MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 15 Juni 2018 12:54
WADUH..!! Cuma Ditanya Kapan Nikah, Pria Ini Bunuh Tetangga Sendiri
Pelaku pembunuhan tetangga sendiri di Garut. Pelaku kesal ditanya kapan nikah. (Yana Taryana/Radar Tasikmalaya/JawaPos.com)

PROKAL.CO, Seorang pemuda berinisial FN, 28, tega membunuh tetangganya sendiri Iis Aisyah, 32, karena tersinggung selalu ditanya kapan nikah. Warga Kampung Pasir Jonge Desa Sukawangi Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut, itu gelap mata membunuh Iis yang sedang hamil delapan bulan.

Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group) melaporkan, pelaku yang sempat melarikan diri selama enam hari akhirnya diringkus Satreskrim Polres Garut di tempat persembunyiannya di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (27/1) lalu.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menjelaskan, pembunuhan terhadap korban terjadi pada Jumat (19/1). Kepada penyidik, pelaku mengaku sakit hati oleh korban yang menyindirnya ketika melintas di depan rumahnya. Saat itu pelaku sedang duduk di depan rumah.

“Geura kawin, era ku batur, batur mah geus boga budak, ai maneh teu kawin-kawin (cepat nikah, malu sama teman. Teman lain sudah punya anak, kamu belum juga nikah),” kata Budi menirukan perkataan korban kepada pelaku saat ekspos pembunuhan di Mapolres Garut Senin (29/1).

Mendengar perkataan itu, pelaku merasa sakit hati. Niat untuk membunuh korban pun muncul. Pelaku kemudian melancarkan aksi dengan berpura-pura bertamu ke rumah korban. Setelah dipersilakan masuk oleh korban, pelaku langsung masuk ke dalam kamar dan mendorong korban hingga tersungkur ke ranjang.

“Pelaku mencekik korban sekuat tenaga dan menggigit jari korban karena melawan saat sedang dicekik,” paparnya.

Tak puas, lanjutnya, pelaku kemudian menginjak leher korban hingga tewas. Pelaku kemudian mengambil uang Rp 800 ribu dan satu unit telepon genggam milik korban. “Saat itu juga pelaku langsung melarikan diri ke Jakarta untuk menghindari petugas,” terangnya.

Atas kejahatan tersebut, FN dijerat Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP ayat 1, 2 dan ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (yuz/jpg/JPC)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…

Selasa, 15 Januari 2019 10:25
Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Jelang Pemilu, Kebijakan Populis Dikeluarkan

JAKARTA – Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali…

Selasa, 15 Januari 2019 10:12

Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

JAKARTA – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama…

Selasa, 15 Januari 2019 10:09

Kecewa Isu Perempuan Tak Masuk Debat

JAKARTA – Debat paslon presiden dan wakil presiden putaran pertama…

Minggu, 13 Januari 2019 10:29

Jaringan Prostitusi Online Mulai Diperiksa

SATU demi satu artis dalam jaringan prostitusi online dengan tersangka…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:27

Elektabilitas Stagnan, Saatnya Perkuat Penetrasi

JAKARTA – Elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:26

Petani Minta Mafia Impor Diberangus

BLORA – Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi petani di…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:26

Bawaslu Putuskan Anies Tidak Melanggar Kampanye

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lolos dari jeratan…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:02

Ada Guru Swasta Gajinya Rp 300 Ribu, Begini Kata Presiden

JAKARTA- Presiden Joko Widodo tak percaya masih ada guru honorer…

Jumat, 11 Januari 2019 09:14
Persiapan SMSI Road To HPN 2019

SMSI Tampilkan Kegiatan Bernuansa Digital Eyes

Guna menindaklanjuti hasil rapat pleno SMSI Senin (07/01/2019) lalu di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*