MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 18 Juni 2018 06:09
Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Naik Lagi
INOVASI: Pengusaha harus memanfaatkan pasar saham untuk mencari modal seiring kenaikan suku bunga acuan BI.

PROKAL.CO, JAKARTA - Pengusaha memprediksi suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7-daya reverse repo rate bakal kembali mengalami peningkatan, sebagai respons naiknya suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat. Untuk itu, pihaknya tak mau para pengusaha mengandalkan perbankan dalam mencari sumber pendanaan investasi.

"Saya yakin BI akan merespons dengan kenaikan (suku bunga The Fed). Sekarang 4,75 persen (suku bunga acuan BI) nanti naik jadi 5 persen. Nanti juga naik lagi sampai 5,25 persen," tutur Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani, Jakarta, Sabtu (16/6). Diketahui, pada Mei lalu, BI menaikkan suku bunga acuan 50 basis poin.

Dia menuturkan, The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga hingga tiga kali sampai tahun depan. Dalam hal ini, pihaknya telah mengantisipasi ke dalam rencana bisnis. "Ini akan lebih dari 5 persen, kami tahu," terangnya.

Adapun, mengantisipasi hal ini, Rosan mengaku dunia usaha tak mau mengandalkan perbankan sebagai sumber pendanaan. Menurutnya, para pengusaha akan mengandalkan pasar modal sebagai sumber pendanaan lainnya.

"Kalau hanya bergantung pada perbankan, kami tahu kalau cost of fund akan naik dan yield serta suku bunga akan naik," kata dia.

Sebelumnya, The Fed kembali menaikkan suku bunga pada Rabu. Kenaikan suku bunga ini sudah diperkirakan oleh analis dan ekonom.

Dalam kenaikan suku bunga pada Juni ini, The Fed mematok di kisaran 1,75 persen hingga 2 persen. Bank Sentral AS sebelumnya mengatakan, bahwa mereka akan terus menahan suku bunga di kisaran rendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. (uji/jpg/ndu2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .