MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 16:00
Tujuh Hari Mudik, Empat Nyawa Melayang di Jalanan
Karena Cuaca dan Tak Waspada

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Mudik Lebaran tahun ini masih meminta korban jiwa. Sudah empat nyawa melayang di jalan karena kecelakaan. Dalam tujuh hari Operasi Ketupat Mahakam. Yang dimulai 6 Juni lalu. Jalur Penajam Paser Utara memakan dua korban. Sementara Paser dan Balikpapan masing-masing satu.

“Penyebabnya, selain faktor cuaca, juga kurang hati-hati,” sebut Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya bersama Kasi Bin Ops AKBP Sumarno, Rabu (13/6).  

Untuk tempat kejadian perkara (TKP) di PPU berada di sepanjang jalur mudik, di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kilometer 40. “Dua mobil terlibat kecelakaan,” kata Sumarno.

Saat kejadian, Selasa (12/6) pagi, kondisi hujan dan jalanan licin. Mobil bernomor polisi KT 1121 EG melaju dari Grogot menuju PPU. “Diduga pengemudi tak hati-hati, mobil oleng menabrak mobil KT 1479 EH dari arah berlawanan,” paparnya.

Menurut Sumarno, kecelakaan rawan terjadi di jalan perkotaan. Setidaknya tiga tahun terakhir. “Untuk jalur mudik atau jalur provinsi lebih rendah (angka kecelakaan),” tuturnya. Namun, musibah bisa terjadi di mana pun. “Lebih banyak faktor manusia, didominasi kecelakaan tunggal dan jenis sepeda motor,” imbuhnya.

Jalur mudik yang diantisipasi melalui darat yakni jalan poros dari Balikpapan sampai Sangatta. Sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiagakan. Kawasan rawan macet juga diawasi.

Di Balikpapan, lokasi yang diprediksi padat dan rawan kecelakaan di kawasan Jalan MT Haryono, Jalan Mulawarman, dan Jalan Soekarno-Hatta. “Tiga lokasi tersebut kami pantau. Ada pos dan anggota patroli,” ungkapnya.

Perwira melati dua ini menuturkan, menangkal kecelakaan cukup mudah. Cukup patuh dan tertib di jalanan. “Kalau ingin terhindar dari kecelakaan, patuhi rambu dan disiplin di jalanan. Kecelakaan terjadi didahului pelanggaran,” jelasnya.

Untuk diketahui, mengawali Operasi Ketupat Mahakam, insiden kecelakaan merenggut nyawa pengendara motor di jalur mudik poros Balikpapan-Samarinda, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 22, Balikpapan Utara, Kamis (7/6) dini hari sekitar pukul 00.25.

Pengendara tersebut bernama Yanto (33), warga Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 6, Kompleks Perumahan Bangun Reksa. Sehari-hari sebagai pekerja kebun. Dia tewas setelah beberapa saat menjalani perawatan di RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Korban mengalami luka di kepala karena “adu banteng” dengan mobil jenis LCGC (low cost green car) bernomor polisi KT 1609 LW. Dikemudikan Imam Safi’i (27), warga Kelurahan Sungai Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara.

Informasi yang dihimpun, sepeda motor diduga melaju dengan kecepatan di atas 70 kilometer per jam. Dari penyelidikan polisi, korban hendak mendahului kendaraan di depannya.

“Kecepatan tinggi mendahului kemudian terlalu melambung ke kanan hingga bertabrakan dengan mobil,” sebut Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta didampingi Kasatlantas AKP Noordianto. Tabrakan keras tak bisa dihindari lagi karena sepeda motor melaju di jalur mobil.

“Posisi mobil tidak menguntungkan, tabrakan tak bisa dihindari,” urai Noordianto. Dia juga menepis informasi yang beredar di media sosial (medsos) bahwa insiden tersebut tabrak lari. “Bukan tabrak lari, pengemudi mobil ada. Ikut menolong,” imbuhnya.

Sementara itu, Imam tak mengalami luka serius. Kondisi kedua kendaraan terlibat kecelakaan ringsek bagian depan. Bodi motor bengkok dan hancur. Jasad korban lantas dikirim ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur. (aim/dwi/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 08:54

Gairah Salah

ST PETERSBURG – Mesir membutuhkan Mohamed Salah. Kekalahan The Pharaohs, julukan Mesir, di matchday…

Selasa, 19 Juni 2018 08:49

Soal Bangunan di Bukit Soeharto, Pemerintah Ikut Melanggar

TENGGARONG – Ketenangan warga yang bermukim di sepanjang jalan poros Balikpapan-Samarinda, mulai…

Selasa, 19 Juni 2018 08:47

Kelebihan Muatan, Kapal Tenggelam

SAMOSIR – Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir tujuan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:45

Kesalahan Fatal dan Cenderung Disengaja

JAKARTA – Untuk sekian kalinya terjadi kasus kesalahan cetak Alquran. Kali ini kabar kesalahan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:43

Dihancurkan Laser, Paling Lama Satu Jam

Menghancurkan batu ginjal perlu waktu berhari-hari. Persiapan operasi. Tindakan. Dan masa pemulihan.…

Senin, 18 Juni 2018 08:19

Usai Lebaran, Selamat Datang Kemacetan

TENGGARONG – Hampir saban tahun saat Lebaran, jalan poros Balikpapan-Samarinda padat. Namun, titik…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

TEGAS..!! RM Tahu Sumedang Harus Tutup saat Idulfitri

BATAS waktu pengurusan izin RM Tahu Sumedang, Jalan Soekarno-Hatta, Km 50, di kawasan Tahura Bukit Soeharto…

Senin, 18 Juni 2018 07:55

Bukan Panggung Rookie

PIALA Dunia 2018 bukan untuk rookie. Peringatan ini wajib didengar Inggris. Apalagi setelah melihat…

Senin, 18 Juni 2018 07:51

PLIISSSS NAH..!! Aturan KPR Dilonggarkan Dong....

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Senin, 18 Juni 2018 07:50

Jalin Komunikasi dengan para Pemimpin hingga Jenguk Senior yang Sakit

Momen Idulfitri dimanfaatkan umat muslim untuk bersilaturahmi. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .