MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 Juni 2018 10:20
Bandara Sepi, Kapal Terakhir Sesak

Pantauan Arus Mudik di Bandara dan Pelabuhan

TRANSPORTASI: Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto berbincang-bincang dengan penumpang KM Pantokrator kemarin.

PROKAL.CO, Puncak arus mudik telah berlalu. Suasana berbeda terpantau di Pelabuhan Samarinda dan Bandara APT Pranoto, kemarin (13/6).

DERU angin air conditioner (AC) di ruang tunggu Bandara APT Pranoto terdengar pelan. Deretan kursi untuk calon penumpang banyak kosong. Menandakan, tak banyak warga yang berangkat dari bandara pengganti Temindung itu.

Kaltim Post bersama kepolisian menyempatkan bertandang ke bandara yang jaraknya sekitar 30 kilometer (km) dari pusat kota itu. Melalui jalur utama, Jalan DI Panjaitan, waktu tempuhnya kurang dari 30 menit.

Beruntung, cuaca kemarin (13/6) cukup cerah, sehingga jalurnya ramai lancar. Dua pesawat Susi Air terparkir dekat dengan landasan pacu. Calon penumpang bisa dihitung jari. Jumlahnya tak lebih dari 20 orang ketika waktu menunjukkan pukul 12.05 Wita.

Tahun ini Bandara APT Pranoto perdana melayani penumpang yang hendak mudik atau pulang kampung. Sayangnya, rute dan slot penerbangan masih dalam area Kaltim dan Kaltara, yakni Berau, Tanjung Selor, dan Melak.

"Kalau pesawat Susi Air ya penuh terus. Ya itu, karena kapasitasnya juga terbatas (12 orang),” ujar Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara APT Pranoto, Dwi Muji. Sementara Express Air, 50-an penumpang mampu diangkut dari bandara itu.

Soal perbandingan dengan Bandara Temindung, Dwi tak bisa menyebutnya. “Belum bisa dinilai, karena tahun-tahun sebelumnya kan di Bandara Temindung,” sebutnya. Lantas, apa yang menyebabkan belum terlalu banyak berangkat dari Bandara APT Pranoto? Pria berkacamata dengan tinggi semampai itu mengatakan, belum ada slot penerbangan keluar Kaltim dan Kaltara. “Lonjakan juga belum bisa terlihat jelas,” bebernya.

Selain itu, jaraknya yang jauh dari pusat kota serta mempertimbangkan ketika banjir, bisa jadi alasan mengapa masyarakat belum terlalu banyak berangkat dari Bandara APT Pranoto.

Tentang rute baru, hal itu bisa saja jadi pemantik untuk meramaikan warga yang berangkat dan tiba di bandara yang berada di Kecamatan Samarinda Utara tersebut. “Slot time sudah kami berikan, karena itu sebagai acuan untuk izin rute,” ungkapnya.

Penerbangan itu ditarget sudah bisa dilakukan besok. Namun, pihaknya juga masih menunggu kesiapan dari maskapai, yakni Wings Air.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto yang kemarin meninjau bandara tersebut, menyambut baik dengan adanya rute baru yang berangkat di bandara. “Hal itu tentu akan sangat membantu warga, termasuk perekonomian di Kota Tepian ini,” ujarnya.

Bersama pejabat utama Polresta Samarinda, seluruh sudut diperiksa. Perwira melati tiga itu ingin bandara baru di ibu kota Kaltim dapat melayani masyarakat. “Ingat, jangan sekali-kali main dengan kata BOM,” pungkasnya.

Sebelum ke bandara, polisi memastikan keamanan warga di atas Kapal Motor (KM) Pantokrator. Kapal terakhir yang berangkat sebelum Idulfitri itu tak sepadat kapal-kapal sebelumnya tujuan Parepare. Vendra ingin warga yang menggunakan jasa transportasi air itu bisa mudik dengan tenang.

“Jangan terburu-buru, tetap utamakan keselamatan,” ungkapnya. Di atas kapal, tak banyak pengunjung. Namun, warga terpaksa membentangkan terpal di area anjungan kapal. (*/dra/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 16:44
IPDP Kaltim Kota Samarinda Gelar Pawai Obor

Menjaga Budaya dan Eratkan Silaturahmi

SAMARINDA - Memperingati malam Nuzulul Qur’an Ramadhan 1440 H, IPDP…

Jumat, 24 Mei 2019 09:52

Warga Bengkuring Tangkap Dua Begal, Pelaku Sempat Acungkan Senjata Tajam

SAMARINDA- Warga Perumahan Bengkuring membekuk dua pelaku yang hendak melakukan…

Kamis, 23 Mei 2019 11:07
Kebakaran di Loa Bakung Hanguskan Tiga Bangunan

Kado Terpahit setelah Terlambat Melayat

Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Duka bertubi-tubi menerpa Marti…

Kamis, 23 Mei 2019 11:05
Kasus Kematian Bayi di RSUD AW Sjahranie

Polisi Sudah Periksa Delapan Orang

SAMARINDA- Selasa (22/5) tepat sebulan kematian Otniel Junior Kewo, putra…

Kamis, 23 Mei 2019 11:05
Birokrat Pemkot Ikut Lelang Jabatan Pemprov Kaltim

Wali Kota Merestui, Momen Regenerasi

SAMARINDA–Lima pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda mengajukan diri untuk seleksi…

Rabu, 22 Mei 2019 22:06

ASN akan Cuti Lebaran 10 Hari, THR Masih Diusulkan ke DPRD Kaltim

SAMARINDA - Pelaksana Tugas Sekda Pemprov Kaltim Meiliana memperkirakan cuti…

Rabu, 22 Mei 2019 22:04

Amankan Jalur Mudik, Dinas PU Kaltim Siapkan Excavator dan Crane

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Tata Ruang Pekerjaan…

Selasa, 21 Mei 2019 13:56

Kurangi Kemiskinan dengan Dana Desa

SAMARINDA- Pemprov Kaltim berupaya mengurangi kemiskinan di Bumi Etam dengan…

Selasa, 21 Mei 2019 13:27
BREAKING NEWS

Bukan Banjir Bandang, Ini Loh Penyebab Heboh Air Bah di Ring Road 2

SAMARINDA  - Bak air bah deras mengalir menutupi Jl Ring…

Selasa, 21 Mei 2019 10:49

APBD "Longgar", Pemkot Mulai Leluasa Tangani Jalan Kota

SAMARINDA–Pemkot mulai membenahi kualitas jalan yang tak layak dilintasi di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*