MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 15 Juni 2018 11:00
Mualaf di Islamic Center, Dari Asia sampai Eropa
BERSYAHADAT: Proses pengislaman di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Samarinda. Disaksikan jemaah usai salat Jemaat. Masjid tersebut sudah mengislamkan 798 orang. (IST)

PROKAL.CO, SORE itu matahari hampir tenggelam. Lantunan ayat suci mengalun perlahan. Abdul Halim, pengurus Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center, Samarinda bersiap keluar dari ruang kerjanya. Tiba-tiba seorang perempuan mengetuk pintu ruangan di lantai 2. Di hadapan Halim, perempuan 21 tahun itu ingin pindah agama. Dia bersyahadat tepat lima menit sebelum azan Magrib berkumandang.

“Saat itu dua hari sebelum Ramadan, 15 Mei. Dia katanya ingin puasa, ingin merasakan Ramadan. Datang sendirian ke sini (Islamic Center). Saat ke ruangan, diantar sama orang yang baru dia temui di sini juga,” terang Halim.

Serba-serbi cerita mualaf di masjid tersebut. Setiap minggu khususnya Jumat selalu ada mualaf baru. Pengucapan dua kalimat syahadat biasanya disaksikan jemaah usai salat Jumat. Dipilih hari baik. Sekaligus banyak yang mendoakan agar istikamah.

Prosesi pengislaman mulai tertata sejak 2009. Tercatat 798 orang yang memeluk Islam di masjid termegah kedua di Asia Tenggara tersebut. Tidak hanya warga Samarinda dan Kaltim yang memilih muslim di sana. Ada warga negara asing seperti Perancis, Tiongkok, Belanda hingga India.

“Warga negara Perancis itu mengaku pernah memeluk semua agama. Bahkan Islam sudah beberapa kali keluar masuk. Pengakuan terakhir waktu itu saat ketemu saya, katanya ingin benar-benar dan serius. Wallahu a’lam, kita doakan saja,” ungkapnya.

Cerita lain tentang mualaf asal Tiongkok. Usianya 40-an. Masuk Islam karena iman. Bukan karena ingin melangsungkan pernikahan.

Setidaknya mereka yang memilih Islam harus sadar secara penuh. Dalam hal ini akil balig. Bahkan usia sekolah dasar pun ada yang ingin mualaf. “Tapi tidak bisa. Kecuali memang satu keluarga, ada ayah dan ibunya,” kata Halim.

“Ada klasifikasi usia memang. Kalau yang masih muda usia kuliah itu rata-rata karena lingkungan. Menemukan rasa tenang mendengar azan sampai suara mengaji. Sedangkan yang dewasa, masih dominan pindah agama karena ingin menikah. Mengikuti agama calon pasangan,” tambah Halim.

Pada Jumat terakhir Ramadan lalu (8/6), pria asal Berau memilih Islam sebagai agamanya. Ada pula satu keluarga berjumlah enam orang. Diceritakan Halim, hidayah bisa datang pada siapa saja hingga dalam keadaan tak biasa.

Satu cerita yang paling diingat Halim, anak laki-laki pemuka agama datang padanya. Usianya sekitar 20-an. Dia mendebat ayah sendiri mengenai konsep ketuhanan. Meski begitu, ayahnya tidak bersikeras dan mengikhlaskan anaknya. “Anak itu bilang pernah bermimpi didatangi orang dengan sinar putih dan ditanya kapan lagi?” kata Halim.

Dari cerita para mualaf, beberapa mengaku dapat ilham atau hidayah dari mimpi. Ada pula saat mendengar azan hingga bacaan alquran. Hingga yang tiba-tiba merasa tersentak hatinya.

Dijelaskan Halim, tak semua mualaf berani terbuka dengan keluarga. Belum siap memberitahukan jika ingin pindah agama. Ada yang memberitahu sebelum pindah, ada pula yang sesudah. Responsnya beragam.

“Harapannya keluarga harus tahu. Pelan-pelan jika memang belum siap. Sebab di kami memang harus membuat surat pernyataan keluar dari agama terdahulu. Sesuai peraturan dari Kementerian Agama, tidak boleh mengagamakan orang yang beragama. Tidak ada paksaan maupun bujukan dari siapapun,” pungkas Halim.

Selain itu, ada jadwal bina mualaf rutin. Digelar setiap dua pekan sekali. Majelis ilmu bagi mualaf. Mengenal Islam lebih jauh. (*/rdm2)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 00:49
Susul Suami dan Anak ke Penjara

Kontrakan Dipakai Simpan Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Ditangkap Polisi

SAMARINDA - Tak jera-jera, meski suami dan anaknya dipenjara karena…

Jumat, 24 Mei 2019 16:44
IPDP Kaltim Kota Samarinda Gelar Pawai Obor

Menjaga Budaya dan Eratkan Silaturahmi

SAMARINDA - Memperingati malam Nuzulul Qur’an Ramadhan 1440 H, IPDP…

Jumat, 24 Mei 2019 09:52

Warga Bengkuring Tangkap Dua Begal, Pelaku Sempat Acungkan Senjata Tajam

SAMARINDA- Warga Perumahan Bengkuring membekuk dua pelaku yang hendak melakukan…

Kamis, 23 Mei 2019 11:07
Kebakaran di Loa Bakung Hanguskan Tiga Bangunan

Kado Terpahit setelah Terlambat Melayat

Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Duka bertubi-tubi menerpa Marti…

Kamis, 23 Mei 2019 11:05
Kasus Kematian Bayi di RSUD AW Sjahranie

Polisi Sudah Periksa Delapan Orang

SAMARINDA- Selasa (22/5) tepat sebulan kematian Otniel Junior Kewo, putra…

Kamis, 23 Mei 2019 11:05
Birokrat Pemkot Ikut Lelang Jabatan Pemprov Kaltim

Wali Kota Merestui, Momen Regenerasi

SAMARINDA–Lima pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda mengajukan diri untuk seleksi…

Rabu, 22 Mei 2019 22:06

ASN akan Cuti Lebaran 10 Hari, THR Masih Diusulkan ke DPRD Kaltim

SAMARINDA - Pelaksana Tugas Sekda Pemprov Kaltim Meiliana memperkirakan cuti…

Rabu, 22 Mei 2019 22:04

Amankan Jalur Mudik, Dinas PU Kaltim Siapkan Excavator dan Crane

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Tata Ruang Pekerjaan…

Selasa, 21 Mei 2019 13:56

Kurangi Kemiskinan dengan Dana Desa

SAMARINDA- Pemprov Kaltim berupaya mengurangi kemiskinan di Bumi Etam dengan…

Selasa, 21 Mei 2019 13:27
BREAKING NEWS

Bukan Banjir Bandang, Ini Loh Penyebab Heboh Air Bah di Ring Road 2

SAMARINDA  - Bak air bah deras mengalir menutupi Jl Ring…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*