MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 19:49
SADIS..!! Begini Detik-Detik Anca Membunuh Sopir Taksi Online Itu
Anca ditangkap di rumah makan Tahu Sumedang, Kilometer 51, poros Balikpapan-Samarinda. (ist)

PROKAL.CO, Darmadi Anca mengaku temperamental. Dia naik darah ketika Handarri ogah mengantarnya ke tempat tujuan. Alasan sopir angkutan online itu, jalan Perum Prona Lestari II becek dan berlumpur. Mereka cekcok. Sama-sama ngotot.

"Dia (Handarri) langsung putar balik," kata Darmadi, Rabu (13/6), di Mapolres Balikpapan. Sikap itu membuat Darmadi merasa terhina. “Dia bilang enggak mau meneruskan orderan. Ongkos Rp 16 ribu tak sepadan dengan jalan yang dilewati,” sambung pria asal kelahiran Sangatta, Kutai Timur, 1991, itu mengulang perkataan Handarri. 

Perasaan terhina Darmadi kian dalam. Merasa direndahkan. "Dia (Handarri) bilang jangan mau enaknya pesan taksi online (minta diantar lewat jalan rusak dengan ongkos murah). Lalu korban minta saya diantar pakai helikopter saja," kata pria berkulit gelap itu.

Kalimat Handarri itu lantas disambut dengan tembakan senjata air soft gun. Darmadi membidiknya dari kursi penumpang. Handarri panik. Mobil terperosok ke bahu jalan. Dan menabrak pohon. Handarri sempat melawan. Dia keluar dari mobil. Darmadi membuntuti.

"Saya tembak lagi dia. Karena melawan, saya pukul pakai dongkrak mobil," ucap pria beranak satu itu.

Tak hanya memukul dengan dongkrak, Darmadi juga menusuk korban dengan pisau. Saking kuatnya tusukan, gagang pisau patah. Darmadi baru berhenti menganiaya Handarri setelah melihat ada warga yang melintas menggunakan sepeda motor. Dia langsung kabur. Menjauhi lokasi. Menelepon temannya untuk meminta jemputan.

"Teman saya kaget lihat saya penuh lumpur. Saya bilang saya habis dikejar anjing. Terus saya minta diantarkan ke rumah teman saya itu di daerah Sepinggan. Saya mandi dan pinjam pakaian teman saya itu," bebernya.

Setelah mandi, Darmadi pulang ke rumahnya di kawasan Prapatan Dalam, Balikpapan Kota. Sebelumnya dia membuang baju yang berlumuran darah. Dan lumpur. Dibuang di bak sampah dekat Auri, Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Sampai di rumah, dia bercerita kepada sang istri. Mengaku telah membunuh seseorang. Bersama istri dan anaknya yang masih berumur empat bulan, Darmadi lantas menyewa mobil. Mereka akan pulang ke kampungnya di Sangatta. Namun, dia menolak disebut akan melarikan diri.

"Saya mau antar istri dan anak saya dulu ke rumah orangtua. Biar mereka aman. Setelah itu niat saya menyerahkan diri. Tetapi di tengah perjalanan saya ditangkap," ucapnya.

Mengetahui Handarri tewas, Darmadi meminta maaf kepada keluarga korban. Dia mengaku menyesal. Dihantui perasaan bersalah. Sulit tidur. “Saya minta maaf. Saya paham keluarga yang ditinggalkan pasti sedih. Saya menyesal,” tuturnya. (gel/*/rdh/dwi/k8)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 12:00

Ngga Jelas, Ternyata Kilang Bontang Masih Tunggu Investor

BONTANG – Pembangunan kilang minyak di Bontang belum ada kejelasan. Pemerintah belum memutuskan…

Selasa, 18 September 2018 12:00

Kaltim Masih Diuntungkan dari Ekspor yang Tinggi

SAMARINDA – Mata uang negeri ini masih terpuruk. Hingga kemarin (17/9), nilai tukar rupiah berada…

Selasa, 18 September 2018 08:51

Menang setelah Lima Tahun

TENGGARONG – Mitra Kukar berhasil mematahkan kutukan tak pernah menang dari Persipura Jayapura…

Selasa, 18 September 2018 08:47

DPRD Kaltim Ngotot Bentuk Pansus

SAMARINDA - Upaya DPRD Kaltim membentuk panitia khusus (pansus) proyek multiyears contract (MYC) tidak…

Selasa, 18 September 2018 08:44

Edy Sinergi dengan Program Gubernur

DUKUNGAN untuk para kandidat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim…

Senin, 17 September 2018 09:24

PPU Buka Jalur Alternatif

PENAJAM – Bentang utama atau tengah Jembatan Pulau Balang terus berprogres. Namun, persoalan baru…

Senin, 17 September 2018 09:21

Edy Nyaman di Puncak, Ferdian Membuntuti

PERSAINGAN dan dukungan kepada kandidat calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di polling garapan…

Minggu, 16 September 2018 12:00

Waswas Jadi Jembatan “Abunawas”

SAMARINDA – Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser…

Minggu, 16 September 2018 12:00

Mantan Jubir Kemendagri, Tiga Bulan Jadi Pj Gubernur

SAMARINDA - Teka-teki penjabat (Pj) gubernur Kaltim yang ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)…

Minggu, 16 September 2018 11:00

Pusat Bakal Jatuhkan Sanksi

JAKARTA - Pemerintah tidak ingin disebut lambat menjatuhkan sanksi untuk 2.259PNS kasus korupsi yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .