kanit Patroli dan Pengawalan Satlantas Polresta Samarinda AKP Yasir memprediksi, warga akan kembali memadati Kota Tepian hari ini dan besok (20/6). Sebab, Rabu merupakan hari terakhir cuti bersama. Jadi, pada Kamis (21/6), warga yang bekerja mulai menjalani rutinitas. Namun, sejumlah perusahaan sudah mulai bekerja sejak Senin (18/6).

Yasir menjelaskan, arus balik pemudik diperkirakan tidak sampai membuat kemacetan yang signifikan. Sebab, konsentrasi para pengendara pecah ke beberapa jalur masuk Samarinda, seperti Jembatan Mahulu dan Jembatan Mahkota II. Itu yang disarankan agar tak terjadi penumpukan di Jembatan Mahakam.

Sementara kemarin, kemacetan parah terjadi di kawasan Pasar Sungai Dama, Jalan Otto Iskandardinata. Jalan sempit dan rute yang menanjak memaksa pengemudi memacu lamban kendaraannya. Sebab itu, kemacetan tak terhindarkan dari pukul 14.00 Wita sampai 18.30 Wita. “Tapi, hari ini (kemarin), arus lalu lintas terpantau aman di daerah Jembatan Mahkota II. Tak seperti Minggu yang padat,” tuturnya.

Dikatakan, para pengendara yang sudah paham rute di Samarinda biasanya tidak memilih Jembatan Mahakam sebagai jalur masuk ke Samarinda Kota. Sejumlah pemudik dari arah Balikpapan memilih masuk melalui Jembatan Mahakam Hulu. Atau yang dari Samboja, Muara Jawa, dan Sangasanga, Kutai Kartanegara memilih lewat Jembatan Mahkota II. “Itu untuk menghindari kepadatan di Jembatan Mahakam,” ungkapnya.

Yasir mengatakan, untuk mengantisipasi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi besok, sejumlah anggota telah dikerahkan berjaga di titik-titik rawan kemacetan. Bahkan, akan memberlakukan rekayasa lalu lintas bila terjadi kemacetan panjang.

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Boney Wahyu Wicaksono menambahkan, sistem buka tutup jalur bisa diterapkan bila terjadi kepadatan kendaraan. Selain itu, pemudik bisa memilih jalur alternatif untuk mengarah dalam kota. Hal itu tentu sangat membantu mengurangi terjadinya penumpukan kendaraan. Meski demikian, kepadatan arus lalu lintas kerap terjadi di sisi Samarinda Seberang sekitar pukul 19.00-21.00 Wita. (*/dra/*/iks/rom/k11)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 10:32

Pimpinan Termuda Partai Se-Indonesia

TANA PASER – Meski terlahir bukan dari keluarga politikus, Priyan Dita Arie Sandy sejak duduk…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Psikolog Rekomendasikan Observasi

SAMPAI kemarin (17/7), kepolisian masih menelusuri penyebab timbulnya aksi brutal Sarifuddin, dua hari…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Belum Bisa Disebut Gangguan Jiwa

Kejadian yang menimpa Muhammad Riharja (38), membuat masyarakat Benua Etam terenyuh dan geram. Entah…

Selasa, 17 Juli 2018 23:22

Kini, Daftar Perkara Cukup Lewat Online

SAMARINDA – Transparansi harus terus digaungkan, lembaga peradilan pun harus terus mengedepankan…

Selasa, 17 Juli 2018 10:44

Gerindra Lagi Seksi, Target Menang di Kaltim

SAMARINDA - Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun memastikan semua daerah pemilihan (dapil) telah memiliki…

Selasa, 17 Juli 2018 08:42

KESETANAN..!! Pekerja Ruko Ngamuk, Kepala Orang Dicatuk Pakai Tukul, 1 Tewas

SAMARINDA–Banyak pengendara tiba-tiba menghentikan laju kendaraan saat melintas di persimpangan…

Senin, 16 Juli 2018 12:34
Pekerja BPU Cukup Bayar Rp 16.800 Per Bulan

Tingkatkan Peran PKH di Masyarakat

SAMARINDA–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, terus berupaya…

Senin, 16 Juli 2018 10:13

Pemilihan Wawali Molor Lagi

SAMARINDA – Rencana pemilihan wakil wali kota (wawali) Samarinda, seperti bola liar saja. Sejak…

Senin, 16 Juli 2018 10:13

Maling Ditangkap oleh Saudara Sendiri

SAMARINDA – Langkah kaki Herli Febrianto berjalan pelan sembari berjengket, memasuki pintu belakang…

Senin, 16 Juli 2018 10:07

Vaksinasi Campak dan Rubella Digelar Serentak

SAMARINDA – Agustus mendatang, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim melakukan imunisasi campak dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .