MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 18 Juni 2018 06:50
Don’t Cry Argentina

Beda Reaksi setelah Ditahan Imbang Islandia

BUANG KESEMPATAN: Penyerang Argentina Lionel Messi mengusap matanya sesaat akan dihampiri gelandang Islandia Johann Gudmundsson . (AFP PHOTO / Francisco)

PROKAL.CO, class="Default">INJURY TIME lima menit. Skor 1-1. Argentina mendapatkan free kick. Lokasinya strategis. Sekitar 5 meter dari garis penalti. Sayang, eksekusi Lionel Messi melesat jauh dari gawang Islandia yang dikawal kiper Hannes Halldorsson. Sejurus kemudian, wasit asal Polandia Szymon Marciniak meniup peluit panjang.

Skor tidak berubah. Sama kuat. Tidak ada yang kalah. Namun, ekspresi pemain kedua tim sangat jomplang. Para bintang Tango –julukan Argentina—terkulai tak berdaya. Sergio Aguero, sang pencetak gol, tertunduk. Beberapa yang lain menjatuhkan diri di atas lapangan.

Sementara itu, Messi, sang bintang utama sekaligus kapten Argentina, hanya terdiam. Sorotan kamera stadion mengarah ke pemain Barcelona itu. Ekspresi wajah Messi datar. Dia tampak kecewa berat. Namun, berusaha sekuat mungkin menetralkan keadaan itu.

La Pulga (alias Si Kutu, julukan Messi) pantas meradang. Selain gagal membawa Argentina menang, dia juga membuang kesempatan emas karena gagal mengeksekusi penalti. Bola tendangan Messi berhasil ditepis Halldorsson. Setelah menyalami wasit, Messi melangkah meninggalkan lapangan. Tatapannya kosong. Tanpa bicara.

Ketika semua pemain Argentina meninggalkan lapangan, para penggawa Islandia masih berpesta. Padahal, mereka tidak menang. Hanya imbang. Namun, menahan tim sekaliber Argentina yang berstatus dua kali juara dunia, adalah pencapaian besar bagi Islandia. Apalagi ini adalah laga perdana sekaligus partisipasi pertama negeri Skandinavia itu di hajatan agung Piala Dunia.

Dipimpin pelatih Heimir Hallgrimsson, skuat dari negeri mini tersebut menyambangi tribune suporter. Menyapa para pendukungnya yang memakai atribut serbabiru. Mangapresiasi dukungan suporter yang sangat militan, meski tenggelam oleh dominasi fans Argentina.

Di sela-sela perayaan itu, kiper Halldorsson mendapatkan selamat dari rekan-rekannya. Dua layar raksasa yang digantung di Stadion Spartak, Moskow, menampilkan wajah Halldorsson dengan titel: Man of the Match!

Penghargaan yang layak. Selain Halldorsson, yang juga pantas disebut bintang Islandia adalah sang pencetak gol, Alfred Finnbogason. Namun, technical study group FIFA tentu punya alasan kuat memilih Halldorsson.

Penjaga gawang klub Denmark Randers FC itu memang tampil gemilang. Selain mementahkan sejumlah peluang lawan, yang paling krusial adalah refleks sempurna Halldorsson saat menepis bola tendangan penalti Messi pada menit ke-64. Aksi itulah yang menyelamatkan Islandia dari kekalahan.

''Penyelamatan itu seperti mimpi yang menjadi kenyataan,'' kata Halldorsson dalam konferensi pers usai pertandingan. ''Ini adalah keadaan yang saya tahu bakal terjadi. Saya telah melihat gaya Messi saat penalti dan saya tahu harus bergerak ke mana,'' ujar kiper bertinggi 193 sentimeter itu.

Sebaliknya, pelatih Argentina Jorge Sampaoli tidak mau membahas lagi soal kegagalan penalti Messi. Menurutnya, itu sudah masa lalu. Dia hanya mau bicara soal topik lain.

''Kami seharusnya punya kesempatan menekan lawan lebih banyak lagi,'' kata Sampaoli. ''Tapi, kami menghadapi lawan yang menumpuk pemainnya di kotak penalti dan itu menggagalkan upaya kami untuk menguasai bola,'' imbuhnya. Ya, Argentina memang menguasai 78 persen permainan. Namun, hasil yang diraih tidak sesuai harapan. (*/na/jpg/tom/k15)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 10:41

Menyesal Terlalu Lama di Arsenal

HINGGA kini, Arsene Wenger belum menentukan kelanjutan kariernya di dunia sepak bola. Setelah undur…

Rabu, 18 Juli 2018 10:40

Coutinho Bisa Selamatkan Mina

BARCELONA – Regulasi La Liga mengharuskan setiap klub hanya boleh memiliki tiga pemain berpaspor…

Rabu, 18 Juli 2018 10:39

Kembali Untuk Pramusim

PEP Guardiola harus segera "berdamai" dengan Joe Hart. Setidaknya, untuk pramusim Manchester City di…

Rabu, 18 Juli 2018 09:28

Yakin Tren Positif Berlanjut

KEMENANGAN Borneo FC atas Barito Putera 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (16/7), disambut hangat…

Rabu, 18 Juli 2018 09:27

Terbius Animo Penonton

SEPENINGGALAN kiper Joko Ribowo yang hengkang ke PSIS Semarang, Arema FC tak lantas pusing. Berselang…

Rabu, 18 Juli 2018 09:26

Marlon Jawab Keraguan

SEMPAT jadi sorotan lantaran nirgol saat Borneo FC kontra Perseru Serui (7/7), Marlon da Silva membayarnya…

Rabu, 18 Juli 2018 09:25

Menyesal Terlalu Lama di Arsenal

HINGGA kini, Arsene Wenger belum menentukan kelanjutan kariernya di dunia sepak bola. Setelah undur…

Rabu, 18 Juli 2018 09:24

Coutinho Bisa Selamatkan Mina

BARCELONA – Regulasi La Liga mengharuskan setiap klub hanya boleh memiliki tiga pemain berpaspor…

Rabu, 18 Juli 2018 09:23

Kembali Untuk Pramusim

PEP Guardiola harus segera "berdamai" dengan Joe Hart. Setidaknya, untuk pramusim Manchester City di…

Rabu, 18 Juli 2018 07:33

Haram Kalah di Kandang

TENGGARONG – Performa Mitra Kukar pada musim ini jauh dari kata stabil. Dari 15 pertandingan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .