MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 19:49
SADIS..!! Begini Detik-Detik Anca Membunuh Sopir Taksi Online Itu
Anca ditangkap di rumah makan Tahu Sumedang, Kilometer 51, poros Balikpapan-Samarinda. (ist)

PROKAL.CO, Darmadi Anca mengaku temperamental. Dia naik darah ketika Handarri ogah mengantarnya ke tempat tujuan. Alasan sopir angkutan online itu, jalan Perum Prona Lestari II becek dan berlumpur. Mereka cekcok. Sama-sama ngotot.

"Dia (Handarri) langsung putar balik," kata Darmadi, Rabu (13/6), di Mapolres Balikpapan. Sikap itu membuat Darmadi merasa terhina. “Dia bilang enggak mau meneruskan orderan. Ongkos Rp 16 ribu tak sepadan dengan jalan yang dilewati,” sambung pria asal kelahiran Sangatta, Kutai Timur, 1991, itu mengulang perkataan Handarri. 

Perasaan terhina Darmadi kian dalam. Merasa direndahkan. "Dia (Handarri) bilang jangan mau enaknya pesan taksi online (minta diantar lewat jalan rusak dengan ongkos murah). Lalu korban minta saya diantar pakai helikopter saja," kata pria berkulit gelap itu.

Kalimat Handarri itu lantas disambut dengan tembakan senjata air soft gun. Darmadi membidiknya dari kursi penumpang. Handarri panik. Mobil terperosok ke bahu jalan. Dan menabrak pohon. Handarri sempat melawan. Dia keluar dari mobil. Darmadi membuntuti.

"Saya tembak lagi dia. Karena melawan, saya pukul pakai dongkrak mobil," ucap pria beranak satu itu.

Tak hanya memukul dengan dongkrak, Darmadi juga menusuk korban dengan pisau. Saking kuatnya tusukan, gagang pisau patah. Darmadi baru berhenti menganiaya Handarri setelah melihat ada warga yang melintas menggunakan sepeda motor. Dia langsung kabur. Menjauhi lokasi. Menelepon temannya untuk meminta jemputan.

"Teman saya kaget lihat saya penuh lumpur. Saya bilang saya habis dikejar anjing. Terus saya minta diantarkan ke rumah teman saya itu di daerah Sepinggan. Saya mandi dan pinjam pakaian teman saya itu," bebernya.

Setelah mandi, Darmadi pulang ke rumahnya di kawasan Prapatan Dalam, Balikpapan Kota. Sebelumnya dia membuang baju yang berlumuran darah. Dan lumpur. Dibuang di bak sampah dekat Auri, Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Sampai di rumah, dia bercerita kepada sang istri. Mengaku telah membunuh seseorang. Bersama istri dan anaknya yang masih berumur empat bulan, Darmadi lantas menyewa mobil. Mereka akan pulang ke kampungnya di Sangatta. Namun, dia menolak disebut akan melarikan diri.

"Saya mau antar istri dan anak saya dulu ke rumah orangtua. Biar mereka aman. Setelah itu niat saya menyerahkan diri. Tetapi di tengah perjalanan saya ditangkap," ucapnya.

Mengetahui Handarri tewas, Darmadi meminta maaf kepada keluarga korban. Dia mengaku menyesal. Dihantui perasaan bersalah. Sulit tidur. “Saya minta maaf. Saya paham keluarga yang ditinggalkan pasti sedih. Saya menyesal,” tuturnya. (gel/*/rdh/dwi/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 08:54

Gairah Salah

ST PETERSBURG – Mesir membutuhkan Mohamed Salah. Kekalahan The Pharaohs, julukan Mesir, di matchday…

Selasa, 19 Juni 2018 08:49

Soal Bangunan di Bukit Soeharto, Pemerintah Ikut Melanggar

TENGGARONG – Ketenangan warga yang bermukim di sepanjang jalan poros Balikpapan-Samarinda, mulai…

Selasa, 19 Juni 2018 08:47

Kelebihan Muatan, Kapal Tenggelam

SAMOSIR – Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir tujuan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:45

Kesalahan Fatal dan Cenderung Disengaja

JAKARTA – Untuk sekian kalinya terjadi kasus kesalahan cetak Alquran. Kali ini kabar kesalahan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:43

Dihancurkan Laser, Paling Lama Satu Jam

Menghancurkan batu ginjal perlu waktu berhari-hari. Persiapan operasi. Tindakan. Dan masa pemulihan.…

Senin, 18 Juni 2018 08:19

Usai Lebaran, Selamat Datang Kemacetan

TENGGARONG – Hampir saban tahun saat Lebaran, jalan poros Balikpapan-Samarinda padat. Namun, titik…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

TEGAS..!! RM Tahu Sumedang Harus Tutup saat Idulfitri

BATAS waktu pengurusan izin RM Tahu Sumedang, Jalan Soekarno-Hatta, Km 50, di kawasan Tahura Bukit Soeharto…

Senin, 18 Juni 2018 07:55

Bukan Panggung Rookie

PIALA Dunia 2018 bukan untuk rookie. Peringatan ini wajib didengar Inggris. Apalagi setelah melihat…

Senin, 18 Juni 2018 07:51

PLIISSSS NAH..!! Aturan KPR Dilonggarkan Dong....

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Senin, 18 Juni 2018 07:50

Jalin Komunikasi dengan para Pemimpin hingga Jenguk Senior yang Sakit

Momen Idulfitri dimanfaatkan umat muslim untuk bersilaturahmi. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .