MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 18 Juni 2018 10:52
Tren Naik Penerimaan Zakat
MENINGKAT: Penerimaan fitrah, baik beras maupun mal, di Masjid Agung Tanah Grogot 2018 ini melonjak ketimbang tahun lalu.

PROKAL.CO, TANA PASER – Penerimaan zakat fitrah, mal, infak, sedekah dan fidyah selama 1439 Hijriah di Masjid Agung Nurul Falah Tana Paser, meningkat dibanding tahun lalu. Sekretaris Badan Amil Zakat Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot M Shidiq Said mengatakan, jika tahun lalu totalnya mencapai Rp 122 juta, maka untuk tahun ini di angka Rp 149.211.000 berupa zakat harta. Sedangkan zakat fitrah beras mencapai 7.236 kg.

“Untuk jumlah muzaki atau pemberi zakat mencapai 5.749 jiwa dan mustahik atau penerima zakat di angka 2.293 jiwa. Pembagian per jiwa uang Rp 40.000 dan beras 3 kilogram,” ujar ketua 1 Badan Pengelola Masjid Agung Nurul Falah itu, kemarin (17/6).

Jumlah penerima tahun ini kata dia, tidak berbeda jauh dengan tahun lalu. Untuk Masjid Agung Nurul Falah, hanya fokus di Kecamatan Tanah Grogot sebanyak 21 RT, khususnya di perkotaan, sedangkan untuk beberapa desa dikoordinasikan oleh panitia masjid sekitar. Namun, untuk angka uang per jiwa, dari Rp 30.000 menjadi Rp 40.000.

Selama proses penerimaan hingga penyaluran zakat, sedikitnya ada 40 lebih panitia terlibat, ditambah anak-anak yang membantu penimbangan fitrah sekitar 20 anak. Biasanya proses penimbangan fitrah selesai pukul 12.00 malam, namun terkadang ada wajib zakat yang mengantarkan haknya sampai sebelum subuh saat memasuki 1 Syawal.

"Syukurnya tiap RT sudah siap siaga membantu membagikan. Memang waktu menunaikan fitrah terbaik ialah menjelang salat Id. Biasanya yang mengantar zakatnya ke masjid pada subuh itu warga luar yang kebetulan singgah di sini, kalau warga Tanah Grogot sendiri biasanya cepat," jelasnya.

 Shidiq mengatakan, yang menerima zakat dan lainnya ada delapan golongan, mereka ialah kaum fakir, miskin, ibnu sabil, orang yang terhutang, amil, budak, mualaf, dan musafir. Namun biasanya hanya dibagikan ke yang paling membutuhkan dan terdata yakni fakir, miskin, amil, dan mualaf. (*/jib/iza/k9)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:00

Dua Pelamar CPNS Tak Hadir Pemberkasan

PENAJAM- Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan…

Jumat, 15 Februari 2019 09:51

Mutasi Massal Didukung Legislator

SANGATTA–Mutasi pejabat teras di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab…

Jumat, 15 Februari 2019 09:41

Belanja Media Kembali Dikorupsi?

TANJUNG REDEB–Setelah terjadi persoalan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran 2017, kini…

Jumat, 15 Februari 2019 09:33

Sabu Senilai Rp 650 Juta Dimusnahkan

SANGATTA–Sebanyak 289,66 gram narkoba jenis sabu dimusnahkan Polres Kutai Timur…

Jumat, 15 Februari 2019 09:30

Materi Tuntutan Belum Siap, Jaksa Pertimbangkan Pengembalian Rp 300 Juta

SAMARINDA – Pembacaan tuntutan untuk dua terdakwa kasus korupsi di…

Jumat, 15 Februari 2019 09:30

Kasus Ganja Bergulir ke Pengadilan Tinggi

SENDAWAR - Tiga warga Mahakam Ulu (Mahulu) yang didakwa terlibat…

Jumat, 15 Februari 2019 09:29

Golkar Target 110 Kursi di Senayan

TENGGARONG – Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar…

Jumat, 15 Februari 2019 09:05

Edi Jadi Bupati Kukar, Hal Ini yang Jadi Fokus Pekerjaannya...

TENGGARONG - Setelah resmi dilantik sebagai bupati Kutai Kartanegara, Edi…

Kamis, 14 Februari 2019 10:50

Pejabat Teras Pemkab Rotasi Massal

SANGATTA–Sesuai rekomendasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), Bupati Kutai…

Kamis, 14 Februari 2019 10:49

Kurir 1 Kg Sabu Dituntut 19 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB–Terdakwa kurir narkoba 1 kilogram (kg), Syahril, dituntut 19…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*