MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 19 Juni 2018 08:45
Kesalahan Fatal dan Cenderung Disengaja

Foto Alquran Salah Cetak Beredar

Muhammadiyah Amin

PROKAL.CO, JAKARTA – Untuk sekian kalinya terjadi kasus kesalahan cetak Alquran. Kali ini kabar kesalahan pencetakan Alquran itu beredar melalui pesan singkat WhatsApp (WA). Di dalam pesan yang berisi foto halaman Alquran tersebut, kesalahan terjadi pada Surat Al-Baqarah ayat tiga dan empat.

Pada ayat ketiga, terdapat tiga kesalahan. Paling fatal terjadi pada pengujung ayat. Yang benar seharusnya yunfiqun, namun tertulis yuqimun. Kemudian menjelang akhir ayat keempat yang seharusnya berbunyi minkoblika wa bil akhiroti, tertulis minkoblika bil akhiroti alias tidak ada wa-nya.

Terkait beredarnya kabar Alquran salah cetak tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) sedang menelusuri beberapa informasi. Yakni mencari cover atau sampul foto Alquran tersebut. Sebab, untuk menelusuri siapa penerbit dan tahun terbit Alquran itu paling mudah dilihat di halaman sampulnya.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin sebelumnya mengaku belum mendapatkan foto Alquran yang dilaporkan salah cetak itu. Namun, ketika melihat foto itu, dia menyampaikan rasa kaget. “Wah, ini kesalahan parah dan cenderung disengaja,” katanya kemarin.

Dia mencontohkan pada pengujung ayat yang ketiga seharusnya berbunyi yunfiqun yang artinya menginfakkan. Tetapi di dalam Alquran yang salah cetak tersebut tertulis yuqimun dan artinya adalah melaksanakan.

Amin mengatakan, sayang sekali yang beredar masih foto halaman dalam Alquran saja. Karena itu, tim Kemenag langsung turun ke lapangan untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Dia juga berharap masyarakat ikut melaporkan jika mendapatkan foto tersebut. Apalagi jika komplet dengan cover atau nama penerbitnya.

Senada dengan Amin, Direktur Urusan Agama Islam Kemenag Juraidi mengatakan, mereka harus memastikan lebih dahulu siapa yang mencetak dan kapan pencetakan Alquran tersebut. Selain itu, dipastikan apakah Alquran tersebut sudah memiliki tanda tashihnya. Tanda tashih itu merupakan tanda bahwa Alquran tersebut sudah dicek atau diteliti dengan cermat oleh Lajnah Pentashih Musfah Alquran Kemenag. (wan/oki/jpnn/rom/k11)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 11:07
Dari Rakonreg PDRB Se-Kalimantan yang Dibuka Gubernur Isran Noor

Minta Ada Menteri dari Kaltim agar Pembangunan Merata

Rapat Konsultasi Analisis Ekonomi Regional (Rakonreg) Produk Domestik Regional Bruto…

Kamis, 18 Juli 2019 11:06

Karsa yang Mengalir Sampai Jauh

KABUT belum akan beranjak pergi. Sisa-sisa hawa dingin semalam masih…

Kamis, 18 Juli 2019 10:59
Langgam Pengabdian di Garis Depan

Jejak-Jejak Prajurit di Tapal Batas

Medan juang ini terasa berbeda. Penegasan kebanggaan di ujung negeri.…

Rabu, 17 Juli 2019 11:58

Puluhan Desa Tagih Janji Gubernur

Puluhan desa dari tiga kecamatan di Kukar menagih janji politik…

Rabu, 17 Juli 2019 11:56

Lelang Investasi Jembatan Tol Teluk Balikpapan Dimulai

PENAJAM- Tahapan lelang investasi pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan akhirnya…

Rabu, 17 Juli 2019 11:46

Bandara SAMS Sepinggan Jajaki Rute Tujuan Brunei

BALIKPAPAN – Beroperasinya Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Rabu, 17 Juli 2019 11:08

Nasib Puluhan Pelajar Masih Menggantung

Nasib puluhan pelajar yang ditolak masuk SMP 11 Balikpapan masih…

Rabu, 17 Juli 2019 11:07

Gubernur Isran Beber Program di Depan Direksi Kaltim Post

Kaltim punya banyak potensi berikut masalahnya. Mulai urusan banjir di…

Rabu, 17 Juli 2019 11:06

Sabu Rp 10 M dari Tawau Gagal Edar

BALIKPAPAN-Benua Etam memang jadi idola bandar dari Malaysia untuk jalur…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Lelang Investasi Tol Teluk Balikpapan Dimulai, Wujud Jembatan Makin Kelihatan

Tak ada usaha yang sia-sia. Selama dikerjakan dengan sungguh-sungguh, disertai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*