MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 15 Juni 2018 11:00
Mualaf di Islamic Center, Dari Asia sampai Eropa
BERSYAHADAT: Proses pengislaman di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Samarinda. Disaksikan jemaah usai salat Jemaat. Masjid tersebut sudah mengislamkan 798 orang. (IST)

PROKAL.CO, SORE itu matahari hampir tenggelam. Lantunan ayat suci mengalun perlahan. Abdul Halim, pengurus Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center, Samarinda bersiap keluar dari ruang kerjanya. Tiba-tiba seorang perempuan mengetuk pintu ruangan di lantai 2. Di hadapan Halim, perempuan 21 tahun itu ingin pindah agama. Dia bersyahadat tepat lima menit sebelum azan Magrib berkumandang.

“Saat itu dua hari sebelum Ramadan, 15 Mei. Dia katanya ingin puasa, ingin merasakan Ramadan. Datang sendirian ke sini (Islamic Center). Saat ke ruangan, diantar sama orang yang baru dia temui di sini juga,” terang Halim.

Serba-serbi cerita mualaf di masjid tersebut. Setiap minggu khususnya Jumat selalu ada mualaf baru. Pengucapan dua kalimat syahadat biasanya disaksikan jemaah usai salat Jumat. Dipilih hari baik. Sekaligus banyak yang mendoakan agar istikamah.

Prosesi pengislaman mulai tertata sejak 2009. Tercatat 798 orang yang memeluk Islam di masjid termegah kedua di Asia Tenggara tersebut. Tidak hanya warga Samarinda dan Kaltim yang memilih muslim di sana. Ada warga negara asing seperti Perancis, Tiongkok, Belanda hingga India.

“Warga negara Perancis itu mengaku pernah memeluk semua agama. Bahkan Islam sudah beberapa kali keluar masuk. Pengakuan terakhir waktu itu saat ketemu saya, katanya ingin benar-benar dan serius. Wallahu a’lam, kita doakan saja,” ungkapnya.

Cerita lain tentang mualaf asal Tiongkok. Usianya 40-an. Masuk Islam karena iman. Bukan karena ingin melangsungkan pernikahan.

Setidaknya mereka yang memilih Islam harus sadar secara penuh. Dalam hal ini akil balig. Bahkan usia sekolah dasar pun ada yang ingin mualaf. “Tapi tidak bisa. Kecuali memang satu keluarga, ada ayah dan ibunya,” kata Halim.

“Ada klasifikasi usia memang. Kalau yang masih muda usia kuliah itu rata-rata karena lingkungan. Menemukan rasa tenang mendengar azan sampai suara mengaji. Sedangkan yang dewasa, masih dominan pindah agama karena ingin menikah. Mengikuti agama calon pasangan,” tambah Halim.

Pada Jumat terakhir Ramadan lalu (8/6), pria asal Berau memilih Islam sebagai agamanya. Ada pula satu keluarga berjumlah enam orang. Diceritakan Halim, hidayah bisa datang pada siapa saja hingga dalam keadaan tak biasa.

Satu cerita yang paling diingat Halim, anak laki-laki pemuka agama datang padanya. Usianya sekitar 20-an. Dia mendebat ayah sendiri mengenai konsep ketuhanan. Meski begitu, ayahnya tidak bersikeras dan mengikhlaskan anaknya. “Anak itu bilang pernah bermimpi didatangi orang dengan sinar putih dan ditanya kapan lagi?” kata Halim.

Dari cerita para mualaf, beberapa mengaku dapat ilham atau hidayah dari mimpi. Ada pula saat mendengar azan hingga bacaan alquran. Hingga yang tiba-tiba merasa tersentak hatinya.

Dijelaskan Halim, tak semua mualaf berani terbuka dengan keluarga. Belum siap memberitahukan jika ingin pindah agama. Ada yang memberitahu sebelum pindah, ada pula yang sesudah. Responsnya beragam.

“Harapannya keluarga harus tahu. Pelan-pelan jika memang belum siap. Sebab di kami memang harus membuat surat pernyataan keluar dari agama terdahulu. Sesuai peraturan dari Kementerian Agama, tidak boleh mengagamakan orang yang beragama. Tidak ada paksaan maupun bujukan dari siapapun,” pungkas Halim.

Selain itu, ada jadwal bina mualaf rutin. Digelar setiap dua pekan sekali. Majelis ilmu bagi mualaf. Mengenal Islam lebih jauh. (*/rdm2)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 09:04

Rendahnya Pemilih Karena Tidak Ada Sanksi Bagi Golput?

SAMARINDA-  Rendahnya partisipasi masyarakat pada saat  pencoblosan, baik pemilihan kepala…

Selasa, 23 Oktober 2018 09:02

Kebakaran RT 21 Pelita Hanguskan 8 Rumah

SAMARINDA- Kebakaran pemukiman warga di RT 21 Kelurahan Pelita yang terjadi Senin siang (22/10) sekitar…

Senin, 22 Oktober 2018 12:09
BREAKING NEWS

Kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat, Petugas Masih Berupaya Padamkan Api

SAMARINDA- Kebakaran hebat melanda Samarinda. Kali ini terjadi di Jalan Lambung Mangkurat Gang 6, Samarinda.…

Senin, 22 Oktober 2018 10:55

Ruang Tamu Jadi Saksi Arsyad Begituan dengan Anak Majikan

SAMARINDA- Arsyad merasakan dinginnya lantai penjara karena melakukan perbuatan asusila terhadap Bulan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:50

KPU Evaluasi Partisipasi Masyarakat pada Pilgub Kaltim

SAMARINDA- Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Kalimantan Timur (KPUD Kaltim) melakukan evaluasi atas…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:35

Bawaslu Samarinda Sidangkan Alat Peraga Caleg Salahi Aturan

SAMARINDA- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Samarinda memanggil dan menyidangkan sejumlah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:32

Ganti Kartu Debet Anda dengan Logo GPN, Ini Dia Sejumlah Keuntungannya

SAMARINDA- Kegiatan Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Samarinda akan berlangsung esok, Minggu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:34

Ada Keinginan Resimen Mahasiswa Diaktifkan Kembali

SAMARINDA- Perwakilan Kementerian Pertahanan (PKP) Provinsi Kalimantan Timur mengajak seluruh mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .