MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 18 Juni 2018 08:05
TEGAS..!! RM Tahu Sumedang Harus Tutup saat Idulfitri
Rumah makan Tahu Sumedang di jalan poros Balikpapan Samarinda.

PROKAL.CO, BATAS waktu pengurusan izin RM Tahu Sumedang, Jalan Soekarno-Hatta, Km 50, di kawasan Tahura Bukit Soeharto tinggal 13 hari lagi. Namun, hingga saat ini, izin kolaborasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) belum terbit.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim Wahyu Widhi Heranata menegaskan, jika hingga 1 Juli izin kolaborasi tidak terbit, RM Tahu Sumedang ditutup sementara. Keputusan itu sudah bulat sesuai instruksi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Sikap tegas itu sebagai bukti pemprov tidak main-main atas kewajiban RM Tahu Sumedang segera mengurus izin sesuai aturan. “Kami akan pasang spanduk besar. Silakan lihat sendiri nanti,” tegas Wahyu ketika dikonfirmasi tadi malam (17/6).

Dikatakan, batas toleransi terhadap RM Tahu Sumedang di Bukit Soeharto sudah lebih dari cukup. Kini saatnya aturan ditegakkan. RM Tahu Sumedang jika ingin tetap beroperasi harus mengurus izin kolaborasi. Kemudian, mengikuti ketentuan dalam perjanjian kerja sama. Seperti menyetorkan pajak kepada Pemprov Kaltim sebagai pihak yang berhak menerima. Bukan kepada Pemkab Kukar seperti yang selama ini dilakukan. “Tiap bulan, RM Tahu Sumedang menyetor rata-rata ratusan juta rupiah ke Pemkab Kukar bukan ke pemprov,” ujarnya.

Selain tidak membayar pajak ke pemprov, RM Tahu Sumedang menjadi penyebab kemacetan. Terutama ketika musim mudik-balik Lebaran dan libur sekolah. Antrean kendaraan dan parkir di RM Tahu Sumedang membuat arus kendaraan baik dari arah Samarinda maupun Balikpapan macet. Kemacetan terjadi bahkan hingga puluhan kilometer. Walhasil, petugas dinas perhubungan maupun kepolisian dibuat kerepotan.

Sadar atas masalah itu, Wahyu mengatakan, dalam perjanjian kerja sama dengan RM Tahu Sumedang bakal disyaratkan untuk menutup aktivitas selama libur Lebaran. Itu mesti dilakukan demi mengakhiri momok kemacetan yang selama ini dikeluhkan warga. “Selama 10 tahun sudah berjualan di kawasan Bukit Soeharto tanpa izin, ditutup selama libur Lebaran tidak masalah,” ucapnya.

Lalu, bagaimana dengan operasional warung panjang? Dia menyatakan, aktivitas warung itu juga bakal dihitung. Menimbulkan macet atau tidak. Jika iya, berlaku sama seperti RM Tahu Sumedang.

Dikatakan, pemilik warung panjang juga harus mengurus izin ke KLHK. Sama seperti RM Tahu Sumedang. Hanya bentuknya berbeda, bisa dalam wadah koperasi. “Semua harus urus izin. Ada pajak yang mereka harus bayar, tidak bisa seenaknya,” pungkasnya. (*/him/rom/k11)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 01:42

AYO, BUNGKAM VIETNAM

KUALA LUMPUR  –  Timnas Indonesia U-16 memang baru menjalani satu laga di fase Grup…

Sabtu, 22 September 2018 01:41

Sembilan Caleg Dicoret

SAMARINDA  –   Sebanyak 709 calon anggota legislatif (caleg) berebut 55 kursi DPRD Kaltim…

Sabtu, 22 September 2018 01:40

Mau Nikah, Hadiri Grand Wedding Expo

EMPAT tahun sudah Kaltim Post menggelar Grand Wedding Expo secara berturut-turut. Banyak kejutan yang…

Sabtu, 22 September 2018 01:35

Tanpa Ribet, Cukup Berurusan dengan Mesin di Imigrasi

Serangkaian aksiterorisme mengguncang Amerika pada 11 September 2001. Setelah 17 tahun berlalu, bagaimana…

Sabtu, 22 September 2018 01:32

Panas-Dingin DPRD dan Pemprov

SAMARINDA  -  Tensi tinggi pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Kaltim 2018 antara Badan Anggaran…

Jumat, 21 September 2018 09:12

41 Eks Koruptor Resmi Bertarung

JAKARTA – Sebanyak 41 mantan koruptor dipastikan bakal ikut bertarung memperebutkan kursi wakil…

Jumat, 21 September 2018 09:09

Tetap Dihukum Berat meski Berstatus Anak

BALIKPAPAN - Meski telah terungkap, namun pembunuhan pasangan suami istri (pasutri), Wanto (45) dan…

Jumat, 21 September 2018 09:06

2019 Mulai Kelola Jatah Blok Mahakam

SAMARINDA  -  Keterlibatan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) di Blok Mahakam…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Tugas Pertama Menyambut Jamaah Haji

PENAJAM - Penajam Paser Utara (PPU) resmi memiliki bupati dan wakil bupati baru. Abdul Gafur Mas’ud…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Omzet Perajin Berkurang, Berharap Rupiah Segera Perkasa

Tempe belakangan jadi viral. Seiring menguatnya nilai tukar dolar. Apalagi setelah ada kalimat kiasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .