MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 16 Juni 2018 13:45
Uni Eropa Cabut Larangan Terbang
ALHAMDULILLAH..!! Kini Semua Maskapai Indonesia Bisa Terbang ke Eropa
Sudah 11 tahun Indonesia dilarang terbang ke Uni Eropa. Dengan munculnya izin tersebut berarti all remaining air carriers (maskapai penerbangan) Indonesia yang berjumlah sebanyak 55 maskapai telah memenuhi syarat diizinkan untuk terbang ke Uni Eropa.

PROKAL.CO, JAKARTA – Kini semua maskapai berbendera Indonesia sudah bisa mendarat di Eropa. Badan Eksekutif Uni Eropa (UE) telah menghapus semua nama maskapai Indonesia dari daftar hitam keselamatan penerbangan Uni Eropa. Dengan demikian, surat tertanggal 14 Juni itu secara resmi telah mencabut larangan terbang maskapai Indonesia di wilayah Uni Eropa.

Melalui surat tersebut, Badan Eksekutif Uni Eropa menyatakan bahwa maskapai Indonesia yang sudah tersertifikasi bisa terbang di langit Uni Eropa. Semua maskapai Indonesia dimasukkan dalam daftar hitam larangan terbang di Uni Eropa pada 2007 lalu. Dalam beberapa tahun kemudian, maskapai utama di Indonesia seperti Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Ekspres Transportasi Antarbenua, Indonesia Air Asia, Citilink, dan Batik Air telah dihapus dalam daftar hitam tersebut.

Daftar keselamatan penerbangan Uni Eropa itu dibuat untuk memastikan keselamatan penerbangan bagi warga Eropa. Selain itu daftar keselamatan ini juga membantu negara yang terkena dampak supaya meningkatkan tingkat keselamatan penerbangannya.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerend menyampaikan selamat kepada mitra-mitra Uni Eropa yang ada di Indonesia. ’’Terutama kepada Kementerian Perhubungan dan maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia,’’ katanya. Dia mengatakan, keputusan pencabutan itu menunjukkan mitra di Indonesia telah berhasil mengatasi berbagai masalah terkait keselamatan penerbangan.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyatakan, sudah 11 tahun Indonesia dilarang terbang ke Uni Eropa. Dengan munculnya izin tersebut berarti all remaining air carriers (maskapai penerbangan) Indonesia yang berjumlah sebanyak 55 maskapai telah memenuhi syarat diizinkan untuk terbang ke Uni Eropa.

Agus juga menyatakan bahwa hasil-hasil yang telah dicapai ini mempunyai manfaat yang sangat besar. Salah satunya kepercayaan dunia yang memiliki nilai strategis yang akan menimbulkan multiplier efek positif terhadap Indonesia. ”Kita sekarang benar-benar berada di jajaran elit penerbangan dunia. Sudah sewajarnya kita juga punya tanggung jawab moral yang besar,” ungkapnya. Agus menjelaskan yang menjadi peekerjaan rumah adalah harus bisa meningkatkan terus level keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayanan penerbangan nasional. Selain itu Indonesia juga bertanggungjawab terhadap dunia internasional untuk harus membantu negara-negara lain meningkatkan level keselamatan dan keamanannya.

Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Lion Air dan Batik Air sangat bangga atas pencabutan larangan untuk terbang ke Eropa tersebut. Menurut dia, pencabutan larangan terbang itu bakal memberikan dampak positif bagi maskapai Indonesia. Di antaranya untuk bisa mewujudkan ekspansi bisnis terbang ke Eropa dengan tetap memastikan tignkat keselamatan tertinggi.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan Indonesia harus menjaga kepercayaan dari Uni Eropa tersebut. ’’Ini sebetulnya prestasi yang merangkul maskapai, pengelola bandara, dan Kementerian Perhubungan,’’ jelasnya.

Dia menceritakan, larangan terbang oleh Uni Eropa itu terjadi karena pada periode 2004 sampai 2009 terjadi banya kasus kecelakaan penerbangan oleh maskapai Indonesia. Larangan terbang tidak hanya oleh Uni Eropa, tetapi juga dari oleh Amerika Serikat. ’’Mereka anggap pesawat yang diizinkan beroperasi oleh pemerintah Indonesia itu tidak layak terbang,’’ jelasnya. Kementerian Perhubungan pun berbenah. Mulai dari regulasi dan sumber daya pengawasannya.

Sebelumnya, Uni Eropa telah secara bertahap mengeluarkan beberapa maskapai Indonesia dari EU Flight Safety List yakni pada 2009, 2011 dan 2016 secara individu dalam kurun waktu 10 tahun hanya melepas 7 airline.

Sebelumnya katagori dunia aviasi Indonesia sudah meningkat dari otoritas penerbangan AS (FAA) menjadi kategori 1. Prestasi lainnya adalah meningkatkan nilai effective implementation USOAP dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) yang beranggotakan 192 negara dengan nilai Indonesia yang tinggi yaitu 80, 34 pada 2017 lalu.

Pencabutan larangan terbang bagi seluruh total 62 maskapai Indonesia  merupakan bentuk  pengakuan Uni Eropa kepada Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan keselamatan penerbangan di tanah air. Keputusan Uni Eropa ini diharapkan menjadi pendorong untuk terus meningkatkan keselamatan penerbangan termasuk dalam mendukung industri perdagangan, pariwisata di seluruh wilayah Indonesia. Tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. (wan/lyn/sof)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 09:59
Dewan Pers Verifikasi SMSI Provinsi Banten

Ketua Dewan Pers Minta SMSI Tangkal Media Online Abal-abal

Ketua Dewan Pers:"Jika sudah memenuhi syarat dan ketentuan SMSI segera kita tetapkan sebagai konstituen"…

Senin, 24 September 2018 11:07

Din Mundur dari Jabatan Utusan Presiden, Ini 3 Alasannya

Din Syamsuddin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Presiden untuk Dialog dan Kerjasama…

Senin, 24 September 2018 11:01

Suporter Persija Tewas Dikeroyok Suporter Persib, Ini Kata Gubernur DKI

Pertandingan sepak bola antara Persib dan Persija, (23/9) menyisakan dukacita. Pasalnya salah satu suporter…

Minggu, 23 September 2018 13:26

Gara-Gara Ini, Jokowi Disebut Kurang Wawasan

Sikap hormat Capres Joko Widodo saat lagu Indonesia Raya dalam acara pengundian nomor urut di KPU dianggap…

Minggu, 23 September 2018 13:22

Ajaib..!! Terseret Ombak, 46 Hari di Laut, Aldi Ditemukan di Perairan Jepang

Aldi Novel Adilang mendadak jadi perbincangan ramai di media sosial. Remaja 19 tahun ini baru saja mengalami…

Minggu, 23 September 2018 12:41

Saat Kampanye Damai Berjalan, SBY Walkout, Ini Sebabnya

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan aksi walkout saat menghadiri…

Rabu, 19 September 2018 12:05

ASTAGA..!! TKI Dijual Lewat Situs Online

Menyusul terungkapnya perdagangan TKI via toko online di Singapura, kini pemerintah Indonesia mendesak…

Selasa, 18 September 2018 10:15
Ketika Kubu Jokowi Tak Gentar dengan Hasil Ijtima Ulama

PDIP Yakin Hasil Survey Masih Kuat

TIM kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim, hasil Ijtima Ulama II tak akan…

Selasa, 18 September 2018 10:13
Dukungan Kepala Daerah di Pilpres

Dulu Diam-Diam, Sekarang Terbuka

JAKARTA- Dukungan kepala daerah jelang Pilpres 2019 kian marak. Kondisi tersebut sedikit berbeda dari…

Selasa, 18 September 2018 10:04
Tiga Perdirjampelkes BPJS Kesehatan Ditunda Sementara

Defisitnya Rp 7 Triliun, Pemerintah Talangi BPJS Kesehatan Rp 4,993 Triliun

 JAKARTA - Rapat pengucuran dana Rp 4,993 triliun untuk talangan defisit BPJS Kesehatan berlangsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .