MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 14 Juni 2018 10:34
Jaga Muka di Kandang
PEBALAP MATADOR: Marc Marquez berambisi bisa mencuri podium dalam seri berikutnya di GP Barcelona.

PROKAL.CO, HONDA harus segera melupakan hasil buruk di GP Italia dua pekan lalu. Bagi tim juara bertahan MotoGP tersebut, seri berikutnya di Barcelona adalah sebenar-benarnya balapan kandang mereka. Karena duo rider-nya, Marc Marquez dan Daniel Pedrosa, hanya tinggal beberapa kilometer dari Sirkuit Montmello.

Sayang, meski di atas kertas Catalunya adalah balapan kandang, statistik tidak berpihak kepada mereka. Keduanya baru sekali saja menang di sirkuit tersebut sepanjang perjalanan karier di MotoGP. Marquez merengkuh kemenangan di musim debutnya pada 2014. Sementara Pedrosa lebih lama lagi, yakni 2008. Bisa jadi, Montmello bukan tempat yang pas untuk bangkit.

Kenyataan itu semakin pahit melihat hasil uji coba tengah musim di sirkuit yang sama, Mei lalu. Pada uji coba tersebut, Yamaha dan Ducati menguasai daftar pebalap tercepat. Pada hari terakhir, Maverick Vinales dan Johann Zarco menjadi yang tercepat di atas YZR-M1. Kemudian, Jorge Lorenzo menyusul di tempat ketiga dengan Desmosedici. Sedangkan, Marquez ada di urutan enam.

Namun, aspal sirkuit Montmello baru saja diperbarui. Grip menjadi lebih kuat mencengkeram permukaan ban. Bahkan, catatan waktu yang diraih Vinales pada hari terakhir uji coba tersebut lima detik lebih cepat dari waktu terbaik milik Pedrosa tahun sebelumnya.

Pada seri sebelumnya, GP Italia, dua pebalap Repsol Honda gagal mendulang poin. Marquez untuk kali pertama pada musim ini, terjatuh saat race. Meski masih bisa melanjutkan lomba, juara bertahan itu hanya mampu finis di urutan 16. Atau satu posisi di bawah zona poin. Kegagalan meraih poin membuatnya keunggulannya di klasemen pebalap terkepras. Kini, Valentino Rossi mengintip di posisi kedua dengan selisih 23 poin. Pedrosa tak kalah apes karena terjatuh lebih dulu di Mugello dan gagal melanjutkan balapan.

“Saya bahagia setiap kali kami membalap di kandang, di depan para fans kami. Saya berharap bisa menyajikan balapan yang seru Minggu nanti (24/6). Karena atmosfer yang spesial selalu memberi energi ekstra,” tandasnya. Dia mengaku senang dengan lay out dan permukaan aspal Sirkuit Montmello yang baru. Meski balapan Formula 1 yang sudah berlangsung di sana mengakibatkan beberapa titik bergelombang, cengkeraman ban kuat membuat melaju kencang di Montmello sangat nyaman.

Tantangan yang harus dihadapi pebalap akhir pekan ini, menurut Marquez, adalah kerb yang cukup tinggi di beberapa tikungan. Terutama di bagian dalam lintasan. “Agak sulit menyesuaikan gaya balap saya dengan kerb tinggi ini,” tandasnya. Dengan kerb yang lebih tinggi, jika pebalap melakukan kesalahan saat menikung, roda depannya bisa menabrak batas lintasan tersebut dan berakibat kecelakaan.

Pedrosa menekankan pentingnya pengaturan suspensi dan sasis yang pas sejak sesi latihan bebas. Karena menurutnya, di Montmello pebalap harus bisa menikung sangat rebah agar mendapat cengkeraman ban yang maksimal. “Karena di sini pebalap akan terus-menerus menikung,” jelasnya.

Akhir pekan ini juga akan menjadi momen penting bagi Pedrosa. Setelah memastikan tidak akan lagi bersama Honda musim depan, rider mungil tersebut akan mengumumkan keputusannya akhir pekan ini.

Lay out sirkuit Barcelona akan kembali ke model lama akhir pekan ini. Perubahan tersebut merupakan kesepakatan dari seluruh pebalap MotoGP. Ini berarti tikungan 12 yang berbentuk “S” alias chicane akan kembali meski dengan sedikit revisi. Yakni, area run-off dengan jebakan gravel lebih lebar.

Rancangan sirkuit tersebut sempat berubah karena tewasnya pebalap Moto2 Luis Shalom pada sesi latihan bebas GP Barcelona 2016. Akibat kecelakaan tersebut, FIM mengubah lay out sirkuit mengikuti yang digunakan balapan Formula 1. “Karena kembali ke lay out awal itu, berarti kita akan kembali melewati dua seksi lintasan yang menuruni bukit. Itu sangat indah,” ungkap Pedrosa. (cak/tom/jpg/ndy/k11)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 23:09

Lawan Denmark, Si Brewok Australia Ini Cetak Rekor

Kapten Australia Mile Jedinak rekor unik dalam kiprah Socceroos (julukan timnas Australia) di Piala…

Kamis, 21 Juni 2018 22:14

Penalti Gagalkan Kemenangan Denmark

Pertemuan perdana Denmark dengan Australia pada ajang Piala Dunia akhirnya berakhir imbang. Partai yang…

Kamis, 21 Juni 2018 11:51

Ironi Skuat Penanam Kopi

SARANSK – Gaung peluit panjang tanda akhir pertandingan Kolombia versus Jepang di Mordovia Arena,…

Kamis, 21 Juni 2018 11:50

Bukan Portugal yang Pimpin Grup B, Tapi Spanyol, Ini Alasannya

Spanyol untuk sementara berhak memimpin Grup B Piala Dunia 2018, berkat kemenangan atas Iran di matchday…

Kamis, 21 Juni 2018 11:50

Masygul karena Dua Gol

MBAYE NIANG harus menepi untuk mendapatkan perawatan medis. Bukan cedera yang serius. Pertandingan jalan…

Kamis, 21 Juni 2018 11:48

Gol Hantu, Diego Costa Masuk Buku Rekor Spanyol

Diego Costa terpilih sebagai pemain terbaik dalam laga Iran vs Spanyol di matchday 2 Grup B Piala Dunia…

Kamis, 21 Juni 2018 11:48

Dramatis, Spanyol Menang Berkat VAR

Spanyol membuka peluang lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2018 usai mengatasi Iran, lewat bantuan dramatis…

Kamis, 21 Juni 2018 08:07
Denmark vs Australia

Jangan Berpangku Eriksen

SAMARA - Ini baru partai kedua Australia di babak penyisihan grup C. Namun, bagi pasukan Bert van Marwijk…

Kamis, 21 Juni 2018 08:00

Tak Boleh Gantungkan Nasib

YEKATERINBURG – Kemenangan 2-1 atas Australia  di laga pembuka penyisihan Grup C Piala Dunia,…

Kamis, 21 Juni 2018 07:50

Tiga Balok Keju Sehari

KEJU memang menjadi salah satu makanan pokok bagi masyarakat Perancis. Datang ke Rusia dan tampil di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .