MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 15 Juni 2018 12:54
WADUH..!! Cuma Ditanya Kapan Nikah, Pria Ini Bunuh Tetangga Sendiri
Pelaku pembunuhan tetangga sendiri di Garut. Pelaku kesal ditanya kapan nikah. (Yana Taryana/Radar Tasikmalaya/JawaPos.com)

PROKAL.CO, Seorang pemuda berinisial FN, 28, tega membunuh tetangganya sendiri Iis Aisyah, 32, karena tersinggung selalu ditanya kapan nikah. Warga Kampung Pasir Jonge Desa Sukawangi Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut, itu gelap mata membunuh Iis yang sedang hamil delapan bulan.

Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group) melaporkan, pelaku yang sempat melarikan diri selama enam hari akhirnya diringkus Satreskrim Polres Garut di tempat persembunyiannya di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (27/1) lalu.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menjelaskan, pembunuhan terhadap korban terjadi pada Jumat (19/1). Kepada penyidik, pelaku mengaku sakit hati oleh korban yang menyindirnya ketika melintas di depan rumahnya. Saat itu pelaku sedang duduk di depan rumah.

“Geura kawin, era ku batur, batur mah geus boga budak, ai maneh teu kawin-kawin (cepat nikah, malu sama teman. Teman lain sudah punya anak, kamu belum juga nikah),” kata Budi menirukan perkataan korban kepada pelaku saat ekspos pembunuhan di Mapolres Garut Senin (29/1).

Mendengar perkataan itu, pelaku merasa sakit hati. Niat untuk membunuh korban pun muncul. Pelaku kemudian melancarkan aksi dengan berpura-pura bertamu ke rumah korban. Setelah dipersilakan masuk oleh korban, pelaku langsung masuk ke dalam kamar dan mendorong korban hingga tersungkur ke ranjang.

“Pelaku mencekik korban sekuat tenaga dan menggigit jari korban karena melawan saat sedang dicekik,” paparnya.

Tak puas, lanjutnya, pelaku kemudian menginjak leher korban hingga tewas. Pelaku kemudian mengambil uang Rp 800 ribu dan satu unit telepon genggam milik korban. “Saat itu juga pelaku langsung melarikan diri ke Jakarta untuk menghindari petugas,” terangnya.

Atas kejahatan tersebut, FN dijerat Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP ayat 1, 2 dan ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (yuz/jpg/JPC)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 11:08

Terbang 2 Jam, Pesawat Bawa Calon Jamaah Haji Balik ke Bandara

MAKKAH–Kedatangan kloter 14 dari Embarkasi Makassar (UPG) di Bandara Internasional…

Rabu, 17 Juli 2019 11:10

Prioritaskan Hujan Buatan di Lumbung Padi Nasional

JAKARTA – Pemerintah memilih opsi menerapkan teknologi modifikasi cuaca untuk…

Selasa, 16 Juli 2019 11:03

Cabut Hak Politik Wakil Ketua DPR

SEMARANG – Wakil Ketua DPR (nonaktif) Taufik Kurniawan memilih untuk…

Selasa, 16 Juli 2019 08:55

Warna-warni Hari Pertama Tahun Pelajaran Baru

Ada beragam cara yang dilakukan sekolah untuk menyambut siswa baru.…

Selasa, 16 Juli 2019 07:42

WASPADA..!! Kemarau Tahun Ini Lebih Panas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajarannya untuk mengantisipasi dan…

Senin, 15 Juli 2019 12:51

Tradisi Makepung, Saat Ratusan Pasang Kerbau Adu Cepat

NEGARA - Setelah vakum selama sepuluh tahun lamanya, event Mekepung…

Senin, 15 Juli 2019 12:49

Istri Muda Cemburui Istri Pertama, Mau Gantung Diri, Eh Talinya Putus....

Bangli selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan kasus…

Senin, 15 Juli 2019 12:38

Wilayah Pegunungan Terancam Cuaca Ekstrim

WAMENA- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Wamena…

Senin, 15 Juli 2019 11:56

Perjalanan ke Makkah Dimulai

Gelombang perjalanan calon jamaah haji dari Madinah ke Makkah dimulai…

Sabtu, 13 Juli 2019 14:09

Kemarau, 16 Waduk Kekeringan

JAKARTA – Musim kemarau memicu kekeringan dimana-mana. Meski demikian, Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*