MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 Juni 2018 06:17
Ayam Potong Mahal, Diimbau Beralih ke Ayam Beku
UBAH KEBIASAAN: Masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri mengonsumsi ayam dan daging beku untuk menghindari lonjakan harga yang ekstrem.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Balikpapan mengklaim kebiasaan masyarakat yang masih enggan mengonsumsi ayam broiler beku menjadi salah satu penyebab melambungnya harga ayam di pasar tradisional. Selain adanya keterbatasan stok di peternak.

Diketahui, di pasar tradisional di Kota Beriman harga ayam kembali meroket. Bahkan beberapa pedagang menjual ayam beku dari supermarket untuk memenuhi permintaan masyarakat. Dari pantauan Kaltim Post di Pasar Klandasan, untuk ayam ukuran 1-1,3 kilogram dijual Rp 60-65 ribu. Padahal harga acuan per kilogram hanya Rp 18 ribu.

Kepala Dinas Perdagangan M Saufan mengatakan, di pasar tradisional masih banyak yang enggan menjual daging beku. Mereka berdalih, ayam daging beku sulit untuk dijual kembali karena masyarakat banyak yang tidak mau mengonsumsi. Lebih suka daging segar.

“Dari data Dinas Pangan, Pertanian & Perikanan Balikpapan stok daging ayam cukup saja. Banyak daging ayam beku. Di modern store juga masih ada tetapi harganya sedikit naik. Tapi, kenaikannya tidak seperti pasar tradisional,” ucapnya Rabu (13/6).

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa daging segar punya banyak kelebihan dari daging beku. Padahal tidak demikian, hanya saja daging beku memerlukan waktu tambahan untuk menjadikan daging beku menjadi daging siap dimasak.

“Tadi siang, istri saya ke salah satu modern market, banyak stok di situ. Daging sapi juga aman. Info dari rumah potong hewan, sekitar 100 ekor sehari dipotong. Untuk daging ayam, ya saya mengimbau agar masyarakat tidak berbelanja berlebihan dan coba mengonsumsi daging beku,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Pandansari Surtinah mengakui daging beku jarang peminat. Jika disuruh pilih, masyarakat pasti memilih daging segar. “Tapi, kalau harga ayam segar tinggi dan stok terbatas biasanya mau tidak mau masyarakat memilih daging beku,” tuturnya.

Kabid Komersial dan Pengembangan Bisnis Bulog Divisi Regional Kaltimra, Kurniawan Wishnu Pratomo menilai, memang butuh sosialisasi lebih kepada masyarakat tentang daging beku. Untuk daging beku sapi, pihaknya membutuhkan waktu bertahun-tahun agar masyarakat paham.

Padahal, daging beku lebih baik. Karena, daging didinginkan suhu tertentu. Bakteri pasti mati. Yang perlu diperhatikan adalah cara mencairkan daging beku. Banyak yang salah. Masyarakat banyak hanya menaruh saja di wadah. Ada juga yang merebusnya. Itu salah. Yang benar ya merendamnya di tempat bersih. Memang membutuhkan waktu yang lama. “Ini agar menjaga dari bakteri,” serunya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 11:27

Obligasi Bisa Percepat Pembangunan

SAMARINDA- Pemprov Kaltim diminta mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi atau surat…

Jumat, 24 Mei 2019 11:18

Saatnya Mal Panen Omzet

BALIKPAPAN- Sepanjang periode empat bulan pertama tahun ini, Matahari Department…

Jumat, 24 Mei 2019 11:08

Bulog Siapkan Beras untuk Zakat

BALIKPAPAN- Kewajiban membayar zakat fitrah bagi setiap muslim pada Ramadan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:40

Tekan Harga Daging Sapi, Masyarakat Bisa Beralih ke Daging Beku

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) V…

Kamis, 23 Mei 2019 14:38
Bank Mandiri Balikpapan Siapkan Rp 1 T

Layani Penukaran Uang dengan Mobil Keliling

BALIKPAPAN- Bank Mandiri Area Balikpapan menyiapkan armada keliling untuk melayani…

Kamis, 23 Mei 2019 14:31

Dorong Transaksi dengan Midnight Sale

BALIKPAPAN- Momentum peak season Ramadan atau jelang Lebaran bakal digunakan…

Kamis, 23 Mei 2019 12:50

Tarif Pesawat Terus Dipelototi

JAKARTA – Tiket pesawat menjadi atensi masyarakat saat musim mudik.…

Kamis, 23 Mei 2019 10:49

Bisnis Online Terhambat Jaringan

SANGATTA–Bisnis berbasis dalam jaringan (daring/online) yang kian menjamur di Tanah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Sehari Kaltim Hasilkan 80 Ton Ikan

SAMARINDA-Kepastian stok ikan di Kaltim memang tak perlu diragukan. Konsumsi…

Rabu, 22 Mei 2019 10:01

Optimistis Kelapa Sawit Tingkatkan Kinerja Ekspor

SAMARINDA-Sejak awal 2019, berbagai tantangan dari luar negeri maupun dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*