MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 19:45
Ini Alasan Anca Bunuh Sopir Taksi Online Itu
Darmadi Anca, pembunuh sopir taksi online, Handarri. (ist)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Selain pistol air soft gun, Darmadi alias Anca rupanya membawa pelat mobil. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan. Bahwa niat awal Darmadi adalah merampok. Namun, dia membantah. Pelat tersebut, katanya, milik temannya. Hendak diantarkan. Sedangkan pistol, dibelinya dua bulan lalu. Secara online. Seharga Rp 3 juta.

“Soalnya kerjaan saya antar buah ke Kalsel. Jadi buat jaga-jaga kalau di perjalanan,” tuturnya.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta menyebut belum ditemukan unsur percobaan perampokan dalam kasus ini. Selain ponsel korban yang dibawa tersangka, tak ada barang berharga lainnya yang hilang. Adapun pelat mobil dipastikan memang milik teman tersangka.

“Motif awal memang sakit hati karena tersangka emosi disuruh naik helikopter. Usai membunuh, tersangka mengambil ponsel untuk menutupi jejak. Membuang SIM card di daerah Sepinggan,” kata Wiwin.

Ponsel korban yang dibawa tersangka diakui sebagai upaya menghilangkan jejak. Karena dalam ponsel tersebut terdapat percakapan antara pelaku dan korban. Soal transaksi taksi online. Sementara dompet dan jam tangan masih menempel di tubuh korban.

“Jadi tak ada unsur menguras harta benda korban. Dan pelaku sendiri belum pernah melakukan tindak pidana yang mengarah pada kasus ini,” tuturnya.

Dalam penyelidikan awal, tim gabungan dari Polsek Balikpapan Selatan, Polres Balikpapan, dan Subdit III Jatanras Polda Kaltim menemukan banyak petunjuk di tempat kejadian perkara (TKP). Ada 12 tembakan yang dilepaskan tersangka ke tubuh korban. Enam saat di dalam mobil. Mengenai kepala belakang korban.

“Kemudian enam tembakan ke dada setelah korban keluar mobil. Setelah itu tersangka kembali ke mobil. Mengambil dongkrak, palu, dan pisau untuk membunuh korban,” kata Wiwin.

Soal adanya kemungkinan korban mempertahankan mobilnya, disebut Wiwin memang ada bekas jejak putaran balik. Tetapi itu inisiatif korban yang memutuskan tidak jadi mengantarkan tersangka. Dari putaran balik itu, 30 meter kemudian, tersangka menembak korban.

“Karena ditembak itu, korban panik dan melakukan manuver sehingga menabrak pohon,” kata Wiwin.

Petunjuk terkait keberadaan tersangka didapat dari teman Darmadi. Yang menjemput usai pembunuhan. Dari informasi itu, rumah Darmadi digeledah. Kosong. Diketahui dia memesan jasa travel untuk ke Sangatta pada pukul 14.00 Wita.

“Kami mendapat petunjuk pelat kendaraan yang ditumpangi tersangka. Kami langsung berkoordinasi dengan Ditlantas dan Brimob Polda Kaltim untuk melaksanakan razia di semua lokasi yang kemungkinan akan dilalui tersangka,” ujar Wiwin.

Darmadi pun terjaring pada pukul 16.40 Wita. Dia pun mengakui perbuatannya. Lantas digiring ke sel tahanan Mapolres Balikpapan, Selasa (12/6) sekira pukul 20.50 Wita. Dia dijerat Pasal 338 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, seorang sopir taksi online bernama Handarri ditemukan tewas di semak-semak. Dua meter dari mobil merahnya. Yang ringsek di bagian depan. Usai menabrak pohon. Di bagian kepala pria yang baru menikah enam bulan itu ditemukan banyak luka tusukan. Dan hantaman benda tumpul. Hingga ke punggung.

"Saya menduga anak saya mau dirampok. Dia mencoba mempertahankan mobilnya. Makanya dia berzig-zag dan menabrak pohon. Sehingga mobilnya tak bisa diambil. Yang diambil ponselnya untuk menghilangkan jejak," yakin orangtua korban, Rosidi.

Handarri merupakan anak pertama dari dua saudara. Tinggal di lantai dua rumah orangtuanya di Perum Korpri, Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan. Pukul 08.00 Wita dia pamit kepada sang istri, Ulfa. Mau mengantarkan penumpang. Hingga pukul 09.30 Wita, jasadnya ditemukan oleh warga.

“Pekerjaan utamanya pegawai Pegadaian. Sopir taksi onlinehanya sampingan sebulan terakhir ini. Mobilnya juga baru dibeli dua bulan lalu. Belum ada anak,” kata Rosidi. (gel/*/rdh/dwi/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 08:54

Gairah Salah

ST PETERSBURG – Mesir membutuhkan Mohamed Salah. Kekalahan The Pharaohs, julukan Mesir, di matchday…

Selasa, 19 Juni 2018 08:49

Soal Bangunan di Bukit Soeharto, Pemerintah Ikut Melanggar

TENGGARONG – Ketenangan warga yang bermukim di sepanjang jalan poros Balikpapan-Samarinda, mulai…

Selasa, 19 Juni 2018 08:47

Kelebihan Muatan, Kapal Tenggelam

SAMOSIR – Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir tujuan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:45

Kesalahan Fatal dan Cenderung Disengaja

JAKARTA – Untuk sekian kalinya terjadi kasus kesalahan cetak Alquran. Kali ini kabar kesalahan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:43

Dihancurkan Laser, Paling Lama Satu Jam

Menghancurkan batu ginjal perlu waktu berhari-hari. Persiapan operasi. Tindakan. Dan masa pemulihan.…

Senin, 18 Juni 2018 08:19

Usai Lebaran, Selamat Datang Kemacetan

TENGGARONG – Hampir saban tahun saat Lebaran, jalan poros Balikpapan-Samarinda padat. Namun, titik…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

TEGAS..!! RM Tahu Sumedang Harus Tutup saat Idulfitri

BATAS waktu pengurusan izin RM Tahu Sumedang, Jalan Soekarno-Hatta, Km 50, di kawasan Tahura Bukit Soeharto…

Senin, 18 Juni 2018 07:55

Bukan Panggung Rookie

PIALA Dunia 2018 bukan untuk rookie. Peringatan ini wajib didengar Inggris. Apalagi setelah melihat…

Senin, 18 Juni 2018 07:51

PLIISSSS NAH..!! Aturan KPR Dilonggarkan Dong....

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Senin, 18 Juni 2018 07:50

Jalin Komunikasi dengan para Pemimpin hingga Jenguk Senior yang Sakit

Momen Idulfitri dimanfaatkan umat muslim untuk bersilaturahmi. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .