MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 16:00
Tujuh Hari Mudik, Empat Nyawa Melayang di Jalanan
Karena Cuaca dan Tak Waspada

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Mudik Lebaran tahun ini masih meminta korban jiwa. Sudah empat nyawa melayang di jalan karena kecelakaan. Dalam tujuh hari Operasi Ketupat Mahakam. Yang dimulai 6 Juni lalu. Jalur Penajam Paser Utara memakan dua korban. Sementara Paser dan Balikpapan masing-masing satu.

“Penyebabnya, selain faktor cuaca, juga kurang hati-hati,” sebut Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya bersama Kasi Bin Ops AKBP Sumarno, Rabu (13/6).  

Untuk tempat kejadian perkara (TKP) di PPU berada di sepanjang jalur mudik, di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kilometer 40. “Dua mobil terlibat kecelakaan,” kata Sumarno.

Saat kejadian, Selasa (12/6) pagi, kondisi hujan dan jalanan licin. Mobil bernomor polisi KT 1121 EG melaju dari Grogot menuju PPU. “Diduga pengemudi tak hati-hati, mobil oleng menabrak mobil KT 1479 EH dari arah berlawanan,” paparnya.

Menurut Sumarno, kecelakaan rawan terjadi di jalan perkotaan. Setidaknya tiga tahun terakhir. “Untuk jalur mudik atau jalur provinsi lebih rendah (angka kecelakaan),” tuturnya. Namun, musibah bisa terjadi di mana pun. “Lebih banyak faktor manusia, didominasi kecelakaan tunggal dan jenis sepeda motor,” imbuhnya.

Jalur mudik yang diantisipasi melalui darat yakni jalan poros dari Balikpapan sampai Sangatta. Sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiagakan. Kawasan rawan macet juga diawasi.

Di Balikpapan, lokasi yang diprediksi padat dan rawan kecelakaan di kawasan Jalan MT Haryono, Jalan Mulawarman, dan Jalan Soekarno-Hatta. “Tiga lokasi tersebut kami pantau. Ada pos dan anggota patroli,” ungkapnya.

Perwira melati dua ini menuturkan, menangkal kecelakaan cukup mudah. Cukup patuh dan tertib di jalanan. “Kalau ingin terhindar dari kecelakaan, patuhi rambu dan disiplin di jalanan. Kecelakaan terjadi didahului pelanggaran,” jelasnya.

Untuk diketahui, mengawali Operasi Ketupat Mahakam, insiden kecelakaan merenggut nyawa pengendara motor di jalur mudik poros Balikpapan-Samarinda, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 22, Balikpapan Utara, Kamis (7/6) dini hari sekitar pukul 00.25.

Pengendara tersebut bernama Yanto (33), warga Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 6, Kompleks Perumahan Bangun Reksa. Sehari-hari sebagai pekerja kebun. Dia tewas setelah beberapa saat menjalani perawatan di RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Korban mengalami luka di kepala karena “adu banteng” dengan mobil jenis LCGC (low cost green car) bernomor polisi KT 1609 LW. Dikemudikan Imam Safi’i (27), warga Kelurahan Sungai Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara.

Informasi yang dihimpun, sepeda motor diduga melaju dengan kecepatan di atas 70 kilometer per jam. Dari penyelidikan polisi, korban hendak mendahului kendaraan di depannya.

“Kecepatan tinggi mendahului kemudian terlalu melambung ke kanan hingga bertabrakan dengan mobil,” sebut Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta didampingi Kasatlantas AKP Noordianto. Tabrakan keras tak bisa dihindari lagi karena sepeda motor melaju di jalur mobil.

“Posisi mobil tidak menguntungkan, tabrakan tak bisa dihindari,” urai Noordianto. Dia juga menepis informasi yang beredar di media sosial (medsos) bahwa insiden tersebut tabrak lari. “Bukan tabrak lari, pengemudi mobil ada. Ikut menolong,” imbuhnya.

Sementara itu, Imam tak mengalami luka serius. Kondisi kedua kendaraan terlibat kecelakaan ringsek bagian depan. Bodi motor bengkok dan hancur. Jasad korban lantas dikirim ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur. (aim/dwi/k8)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 13:00

Ini Dia Motif Motif Pembunuhan Pasangan Suami Istri di Balikpapan Itu...

BALIKPAPAN - Perkara utang diduga menjadi penyebab tersangka menghabisi nyawa pasangan suami istri (pasutri)…

Rabu, 19 September 2018 12:00

Ngga Jelas, Ternyata Kilang Bontang Masih Tunggu Investor

BONTANG – Pembangunan kilang minyak di Bontang belum ada kejelasan. Pemerintah belum memutuskan…

Selasa, 18 September 2018 12:00

KEJI..!! Bapak-Anak Habisi Bos Sendiri

BALIKPAPAN – Aksi kejahatan yang masih mewarnai Balikpapan membuat kota ini tak lagi aman. Setelah…

Selasa, 18 September 2018 12:00

Kaltim Masih Diuntungkan dari Ekspor yang Tinggi

SAMARINDA – Mata uang negeri ini masih terpuruk. Hingga kemarin (17/9), nilai tukar rupiah berada…

Selasa, 18 September 2018 08:51

Menang setelah Lima Tahun

TENGGARONG – Mitra Kukar berhasil mematahkan kutukan tak pernah menang dari Persipura Jayapura…

Selasa, 18 September 2018 08:47

DPRD Kaltim Ngotot Bentuk Pansus

SAMARINDA - Upaya DPRD Kaltim membentuk panitia khusus (pansus) proyek multiyears contract (MYC) tidak…

Selasa, 18 September 2018 08:44

Edy Sinergi dengan Program Gubernur

DUKUNGAN untuk para kandidat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim…

Senin, 17 September 2018 09:24

PPU Buka Jalur Alternatif

PENAJAM – Bentang utama atau tengah Jembatan Pulau Balang terus berprogres. Namun, persoalan baru…

Senin, 17 September 2018 09:21

Edy Nyaman di Puncak, Ferdian Membuntuti

PERSAINGAN dan dukungan kepada kandidat calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di polling garapan…

Minggu, 16 September 2018 12:00

Waswas Jadi Jembatan “Abunawas”

SAMARINDA – Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .