MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 14 Juni 2018 10:37
Rusia vs Arab Saudi
Romansa Romanstev
ULANGI MASA LALU: Di tengah buruknya penampilan Rusia yang selalu kalah selama beruji coba, pelatih Stanislav Cherchesov ingin menunjukkan perubahan timnya saat di Piala Dunia.

PROKAL.CO, MOSKOW – Stanislav Cherchesov tahu rasanya sensasi kala Rusia memenangi laga Piala Dunia. Tepatnya saat dia jadi kiper cadangan Sbornaya dalam Piala Dunia 2002. Tepatnya dalam matchday pertama Grup H Piala Dunia 2002 melawan Tunisia di Kobe Wing, Kobe. Setelah itu, tak satu pun victory digapai Rusia di Piala Dunia.

Di Brasil empat tahun lalu, Rusia pun hanya mampu dua kali imbang plus sekali kalah di tiga laga fase grupnya. Nah, kembali bersama Cherchesov, Rusia kembali menghidupkan masa-masa penuh romansa bersama Oleg Romantsev, salah satu tactician terbaik dalam sejarah sepak bola Negeri Beruang Merah.

Tepatnya saat Igor Akinfeev dkk menghadapi Arab Saudi di Luzhniki Stadium, Moskow, malam nanti (siaran langsung Trans TV pukul 23.00 Wita). Bak lifter, begitu Cherchesov mengibaratkan laga pertamanya. “Kunci sejauh mana kami akan bertahan di turnamen ini,” kata trener 54 tahun itu kepada RIA Novosti.

Meski setelah memenangi laga pertama di fase grup Piala Dunia 2002, Rusia tetap tidak mampu melangkah ke fase knockout dan terhenti di peringkat ketiga. Di Brasil, Rusia membuka turnamen dengan tertahan 1-1 dengan Korsel. “Kami harus jadi diri kami sendiri, dan sampai di tahap mana kami mampu melangkah,” tambah Cherchesov.

Masalahnya, Rusia sebelum kick off Piala Dunia 2018 dalam status bahaya. Tak satu pun dari tujuh laga terakhirnya mencatatkan kemenangan. Sejak 10 Oktober, cuma tiga kali negara berperingkat 70 FIFA tersebut menuai hasil imbang. Empat lainnya, fans Rusia dibuat ketar-ketir.

Bahkan, media-media Rusia tak konfiden dengan pencapaian timnasnya sendiri. Pemain-pemain Rusia pun sampai harus menghindari media lokal yang kerap nyinyir kepada timnasnya sendiri. Begitu pula dengan Romantsev. “Seperti menunggu pesta yang tak kunjung tiba,” klaim Romantsev, yang kali terakhir jadi konsultan Spartak Moskow pada 2012 kepada Sport.

Cherchesov? “Kami masih berkembang, dan kami akan tunjukkan siapa kami,” sebutnya, dikutip Sports Daily. Flashback ke eranya Romantsev, sebelum bermain di Piala Dunia, tak ada satu pun dari lima laga uji coba terakhirnya menuai kemenangan. Sejak 2002, lima laga uji coba diakhiri dengan tiga imbang dan dua kali kekalahan.

Gelandang Rusia Alexandr Yerokhin mengakui, ruang ganti Rusia dalam tekanan. Dia menganggap, laga ini seperti mencoba melepaskan tekanan publik Rusia sebagai host saat edisi ke-21 Piala Dunia itu. “Kami sudah mencobanya di Piala Konfederasi, dan kini kami yakin pada tahun ini kami sudah berada dalam level terbaik,” tutur gelandang Zenit St Petersburg tersebut di dalam wawancaranya dengan Gazeta.

Dalam Piala Konfederasi 2017, turnamen mayor pertama Cherchesov, Rusia pun mentok di fase grup. Gelandang 28 tahun itu menyebut, dia dan rekan setimnya marah ke dirinya sendiri dengan performa buruknya. “Semua emosi akan kami curahkan untuk laga pertama ini. Anggap ini do or die,” tambah Yerokhin.

Rusia mumpung dapat lawan “enteng” seperti Arab Saudi. Sebab, dua pesaing lainnya di grup A lebih berat, Mesir dan Uruguay. Meski begitu, The Green Falcons tidak ingin jadi bulan-bulanan tuan rumah. “Kami akan menunggu mereka melakukan kesalahan,” klaim gelandang di Timnas Arab Saudi, Abdullah Otayf, dikutip The National. (ren/jpg/ndy/k11)


BACA JUGA

Minggu, 18 November 2018 11:11

Musim Baru Nomor Baru

VALENCIA-Keputusan besar diambil Maverick Vinales. Mulai musim depan pembalap Yamaha itu akan menanggalkan…

Minggu, 18 November 2018 11:07

Free Kick Maju 5 Meter

COMEBACK-NYA Gareth Bale gagal membawa Wales promosi ke League A. Di Millennium Stadium, Cardiff, kemarin…

Minggu, 18 November 2018 10:50
Inggris vs Kroasia

AKHIRI KUTUKAN VATRENI

LONDON–Kroasia selalu menjadi duri bagi timnas Inggris. Belum hilang dari ingatan kegagalan The…

Minggu, 18 November 2018 10:47

Bikin Pelajar Terlambat Pulang

  MOHAMED Salah menjadi bintang ketika Mesir menaklukkan Tunisia dalam laga Kualifikasi Piala Afrika…

Minggu, 18 November 2018 10:45

Diskusi Santai di Dubai

DALAM waktu dekat, rumor bakal merapatnya gelandang Manchester United ke Barcelona kian kencang. Itu…

Minggu, 18 November 2018 10:43

Mimpi Buruk Bernama Irving

BOSTON–Bertandang ke TD Garden, markas Boston Celtics, pimpinan wilayah timur Toronto Raptors…

Minggu, 18 November 2018 10:42

Juara Dunia “Turun Gunung”

JAKARTA–Para lifter nasional bakal terjun dalam kejurnas angkat besi di Bandung, 25–30 November.…

Sabtu, 17 November 2018 12:10

MENDAMBA FORTUNA

SERUI–Meretas posisi papan atas jadi misi Borneo FC jelang berakhirnya Liga 1 2018. Peluang itu…

Sabtu, 17 November 2018 12:05

Menambal Kekosongan

MENANTANG Perseru Serui nanti siang Wita, skuat Borneo FC mengalami situasi krisis di sektor bek kiri.…

Sabtu, 17 November 2018 12:04

Runtuhkan Kutukan San Siro

MILAN–Kembali ke San Siro, Milan, timnas Italia seperti kembali mengungkit mimpi buruk setahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .