MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 14 Juni 2018 10:37
Rusia vs Arab Saudi
Romansa Romanstev
ULANGI MASA LALU: Di tengah buruknya penampilan Rusia yang selalu kalah selama beruji coba, pelatih Stanislav Cherchesov ingin menunjukkan perubahan timnya saat di Piala Dunia.

PROKAL.CO, MOSKOW – Stanislav Cherchesov tahu rasanya sensasi kala Rusia memenangi laga Piala Dunia. Tepatnya saat dia jadi kiper cadangan Sbornaya dalam Piala Dunia 2002. Tepatnya dalam matchday pertama Grup H Piala Dunia 2002 melawan Tunisia di Kobe Wing, Kobe. Setelah itu, tak satu pun victory digapai Rusia di Piala Dunia.

Di Brasil empat tahun lalu, Rusia pun hanya mampu dua kali imbang plus sekali kalah di tiga laga fase grupnya. Nah, kembali bersama Cherchesov, Rusia kembali menghidupkan masa-masa penuh romansa bersama Oleg Romantsev, salah satu tactician terbaik dalam sejarah sepak bola Negeri Beruang Merah.

Tepatnya saat Igor Akinfeev dkk menghadapi Arab Saudi di Luzhniki Stadium, Moskow, malam nanti (siaran langsung Trans TV pukul 23.00 Wita). Bak lifter, begitu Cherchesov mengibaratkan laga pertamanya. “Kunci sejauh mana kami akan bertahan di turnamen ini,” kata trener 54 tahun itu kepada RIA Novosti.

Meski setelah memenangi laga pertama di fase grup Piala Dunia 2002, Rusia tetap tidak mampu melangkah ke fase knockout dan terhenti di peringkat ketiga. Di Brasil, Rusia membuka turnamen dengan tertahan 1-1 dengan Korsel. “Kami harus jadi diri kami sendiri, dan sampai di tahap mana kami mampu melangkah,” tambah Cherchesov.

Masalahnya, Rusia sebelum kick off Piala Dunia 2018 dalam status bahaya. Tak satu pun dari tujuh laga terakhirnya mencatatkan kemenangan. Sejak 10 Oktober, cuma tiga kali negara berperingkat 70 FIFA tersebut menuai hasil imbang. Empat lainnya, fans Rusia dibuat ketar-ketir.

Bahkan, media-media Rusia tak konfiden dengan pencapaian timnasnya sendiri. Pemain-pemain Rusia pun sampai harus menghindari media lokal yang kerap nyinyir kepada timnasnya sendiri. Begitu pula dengan Romantsev. “Seperti menunggu pesta yang tak kunjung tiba,” klaim Romantsev, yang kali terakhir jadi konsultan Spartak Moskow pada 2012 kepada Sport.

Cherchesov? “Kami masih berkembang, dan kami akan tunjukkan siapa kami,” sebutnya, dikutip Sports Daily. Flashback ke eranya Romantsev, sebelum bermain di Piala Dunia, tak ada satu pun dari lima laga uji coba terakhirnya menuai kemenangan. Sejak 2002, lima laga uji coba diakhiri dengan tiga imbang dan dua kali kekalahan.

Gelandang Rusia Alexandr Yerokhin mengakui, ruang ganti Rusia dalam tekanan. Dia menganggap, laga ini seperti mencoba melepaskan tekanan publik Rusia sebagai host saat edisi ke-21 Piala Dunia itu. “Kami sudah mencobanya di Piala Konfederasi, dan kini kami yakin pada tahun ini kami sudah berada dalam level terbaik,” tutur gelandang Zenit St Petersburg tersebut di dalam wawancaranya dengan Gazeta.

Dalam Piala Konfederasi 2017, turnamen mayor pertama Cherchesov, Rusia pun mentok di fase grup. Gelandang 28 tahun itu menyebut, dia dan rekan setimnya marah ke dirinya sendiri dengan performa buruknya. “Semua emosi akan kami curahkan untuk laga pertama ini. Anggap ini do or die,” tambah Yerokhin.

Rusia mumpung dapat lawan “enteng” seperti Arab Saudi. Sebab, dua pesaing lainnya di grup A lebih berat, Mesir dan Uruguay. Meski begitu, The Green Falcons tidak ingin jadi bulan-bulanan tuan rumah. “Kami akan menunggu mereka melakukan kesalahan,” klaim gelandang di Timnas Arab Saudi, Abdullah Otayf, dikutip The National. (ren/jpg/ndy/k11)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 10:35

Agresif, Jepang Bikin Bangga Asia

Jepang dianggap sangat layak memenangkan pertandingan atas Kolombia dengan skor 2-1. Pasalnya Shinji…

Rabu, 20 Juni 2018 10:30
Portugal vs Maroko

Singa Atlas Pantang Gentar Nama Besar Portugal

Kondisi berbeda dialami dua tim yang akan bertemu di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Rabu (20/6) malam.…

Rabu, 20 Juni 2018 10:19

Suporter Nigeria Bawa Ayam? Memangnya Buat Apa?

Kelompok suporter Nigeria membantah kabar bahwa mereka berusaha membawa ayam hidup ke dalam stadion…

Rabu, 20 Juni 2018 07:23

Alihkan Fokus Lawan PSS

BALIKPAPAN - Persiba dipastikan bakal melawat ke markas Deltras Sidoarjo mengawali penyisihan Zona 14…

Rabu, 20 Juni 2018 07:15

Yamaha Ikuti Jejak Lorenzo

BARCELONA - Sukses Jorge Lorenzo memenangi dua balapan MotoGP secara beruntun bersama Ducati tak lepas…

Rabu, 20 Juni 2018 07:14

Unggulan Nyaris Tumbang

LONDON – Unggulan kedua Grigor Dimitrov lolos dari lubang jarum. Sempat bermain labil, ranking…

Selasa, 19 Juni 2018 11:24

Problem Pengadil

ROSTOV-ON-DON – Brasil tak bisa tancap gas pada laga perdana grup E Piala Dunia 2018. Tim Samba…

Selasa, 19 Juni 2018 11:22

Pincang Bikin Tegang

NEYMAR JR menjadi pemain yang paling sering dilanggar pada laga melawan Swiss kemarin. Total, bintang…

Selasa, 19 Juni 2018 11:20

Hanya Menuai Cecar

TITE boleh menyalahkan wasit Cesar Arturo Ramos sebagai penyebab kegagalan timnya meraih poin sempurna.…

Selasa, 19 Juni 2018 11:18

Ditaklukkan Counter Attack

“INI hasil yang mengecewakan.’’ Itulah kalimat pertama pelatih Jerman Joachim Loew…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .