MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Minggu, 17 Juni 2018 11:52
Ketua MUI: Pemimpin yang Bekerja untuk Umat Jangan Dizalimi

PROKAL.CO, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin mengatakan, kasus hoaks dan fitnah yang menimpa Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman jangan sampai terulang. "Beliau pemimpin yang baik, bekerja keras sepenuh hati untuk umat. Harus kita dorong dan lindungi bersama,” kata KH Ma’ruf Amin, Jumat (15/6) di Jakarta.

Menurut Ma’ruf, Andi Amran adalah pemimpin yang bekerja lurus dan tegas. Memang akan menghadapi banyak tantangan, karena akan menghadapi orang-orang jahat yang selama ini banyak mempermainkan nasib rakyat kecil, khususnya di sektor pertanian dan pangan.

“Mentan bekerja tanpa pamrih, tidak kenal libur, memerhatikan umat, rakyat kecil, rakyat miskin di desa-desa. Seharusnya pemimpin seperti ini jangan dizalimi,” kata Ma’ruf yang juga menyampaikan pesan agar di momen Idulfitri, umat muslim untuk saling memaafkan dan mengambil hikmah ibadah puasa.

Ketua MUI juga mengajak hubungan antar umat dan para pemimpin agar lebih baik ke depan. Dalam pernyataannya, KH Ma’ruf Amin berpesan khusus agar Andi Amran harus tabah dan istikamah dalam perjuangan.

Hingga kini, Andi Amran berdiri paling depan dalam menangkap lebih dari 40 kasus oplos pupuk, kartel daging, ayam, jagung dan lainnya yang diproses Komisi Persaingan Pengawas Usaha (KPPU). Andi Amran juga berhasil membongkar kasus bawang ilegal, oplos minyak goreng, dan lainnya.

Hingga saat ini sudah lebih dari 300 kasus mafia pangan diproses Satgas Pangan, termasuk kasus ketika Andi Amran bersama Kapolri menggerebek kasus beras PT. IBU yang sempat heboh beberapa waktu lalu.

Sangat disayangkan kinerja Andi Amran tersebut sering diganggu oleh para mafia dan pemburu renten perdagangan komoditas pangan. Dengan keuntungan puluhan triliun rupiah, termasuk fitnah terakhir terhadap dirinya.

Padahal semua yang dilakukan Mentan dan jajarannya didukung instansi lintas sektoral terbukti menghasilkan kinerja mengagumkan. Bahkan capaian kinerja tersebut membuat banyak pihak kaget. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengapresiasi kinerja Mentan, dua tahun berturut-turut tidak ada impor beras.

Mentan juga berhasil membalikkan keadaan. Beberapa komoditas yang semula impor menjadi ekspor seperti jagung, daging ayam dan telur serta beberapa produk hortikultura (sayuran dan buah). Sehingga mencatat pertumbuhan ekspor tertinggi tahun ini, kenaikannya 24 persen.

Deregulasi pertanian yang dijalankan Andi Amran juga berhasil menaikkan nilai investasi pertanian 57 persen. Selanjutnya hasil pemeriksaan laporan keuangan Kementerian Pertanian (Kementan), dalam dua tahun berturut-turut juga dianugerahi status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) oleh BPK RI.

Dalam berbagai kesempatan Andi Amran selalu mengatakan, seluruh proyek pengadaan harus transparan. Tak boleh ada kongkalikong, termasuk terkait perizinan impor.

“Kita harus bersih-bersih dan sikat habis mafia pangan. Bagi 26 importir yang sudah mendapat izin impor bawang putih 2018, terus kami evaluasi, apabila terbukti melakukan kartel, tidak segan segan mem-blacklist beserta grup perusahaannya. Demikian juga bagi importir yang tidak melakukan wajib tanam, langsung di-blacklist perusahaannya,” sebut Andi Amran setelah upacara hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2018 yang lalu.

Andi Amran menyebut, blacklist diberlakukan bagi perusahaan yang bermasalah dengan hukum, impor tidak sesuai peruntukan, mempermainkan harga sehingga disparitas  tinggi 500 hingga 1000 persen, manipulasi wajib tanam dan lainnya.

Upaya tersebut didukung penuh Kementan dalam penegakan hukum dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polri beserta Satgas Pangan. Kini lebih dari 497 kasus pangan diproses hukum. (***/*/rdm)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:11

WASPADA...!! Karhutla Kambuh Lagi

PENAJAM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Penajam Paser…

Selasa, 19 Februari 2019 09:58

Bandara Komersial Bergantung Pusat

SANGATTA–Bandara Sangkima yang digadang-gadang menjadi bandara komersial utama di Kutai…

Selasa, 19 Februari 2019 09:57

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB–Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di Berau…

Senin, 18 Februari 2019 10:29

Undang Seluruh Bendahara OPD

TANA PASER – Membangun koordinasi dalam upaya peningkatan kinerja seluruh…

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*