MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 18 Juni 2018 10:52
Tren Naik Penerimaan Zakat
MENINGKAT: Penerimaan fitrah, baik beras maupun mal, di Masjid Agung Tanah Grogot 2018 ini melonjak ketimbang tahun lalu.

PROKAL.CO, TANA PASER – Penerimaan zakat fitrah, mal, infak, sedekah dan fidyah selama 1439 Hijriah di Masjid Agung Nurul Falah Tana Paser, meningkat dibanding tahun lalu. Sekretaris Badan Amil Zakat Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot M Shidiq Said mengatakan, jika tahun lalu totalnya mencapai Rp 122 juta, maka untuk tahun ini di angka Rp 149.211.000 berupa zakat harta. Sedangkan zakat fitrah beras mencapai 7.236 kg.

“Untuk jumlah muzaki atau pemberi zakat mencapai 5.749 jiwa dan mustahik atau penerima zakat di angka 2.293 jiwa. Pembagian per jiwa uang Rp 40.000 dan beras 3 kilogram,” ujar ketua 1 Badan Pengelola Masjid Agung Nurul Falah itu, kemarin (17/6).

Jumlah penerima tahun ini kata dia, tidak berbeda jauh dengan tahun lalu. Untuk Masjid Agung Nurul Falah, hanya fokus di Kecamatan Tanah Grogot sebanyak 21 RT, khususnya di perkotaan, sedangkan untuk beberapa desa dikoordinasikan oleh panitia masjid sekitar. Namun, untuk angka uang per jiwa, dari Rp 30.000 menjadi Rp 40.000.

Selama proses penerimaan hingga penyaluran zakat, sedikitnya ada 40 lebih panitia terlibat, ditambah anak-anak yang membantu penimbangan fitrah sekitar 20 anak. Biasanya proses penimbangan fitrah selesai pukul 12.00 malam, namun terkadang ada wajib zakat yang mengantarkan haknya sampai sebelum subuh saat memasuki 1 Syawal.

"Syukurnya tiap RT sudah siap siaga membantu membagikan. Memang waktu menunaikan fitrah terbaik ialah menjelang salat Id. Biasanya yang mengantar zakatnya ke masjid pada subuh itu warga luar yang kebetulan singgah di sini, kalau warga Tanah Grogot sendiri biasanya cepat," jelasnya.

 Shidiq mengatakan, yang menerima zakat dan lainnya ada delapan golongan, mereka ialah kaum fakir, miskin, ibnu sabil, orang yang terhutang, amil, budak, mualaf, dan musafir. Namun biasanya hanya dibagikan ke yang paling membutuhkan dan terdata yakni fakir, miskin, amil, dan mualaf. (*/jib/iza/k9)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 10:24

Komisioner KPU Kurang Diminati?

TANA PASER-PENAJAM–Pendaftaran calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten…

Selasa, 13 November 2018 10:23

Ujian SKD di Penajam Dimulai Pagi Ini

PENAJAM–Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 13 November 2018 10:22

Selalu Siap Melaksanakan Aspirasi Rakyat

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Paser, Senin (12/11), memperingati…

Selasa, 13 November 2018 10:11

Kalau Abaikan Hal Ini, Layanan Publik Dinonaktifkan

SANGATTA – Bagi warga negara Indonesia yang sampai akhir 2018…

Selasa, 13 November 2018 10:10

Tingkatkan Dua Jalan, Dikucur Rp 1,7 Miliar

BONTANG -  Menjelang akhir 2018, peningkatan aspal jalan dilakukan untuk…

Selasa, 13 November 2018 10:08

Permintaan Tinggi, Ikan Bandeng Sulit Dicari

TANJUNG REDEB – Ikan bandeng di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Selasa, 13 November 2018 10:06

Jaring 1.070 Pelanggar, 525 Orang Ditilang

SANGATTA - Tercatat 1.070 pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas…

Selasa, 13 November 2018 07:50

Komisioner KPU Kurang Diminati?

PENAJAM – Pendaftaran calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di…

Selasa, 13 November 2018 07:47

Persentase Kelulusan Masih Rendah

TANA PASER – Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 13 November 2018 07:46

Ujian SKD di Penajam Dimulai Pagi Ini

PENAJAM – Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .