MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 19:49
SADIS..!! Begini Detik-Detik Anca Membunuh Sopir Taksi Online Itu
Anca ditangkap di rumah makan Tahu Sumedang, Kilometer 51, poros Balikpapan-Samarinda. (ist)

PROKAL.CO, Darmadi Anca mengaku temperamental. Dia naik darah ketika Handarri ogah mengantarnya ke tempat tujuan. Alasan sopir angkutan online itu, jalan Perum Prona Lestari II becek dan berlumpur. Mereka cekcok. Sama-sama ngotot.

"Dia (Handarri) langsung putar balik," kata Darmadi, Rabu (13/6), di Mapolres Balikpapan. Sikap itu membuat Darmadi merasa terhina. “Dia bilang enggak mau meneruskan orderan. Ongkos Rp 16 ribu tak sepadan dengan jalan yang dilewati,” sambung pria asal kelahiran Sangatta, Kutai Timur, 1991, itu mengulang perkataan Handarri. 

Perasaan terhina Darmadi kian dalam. Merasa direndahkan. "Dia (Handarri) bilang jangan mau enaknya pesan taksi online (minta diantar lewat jalan rusak dengan ongkos murah). Lalu korban minta saya diantar pakai helikopter saja," kata pria berkulit gelap itu.

Kalimat Handarri itu lantas disambut dengan tembakan senjata air soft gun. Darmadi membidiknya dari kursi penumpang. Handarri panik. Mobil terperosok ke bahu jalan. Dan menabrak pohon. Handarri sempat melawan. Dia keluar dari mobil. Darmadi membuntuti.

"Saya tembak lagi dia. Karena melawan, saya pukul pakai dongkrak mobil," ucap pria beranak satu itu.

Tak hanya memukul dengan dongkrak, Darmadi juga menusuk korban dengan pisau. Saking kuatnya tusukan, gagang pisau patah. Darmadi baru berhenti menganiaya Handarri setelah melihat ada warga yang melintas menggunakan sepeda motor. Dia langsung kabur. Menjauhi lokasi. Menelepon temannya untuk meminta jemputan.

"Teman saya kaget lihat saya penuh lumpur. Saya bilang saya habis dikejar anjing. Terus saya minta diantarkan ke rumah teman saya itu di daerah Sepinggan. Saya mandi dan pinjam pakaian teman saya itu," bebernya.

Setelah mandi, Darmadi pulang ke rumahnya di kawasan Prapatan Dalam, Balikpapan Kota. Sebelumnya dia membuang baju yang berlumuran darah. Dan lumpur. Dibuang di bak sampah dekat Auri, Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Sampai di rumah, dia bercerita kepada sang istri. Mengaku telah membunuh seseorang. Bersama istri dan anaknya yang masih berumur empat bulan, Darmadi lantas menyewa mobil. Mereka akan pulang ke kampungnya di Sangatta. Namun, dia menolak disebut akan melarikan diri.

"Saya mau antar istri dan anak saya dulu ke rumah orangtua. Biar mereka aman. Setelah itu niat saya menyerahkan diri. Tetapi di tengah perjalanan saya ditangkap," ucapnya.

Mengetahui Handarri tewas, Darmadi meminta maaf kepada keluarga korban. Dia mengaku menyesal. Dihantui perasaan bersalah. Sulit tidur. “Saya minta maaf. Saya paham keluarga yang ditinggalkan pasti sedih. Saya menyesal,” tuturnya. (gel/*/rdh/dwi/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:46

Pansel Tegas..!! Ada "Cacat", 9 Calon Komisioner KPU Kaltim Gugur Diseleksi Berkas

SAMARINDA  –   Seleksi calon komisioner KPU Kaltim 2018-2023 mulai makan korban.…

Sabtu, 17 November 2018 01:31

Penertiban Kopi Pangku Harus Konsisten

TENGGARONG   -   Pengungkapan kasus Human Traficking di warung kopi pangku di jalur…

Sabtu, 17 November 2018 00:02

Tak Mudah Beroperasi Kembali, Izin Merpati Tidak Berlaku

JAKARTA  –  Upaya maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) untuk beroperasi…

Jumat, 16 November 2018 14:28

Berkas Alphard Dilimpahkan ke Kejari Samarinda

SAMARINDA - Perkara dugaan penipuan yang menjerat ketua DPRD Samarinda nonaktif, Alphard Syarief…

Jumat, 16 November 2018 08:27

Belajar dari Ulama “Budek”

Oleh: Bambang Iswanto DI tahun politik, para elite politik harus bisa menahan diri untuk tidak salah…

Jumat, 16 November 2018 06:49

Menanti Solusi Rendahnya Harga TBS

SAMARINDA – Pemerintah tampaknya harus lebih serius dalam menangani penurunan harga tandan buah…

Kamis, 15 November 2018 11:40

BPK Akui Sulit Awasi Desa

BALIKPAPAN - Alokasi dana desa yang saat ini pagunya bisa sampai 2-3 miliar per desa, menjadi tantangan…

Selasa, 13 November 2018 10:24

DUH PAYAH..!! Persentase Kelulusan CPNS Masih Rendah

TANA PASER–Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Assessment Center Kantor Badan…

Selasa, 13 November 2018 07:35

Tugboat Batu Bara Tenggelam di Perairan Bunyu, Dua ABK Belum Ditemukan

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi. Kali ini, sebuah…

Selasa, 13 November 2018 06:41

YESS..!! Merpati Siap Kembali Mengudara Tahun Depan

JAKARTA – Setelah mengalami penghentian operasi pada 2014 silam, maskapai pelat merah, Merpati,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .