MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 18 Juni 2018 06:09
Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Naik Lagi
INOVASI: Pengusaha harus memanfaatkan pasar saham untuk mencari modal seiring kenaikan suku bunga acuan BI.

PROKAL.CO, JAKARTA - Pengusaha memprediksi suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7-daya reverse repo rate bakal kembali mengalami peningkatan, sebagai respons naiknya suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat. Untuk itu, pihaknya tak mau para pengusaha mengandalkan perbankan dalam mencari sumber pendanaan investasi.

"Saya yakin BI akan merespons dengan kenaikan (suku bunga The Fed). Sekarang 4,75 persen (suku bunga acuan BI) nanti naik jadi 5 persen. Nanti juga naik lagi sampai 5,25 persen," tutur Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani, Jakarta, Sabtu (16/6). Diketahui, pada Mei lalu, BI menaikkan suku bunga acuan 50 basis poin.

Dia menuturkan, The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga hingga tiga kali sampai tahun depan. Dalam hal ini, pihaknya telah mengantisipasi ke dalam rencana bisnis. "Ini akan lebih dari 5 persen, kami tahu," terangnya.

Adapun, mengantisipasi hal ini, Rosan mengaku dunia usaha tak mau mengandalkan perbankan sebagai sumber pendanaan. Menurutnya, para pengusaha akan mengandalkan pasar modal sebagai sumber pendanaan lainnya.

"Kalau hanya bergantung pada perbankan, kami tahu kalau cost of fund akan naik dan yield serta suku bunga akan naik," kata dia.

Sebelumnya, The Fed kembali menaikkan suku bunga pada Rabu. Kenaikan suku bunga ini sudah diperkirakan oleh analis dan ekonom.

Dalam kenaikan suku bunga pada Juni ini, The Fed mematok di kisaran 1,75 persen hingga 2 persen. Bank Sentral AS sebelumnya mengatakan, bahwa mereka akan terus menahan suku bunga di kisaran rendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. (uji/jpg/ndu2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 06:47

Bankaltimra Masih Butuh Tambahan Modal Inti

SAMARINDA – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) masih memerlukan penambahan…

Jumat, 16 November 2018 06:43

Citilink Ambil Alih Operasi Sriwijaya Air

JAKARTA – Tren generasi milenial yang kerap bepergian menjadi target market bagi maskapai penerbangan.…

Jumat, 16 November 2018 06:40

Manfaatkan Kawasan Berikat

BALIKPAPAN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Kalimantan Bagian…

Jumat, 16 November 2018 06:38

Sadar Manfaat Pajak untuk Keberlangsungan Usaha

Bisnis perhotelan sudah dia geluti selama 30 tahun terakhir. Tak heran, Linan Kurniahu termasuk pengusaha…

Jumat, 16 November 2018 06:33

PGN Tuntaskan Jargas Tahun Ini

TARAKAN – Kementerian ESDM menugasi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk membangun 4.695 jaringan…

Jumat, 16 November 2018 06:32

Industri Alas Kaki Masih Lesu

SURABAYA – Industri sepatu dalam negeri belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Asosiasi Persepatuan…

Jumat, 16 November 2018 06:31

Pengusaha Minta Pemerintah Selektif

JAKARTA – Penyelesaian aturan baru terkait daftar negatif investasi (DNI) terus dikebut. Sebelum…

Kamis, 15 November 2018 06:45

Tahun Depan Sasar Utara dan Selatan

BALIKPAPAN – Kota Minyak terus mengembangkan jaringan gas (jargas) di masyarakat. Saat ini Pemkot…

Kamis, 15 November 2018 06:43

Ini Masalah yang Selalu Jadi Momok Investasi di Kaltim

BALIKPAPAN – Permasalahan lahan kerap menjadi penghambat dalam mengembangkan investasi di Kaltim.…

Kamis, 15 November 2018 06:42

Siapkan Rencana Operasi Pasar

JAKARTA – Pergerakan harga beras medium bakal menjadi perhatian pemerintah dalam sebulan ke depan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .