MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 Juni 2018 06:22
Belum Ada Pelanggaran

Harga Tiket Masih Sesuai Batas Atas dan Bawah

Sugihardjo

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Dugaan adanya penjualan tiket pesawat dengan tarif melebihi batas atas yang terjadi di Tarakan, Kaltara membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turun langsung melakukan pengawasan dan observasi. Tak hanya fokus pada Kaltara, Kemenhub juga melakukan observasi di Kaltim. Salah satunya di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.

Setelah melakukan kajian sekitar dua hari, Kemenhub meyakini tidak ada penemuan pelanggaran tarif batas atas dan bawah. Tidak ada maskapai di Balikpapan yang menerapkan harga lebih tinggi dari tarif batas.

Kepala Balitbang Kemenhub RI Sugihardjo mengatakan, keluhan tiket pesawat yang mahal sesungguhnya berangkat dari persepsi. Alasannya, masyarakat melihat perbedaan atau perbandingan harga tiket pesawat yang jauh sekali dari kondisi normal dan Lebaran.

“Padahal sebenarnya kalau hari normal atau sepi, maskapai akan menerapkan harga mendekati tarif batas bawah,” ucapnya. Sedangkan saat peak season, seperti Lebaran, maskapai akan memberlakukan tarif mendekati batas atas. Sehingga, seolah-olah kenaikan harga mencapai dua kali lipat.

Menurutnya, kenaikan harga ini bergantung dari demand atau permintaan dan supply atau penawaran. Kalau periode normal, persaingan lebih kepada tarif batas bawah, namun saat momen puncak ini hal yang wajar sepanjang tidak melanggar tarif batas atas. Walau memang ada imbauan dari menteri agar tidak aji mumpung, kenaikan masih harus dalam batas wajar dan tidak melukai penumpang.

“Imbauan kepada maskapai agar memerhatikan kebutuhan masyarakat. Kewajiban Kemenhub untuk mengontrol persaingan. Kuncinya tidak boleh monopoli satu rute, sehingga ada persaingan harga dan layanan maskapai. Kalau hanya ada satu maskapai, mereka akan kuasai,” bebernya.

Sugihardjo menjelaskan, tujuan tarif atas bawah agar persaingan sehat dan melindungi konsumen serta maskapai. Saat tarif batas atas untuk melindungi konsumen dan batas bawah melindungi maskapai. Kesesuaian antara konsumen dan maskapai jadi perhatian Kemenhub.

Sugihardjo menambahkan, bisa saja ada kenaikan harga tiket namun di luar tarif batas atas. Contoh kasus saat tiket penuh, pihak agen travel memberikan opsi dengan penerbangan indirect alias transit. Di mana dalam perjalanan tersebut, sama saja penumpang membeli dua tiket sekaligus.

“Jadi, total harga tiket jauh lebih tinggi daripada penerbangan langsung. Kami mengimbau masyarakat yang membeli tiket, baik lewat online atau travel bisa lebih jeli. Beli tiket yang langsung tanpa transit,” ujarnya.

Dia mengingatkan, apabila tidak ada penerbangan direct, calon penumpang dapat cermat melihat perbedaan harga dari penerbangan yang langsung dan dengan transit. Apabila terjadi pelanggaran dari agen, ada tugas maskapai untuk melakukan pembinaan kepada agen.

Dalam UU Nomor 8 tentang perlindungan konsumen, pihak penyedia jasa termasuk agen travel wajib memberikan informasi yang jelas kepada konsumen. Sanksi dari pemerintah baru bisa diberikan jika terbukti ada pelanggaran formal yang menunjukkan penjualan tiket melebihi batas atas.

“Sanksi ini lebih kepada tiket kelas ekonomi, kalau bisnis mekanisme pasar yang mengatur. Namun yang terpenting, terinformasikan kepada konsumen. Apabila terbukti ada pelanggaran dari maskapai, sanksi bisa dari pembekuan rute atau larangan penambahan rute baru,” bebernya.

Sementara itu, Direktur Navigasi Penerbangan Elfi Amir mengungkapkan, Kemenhub sudah mengatakan kepada maskapai agar menyampaikan harga tiket yang jelas kepada masyarakat. Termasuk memerhatikan aturan tarif batas atas dan bawah. Ada harga basic hingga net yang sudah termasuk asuransi.

 “Ada kasus konsumen membayar tinggi, tapi tidak tertera dalam tiket resmi bahwa harga melebihi tarif batas atas. Makanya penting untuk memerhatikan harga tiket yang tertera dan terbukti secara de jure,” katanya.

Dia berharap masyarakat mengerti, mengetahui, dan melihat harga tiket yang tertera dengan cermat. Sehingga, penting agar calon penumpang dapat menghitung harga tiket. Jika merasa menjadi korban dari tarif tiket yang melebih batas atas, penumpang bisa melaporkan ke posko pengaduan yang dimiliki otoritas Bandara.

“Laporkan berapa harga tiket yang tertera resmi, rute dan waktu penerbangan, sampai lokasi pembelian tiket. Setelah ada laporan, kami akan cek dan tindak apabila benar maskapai melanggar aturan,” tuturnya.

Terakhir, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Handy Heryudhitiawan mengatakan, pihaknya hanya mengingatkan kepada maskapai untuk patuh terhadap aturan tarif batas atas dan bawah. Namun soal monitoring dan penindakan, semua wewenang berada Otoritas Bandara (Otban).

“Tarif atas-bawah ini kewenangan Otban dan maskapai. Kami hanya bisa koordinasi dengan keduanya. Angkasa Pura siap memfasilitasi dan membantu, tapi kewenangan untuk menindak tetap hak Otban,” sebutnya. Rencananya dalam waktu dekat, pihaknya akan membuat posko untuk menerima aduan masyarakat di Bandara SAMS Sepinggan. Posko ini hasil kerja sama Otban, kepolisian, dan Angkasa Pura. (gel/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:18

Peminat dari Luar Negeri Banyak, Buah Naga Butuh Hilirisasi

SAMARINDA- Bumi Etam memiliki banyak potensi dari bisnis pertanian. Salah…

Rabu, 20 Februari 2019 12:51

Okupansi Hotel Kaltim Belum Terpengaruh Tiket Mahal

SAMARINDA- Tingginya harga tiket angkutan udara dan pemberlakuan bagasi berbayar…

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*