MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 Juni 2018 06:18
Asa Sektor Pembiayaan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gejolak ekonomi yang terjadi di Kaltim pada 2015 dan 2016 lalu, memberi andil penurunan kinerja perusahaan pembiayaan atau multi-finance di Samarinda. Saat itu, penurunan bisnis hingga 50 persen. Namun, tahun ini bisnis pembiayaan diprediksikan bangkit dengan peningkatan hingga 10 persen dibandingkan tahun lalu.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Forum Komunikasi Daerah (APPI-FKD) Iyan Ferdian menurutnya, membaiknya perekonomian Kaltim 2017 menjadi 3,13 persen yang sempat minus pada tahun sebelumnya ikut berdampak positif terhadap pertumbuhan perusahaan pembiayaan.

“Potensi 2018 sudah sangat terlihat pada awal tahun ini. Dengan banyaknya pembiayaan-pembiayaan yang dilakukan pada triwulan pertama,” ujarnya Rabu (13/6).

Jika ditotal, di Kota Tepian hanya ada sekitar 40 perusahaan pembiayaan. Awal tahun ini, pembiayaan yang sudah dilakukan di Samarinda meningkat 2,5 persen dibandingkan tahun lalu. Sehingga diprediksikan, peningkatan penyaluran dari seluruh perusahaan pembiayaan akan meningkat 5-10 persen sepanjang 2018.

“Penurunan omzet untuk seluruh perusahaan pembiayaan terjadi sejak 2015. Penyebabnya, penurunan sektor unggulan Kaltim seperti batu bara,” ungkapnya.

Lesunya pasar otomotif dan alat berat, tambah Iyan, dalam beberapa waktu terakhir tak dimungkiri sebagai penekan laju bisnis perusahaan pembiayaan. Seperti diketahui, segmen komoditas tersebut merupakan pasar utama multi-finance. Seperti alat berat, mobil 4WD, dan lainnya.

Penurunan tajam yang terjadi pada 2015 lalu cukup memberatkan para pengusaha. Meski belum pulih seperti semula, perbaikan yang terjadi pada 2017 tetap disambut baik. Kebanyakan konsumen melakukan penjualan aset dari unit yang ditarik.

“Memasuki 2018, semua perusahaan pembiayaan mulai membesarkan bisnisnya. Karena  tahun-tahun sebelumnya hanya bisa mempertahankan bisnis. Belum bisa mengembangkan,” katanya.

Iyan mengatakan, 2018 merupakan tahun yang dianggap bisa mengembalikan kejayaan perusahaan pembiayaan. Saat ini, hampir semua jenis pembiayaan membaik. Mulai dari motor hingga alat berat.  Baik dari sisi rental, pembiayaan, hingga pembelian secara kredit juga sudah mulai tumbuh.

“Walaupun diprediksikan tahun ini perekonomian Kaltim kembali menurun, namun tidak seburuk 2015 dan 2016. Sehingga, kami masih optimistis tahun ini perusahaan pembiayaan akan membaik,” pungkasnya. (*/ctr/ndu2/k15)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…

Senin, 22 Oktober 2018 06:43

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

JAKARTA – Transaksi sistem perdagangan alternatif (SPA) mengalami peningkatan signifikan. Hal…

Senin, 22 Oktober 2018 06:42

Pangkas Impor Komponen Industri Elektronik

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian berharap…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:46

Tempat Cukur Idola Pesepak Bola

WALAU terkesan sepele, bisnis tempat cukur khusus pria alias barbershop ternyata tak semudah yang dibayangkan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .