MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 07:51
Rencana Wings Air Layani Penumpang Mudik-Balik dari APT Pranoto Terancam Tertunda
Restu Kemenhub Tak Kunjung Turun
Wings Air dengan armada ATR 72-600 mendarat di bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Kaltara. Pesawat sejenis inilah yang diharap bakal melayani Bandara APT Pranoto.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Rencana Wings Air melayani rute Surabaya, Makassar, dan Berau dari Bandara APT Pranoto, Samarinda, yang direncanakan mulai besok (15/6) terancam tertunda. Hingga kemarin, izin rute penerbangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tak kunjung terbit. Padahal, rute dari Wings Air ini salah satu yang paling ditunggu warga. Ini salah satu pilihan untuk mudik-balik Lebaran tahun ini.

Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Wahyu Siswoyo menerangkan, izin slot penerbangan untuk Wings Air sudah tersedia. Namun, terkait izin rute dari Kemenhub dan persiapan operasi menjadi urusan maskapai. “Jika sudah siap, kami akan layani mereka (maskapai),” ujar Wahyu, dikonfirmasi kemarin (13/6).

Disebutkan dia, hingga saat ini pun Kemenhub belum ada melayangkan pemberitahuan soal tambahan rute dari Wings Air tersebut kepada pihaknya. Bandara pasif, sebut dia, karena sebagai pengelola hanya menyediakan slot dan itu sudah diberikan.

Seperti diketahui, Maskapai Wings Air berencana melayani penerbangan dengan tiga rute, yakni dari dan menuju Makassar, Surabaya, dan Berau. Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-600. Dalam sehari, hanya ada satu penerbangan.

Tujuan Surabaya rencananya terbang dari Bandara APT Pranoto pukul 15.15 Wita, sementara rute Makassar akan berangkat 09.45 Wita. Adapun penerbangan menuju Berau dijadwalkan berangkat pukul 12.35 Wita.

Sebelumnya, Bandara APT Pranoto juga sudah melayani penerbangan untuk rute di Kaltim-Kaltara menggunakan maskapai yang sebelumnya beroperasi di UPTD Bandara Temindung. Meliputi Susi Air dan X-press Air. Maskapai ini melayani rute menuju Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu, Long Apung di Malinau, Long Bawan di Nunukan, Bandara Maratua di Pulau Maratua, dan Tanjung Selor di Bulungan.

Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Salman Lumoindong membenarkan, hingga saat ini, Wings Air belum menerima izin rute penerbangan di Bandara APT Pranoto dari Kemenhub. Meski begitu, pihaknya berharap rute tersebut dapat segera terbit. Pasalnya, Bandara APT Pranoto saat ini sudah sangat siap untuk melayani maskapai Wings Air dengan tujuan Surabaya, Makassar, dan Berau.

“Belum, kami juga masih menunggu. Kami berharap sebelum 15 Juni izin sudah terbit,” jawab Salman.

Salman optimistis, Wings Air bakal segera mendapat restu Kemenhub untuk melayani penumpang di Bandara APT Pranoto. Wings Air akan melengkapi dua maskapai yang sudah beroperasi saat ini, yakni Xpress Air dan Susi Air. Keyakinan itu beralasan. Sebab, menurutnya, kehadiran Wings Air yang melayani rute Surabaya dan Makassar sangat dinantikan warga Bumi Etam. Adanya rute baru itu bisa menjadi pilihan warga untuk terbang langsung dari Samarinda. Melihat peluang itu, dikatakannya, Wings Air bahkan meminta tambahan slot time untuk lima penerbangan dengan rute Surabaya dan Makassar.

“Jadi, selain regular, Wings Air minta extra flight. Bola sekarang ada di Kemenhub. Kami sangat menunggu,” tuturnya.

Dia menyebut, jika izin dari Kemenhub terbit dan extra time disetujui, akan cukup berpengaruh terhadap kepadatan arus kendaraan ke Balikpapan. Penumpang dengan tujuan Makassar dan Surabaya akan memilih melalui APT Pranoto meski dengan pesawat ATR 72-600.

“Dari Samarinda, selisihnya cuma sekitar 30 menit. Kalau dari Balikpapan-Surabaya kan menggunakan Boeing 737-900. Itu 1,5 jam sudah sampai. Kalau dari Samarinda sekira 2 jam,” pungkasnya.

Diberitakan, rencana penerbangan dari Samarinda menuju Surabaya, Makassar, dan Berau sudah ramai sejak akhir bulan lalu. Pada 29 Mei lalu, sebuah gambar bertuliskan Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto akan melayani rute penerbangan ke luar Kalimantan tersebar. Dalam gambar itu, disebutkan bandara di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara, itu akan melayani penerbangan ke Makassar dan Surabaya.

Sontak kabar tersebut menuai respons. Banyak yang menyebut itu adalah sebuah penantian lama warga Kota Tepian. Bahkan, sebuah akun warganet memberi komentar, “Surabaya dan Makassar sudah dibuka, rute lain di depan mata”. Kaltim Post pun mengonfirmasi gambar yang beredar di media sosial tersebut saat itu.

Kepada media ini ketika itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Salman Lumoindong membenarkan. Wings Air akan melayani dua rute tersebut mulai 15 Juni mendatang. Selain melayani rute Samarinda-Makassar dan Samarinda-Surabaya, Wings akan melayani penerbangan Samarinda-Berau.

Dengan datangnya Wings Air, Bandara APT Pranoto akan dilandasi pesawat dari tiga maskapai. Sudah ada Xpress Air dan Susi Air yang melayani penerbangan di kawasan Kaltim dan Kaltara. Salman mengatakan, untuk melayani rute-rute penerbangan yang disetujui, Wings Air akan menggunakan pesawat ATR 72-600. Bukannya Bandara Temindung dulu juga dilandasi pesawat pabrikan Perancis-Italia itu juga?

Salman mengungkapkan, di Temindung, pesawat yang bisa mendarat di sana maksimal ATR 42-500. Bedanya ada di jumlah penumpang dan landasan pacu yang diperlukan kedua pesawat.  Temindung dengan panjang runway 1.200 meter belum bisa didarati pesawat sekelas ATR 72-600.

Diketahui, Bandara APT Pranoto suda melakukan soft opening pada Kamis (24/5). Lapangan terbang dengan landasan pacu sepanjang 2.250 meter itu memulai proses perencanaan pada 1986. Bandara ini menjadi pengganti Temindung sebagai jembatan antara Samarinda dengan bandara di perbatasan. Sedikitnya, ada empat bandara di kawasan perbatasan. Di antaranya, Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu, Long Apung di Malinau, Long Bawan di Nunukan, serta Bandara Maratua di Pulau Maratua. (*/him/far/k11)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 06:51

Waspadai Pergerakan Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Pemerintah kota maupun Provinsi Kaltim tampaknya harus mewaspadai risiko tingginya inflasi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

UMP Harus Punya Klasifikasi

SAMARINDA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, upah minimum provinsi (UMP) Kaltim tahun ini bakal mengalami…

Senin, 22 Oktober 2018 06:47

Ribuan Anak Putus Sekolah, Pendidikan Kaltim Jadi Atensi

SAMARINDA – Pemprov Kaltim tampaknya harus bekerja keras dalam meningkatkan kualitas sumber daya…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:19

Penyelundupan Narkotika Didominasi Melalui Malaysia

JAKARTA— Kasus narkotika seakan tiada hentinya. Dari awal Oktober hingga pertengahan Oktober kasus…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:16

Garansi Polder Tak Ada Buaya

SANGATTA – Kian dekat dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim 2018 di Kutai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Ekspor CPO Bantu Selamatkan Rupiah

SAMARINDA  -   Kinerja ekspor Kaltim pada Agustus mengalami penurunan 14,03 persen dibandingkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:39

Beruntung Dibimbing Langsung Pencetusnya di Rusia

Gelar ahli hukum banyak dimiliki masyarakat Indonesia saat ini. Namun, untuk urusan ahli hukum luar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .