MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 14 Juni 2018 07:05
Perlu Lembaga Khusus Tangani Pengelem
ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau Iramsyah menyatakan, hingga kini belum ada aturan tegas untuk menindak toko yang menjualbelikan lem. Hal itu mengingat, belakangan ini fungsi lem sering disalahgunakan oleh para remaja di Bumi Batiwakkal.

“Kami tidak boleh melarang, hanya ada surat edaran. Artinya, dilihat dulu siapa yang membeli,” tutur Iramsyah.

Lantaran penggunaan lem dianggap sudah cukup berbahaya, Iramsyah mengusulkan pembeliannya harus ada rekomendasi dari pihak tertentu, misalnya ketua RT (rukun tetangga). Tujuannya untuk memastikan orang yang membeli lem benar-benar digunakan untuk keperluan yang benar.

“Apabila tidak ada rekomendasi RT tersebut, maka pembelinya jangan dilayani. Sebenarnya banyak cara yang  dapat dilakukan guna mengantisipasi lem ini jatuh pada orang yang salah,” imbuhnya.

Lantas yang tak kalah penting mencegah kalangan remaja ngelem, harus ada lembaga yang menaungi remaja agar tidak kecanduan lem. Lembaga tersebut bisa di bawah naungan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pemangku kepentingan lainnya seperti para pengusaha.

“Saya rasa ini bisa berjalan dengan baik dalam upaya mengembalikan remaja agar tidak kecanduan ngelem,” ungkapnya.

Disebutkan, perlu langkah cepat agar lembaga tersebut bisa diwujudkan. Apalagi, mengingat dampak ngelem ini merusak otak akibat penyalahgunaan lem tersebut. “Harus ada lembaga khusus yang menangani. Sedangkan Satpol PP hanya sebatas mengamankan. Setelah kami pulangkan, harus ada langkah pencegahan supaya perilaku ngelem ini tidak diulangi lagi,” pungkasnya. (*/oke/san/k9)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 09:58

Bandara Komersial Bergantung Pusat

SANGATTA–Bandara Sangkima yang digadang-gadang menjadi bandara komersial utama di Kutai…

Selasa, 19 Februari 2019 09:57

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB–Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di Berau…

Senin, 18 Februari 2019 10:29

Undang Seluruh Bendahara OPD

TANA PASER – Membangun koordinasi dalam upaya peningkatan kinerja seluruh…

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*