MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 19:45
Ini Alasan Anca Bunuh Sopir Taksi Online Itu
Darmadi Anca, pembunuh sopir taksi online, Handarri. (ist)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Selain pistol air soft gun, Darmadi alias Anca rupanya membawa pelat mobil. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan. Bahwa niat awal Darmadi adalah merampok. Namun, dia membantah. Pelat tersebut, katanya, milik temannya. Hendak diantarkan. Sedangkan pistol, dibelinya dua bulan lalu. Secara online. Seharga Rp 3 juta.

“Soalnya kerjaan saya antar buah ke Kalsel. Jadi buat jaga-jaga kalau di perjalanan,” tuturnya.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta menyebut belum ditemukan unsur percobaan perampokan dalam kasus ini. Selain ponsel korban yang dibawa tersangka, tak ada barang berharga lainnya yang hilang. Adapun pelat mobil dipastikan memang milik teman tersangka.

“Motif awal memang sakit hati karena tersangka emosi disuruh naik helikopter. Usai membunuh, tersangka mengambil ponsel untuk menutupi jejak. Membuang SIM card di daerah Sepinggan,” kata Wiwin.

Ponsel korban yang dibawa tersangka diakui sebagai upaya menghilangkan jejak. Karena dalam ponsel tersebut terdapat percakapan antara pelaku dan korban. Soal transaksi taksi online. Sementara dompet dan jam tangan masih menempel di tubuh korban.

“Jadi tak ada unsur menguras harta benda korban. Dan pelaku sendiri belum pernah melakukan tindak pidana yang mengarah pada kasus ini,” tuturnya.

Dalam penyelidikan awal, tim gabungan dari Polsek Balikpapan Selatan, Polres Balikpapan, dan Subdit III Jatanras Polda Kaltim menemukan banyak petunjuk di tempat kejadian perkara (TKP). Ada 12 tembakan yang dilepaskan tersangka ke tubuh korban. Enam saat di dalam mobil. Mengenai kepala belakang korban.

“Kemudian enam tembakan ke dada setelah korban keluar mobil. Setelah itu tersangka kembali ke mobil. Mengambil dongkrak, palu, dan pisau untuk membunuh korban,” kata Wiwin.

Soal adanya kemungkinan korban mempertahankan mobilnya, disebut Wiwin memang ada bekas jejak putaran balik. Tetapi itu inisiatif korban yang memutuskan tidak jadi mengantarkan tersangka. Dari putaran balik itu, 30 meter kemudian, tersangka menembak korban.

“Karena ditembak itu, korban panik dan melakukan manuver sehingga menabrak pohon,” kata Wiwin.

Petunjuk terkait keberadaan tersangka didapat dari teman Darmadi. Yang menjemput usai pembunuhan. Dari informasi itu, rumah Darmadi digeledah. Kosong. Diketahui dia memesan jasa travel untuk ke Sangatta pada pukul 14.00 Wita.

“Kami mendapat petunjuk pelat kendaraan yang ditumpangi tersangka. Kami langsung berkoordinasi dengan Ditlantas dan Brimob Polda Kaltim untuk melaksanakan razia di semua lokasi yang kemungkinan akan dilalui tersangka,” ujar Wiwin.

Darmadi pun terjaring pada pukul 16.40 Wita. Dia pun mengakui perbuatannya. Lantas digiring ke sel tahanan Mapolres Balikpapan, Selasa (12/6) sekira pukul 20.50 Wita. Dia dijerat Pasal 338 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, seorang sopir taksi online bernama Handarri ditemukan tewas di semak-semak. Dua meter dari mobil merahnya. Yang ringsek di bagian depan. Usai menabrak pohon. Di bagian kepala pria yang baru menikah enam bulan itu ditemukan banyak luka tusukan. Dan hantaman benda tumpul. Hingga ke punggung.

"Saya menduga anak saya mau dirampok. Dia mencoba mempertahankan mobilnya. Makanya dia berzig-zag dan menabrak pohon. Sehingga mobilnya tak bisa diambil. Yang diambil ponselnya untuk menghilangkan jejak," yakin orangtua korban, Rosidi.

Handarri merupakan anak pertama dari dua saudara. Tinggal di lantai dua rumah orangtuanya di Perum Korpri, Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan. Pukul 08.00 Wita dia pamit kepada sang istri, Ulfa. Mau mengantarkan penumpang. Hingga pukul 09.30 Wita, jasadnya ditemukan oleh warga.

“Pekerjaan utamanya pegawai Pegadaian. Sopir taksi onlinehanya sampingan sebulan terakhir ini. Mobilnya juga baru dibeli dua bulan lalu. Belum ada anak,” kata Rosidi. (gel/*/rdh/dwi/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:46

Pansel Tegas..!! Ada "Cacat", 9 Calon Komisioner KPU Kaltim Gugur Diseleksi Berkas

SAMARINDA  –   Seleksi calon komisioner KPU Kaltim 2018-2023 mulai makan korban.…

Sabtu, 17 November 2018 01:31

Penertiban Kopi Pangku Harus Konsisten

TENGGARONG   -   Pengungkapan kasus Human Traficking di warung kopi pangku di jalur…

Sabtu, 17 November 2018 00:02

Tak Mudah Beroperasi Kembali, Izin Merpati Tidak Berlaku

JAKARTA  –  Upaya maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) untuk beroperasi…

Jumat, 16 November 2018 14:28

Berkas Alphard Dilimpahkan ke Kejari Samarinda

SAMARINDA - Perkara dugaan penipuan yang menjerat ketua DPRD Samarinda nonaktif, Alphard Syarief…

Jumat, 16 November 2018 08:27

Belajar dari Ulama “Budek”

Oleh: Bambang Iswanto DI tahun politik, para elite politik harus bisa menahan diri untuk tidak salah…

Jumat, 16 November 2018 06:49

Menanti Solusi Rendahnya Harga TBS

SAMARINDA – Pemerintah tampaknya harus lebih serius dalam menangani penurunan harga tandan buah…

Kamis, 15 November 2018 11:40

BPK Akui Sulit Awasi Desa

BALIKPAPAN - Alokasi dana desa yang saat ini pagunya bisa sampai 2-3 miliar per desa, menjadi tantangan…

Selasa, 13 November 2018 10:24

DUH PAYAH..!! Persentase Kelulusan CPNS Masih Rendah

TANA PASER–Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Assessment Center Kantor Badan…

Selasa, 13 November 2018 07:35

Tugboat Batu Bara Tenggelam di Perairan Bunyu, Dua ABK Belum Ditemukan

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi. Kali ini, sebuah…

Selasa, 13 November 2018 06:41

YESS..!! Merpati Siap Kembali Mengudara Tahun Depan

JAKARTA – Setelah mengalami penghentian operasi pada 2014 silam, maskapai pelat merah, Merpati,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .