MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 Juni 2018 06:17
Ayam Potong Mahal, Diimbau Beralih ke Ayam Beku
UBAH KEBIASAAN: Masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri mengonsumsi ayam dan daging beku untuk menghindari lonjakan harga yang ekstrem.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Balikpapan mengklaim kebiasaan masyarakat yang masih enggan mengonsumsi ayam broiler beku menjadi salah satu penyebab melambungnya harga ayam di pasar tradisional. Selain adanya keterbatasan stok di peternak.

Diketahui, di pasar tradisional di Kota Beriman harga ayam kembali meroket. Bahkan beberapa pedagang menjual ayam beku dari supermarket untuk memenuhi permintaan masyarakat. Dari pantauan Kaltim Post di Pasar Klandasan, untuk ayam ukuran 1-1,3 kilogram dijual Rp 60-65 ribu. Padahal harga acuan per kilogram hanya Rp 18 ribu.

Kepala Dinas Perdagangan M Saufan mengatakan, di pasar tradisional masih banyak yang enggan menjual daging beku. Mereka berdalih, ayam daging beku sulit untuk dijual kembali karena masyarakat banyak yang tidak mau mengonsumsi. Lebih suka daging segar.

“Dari data Dinas Pangan, Pertanian & Perikanan Balikpapan stok daging ayam cukup saja. Banyak daging ayam beku. Di modern store juga masih ada tetapi harganya sedikit naik. Tapi, kenaikannya tidak seperti pasar tradisional,” ucapnya Rabu (13/6).

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa daging segar punya banyak kelebihan dari daging beku. Padahal tidak demikian, hanya saja daging beku memerlukan waktu tambahan untuk menjadikan daging beku menjadi daging siap dimasak.

“Tadi siang, istri saya ke salah satu modern market, banyak stok di situ. Daging sapi juga aman. Info dari rumah potong hewan, sekitar 100 ekor sehari dipotong. Untuk daging ayam, ya saya mengimbau agar masyarakat tidak berbelanja berlebihan dan coba mengonsumsi daging beku,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Pandansari Surtinah mengakui daging beku jarang peminat. Jika disuruh pilih, masyarakat pasti memilih daging segar. “Tapi, kalau harga ayam segar tinggi dan stok terbatas biasanya mau tidak mau masyarakat memilih daging beku,” tuturnya.

Kabid Komersial dan Pengembangan Bisnis Bulog Divisi Regional Kaltimra, Kurniawan Wishnu Pratomo menilai, memang butuh sosialisasi lebih kepada masyarakat tentang daging beku. Untuk daging beku sapi, pihaknya membutuhkan waktu bertahun-tahun agar masyarakat paham.

Padahal, daging beku lebih baik. Karena, daging didinginkan suhu tertentu. Bakteri pasti mati. Yang perlu diperhatikan adalah cara mencairkan daging beku. Banyak yang salah. Masyarakat banyak hanya menaruh saja di wadah. Ada juga yang merebusnya. Itu salah. Yang benar ya merendamnya di tempat bersih. Memang membutuhkan waktu yang lama. “Ini agar menjaga dari bakteri,” serunya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:35

ASIK..!! Maskapai Ini Tambah Layanan Wifi, Bidik 17 Juta Penumpang

DENPASAR – Maskapai penerbangan terus berinovasi di tengah sengitnya persaingan…

Kamis, 17 Januari 2019 07:05

Pariwisata Wajib Jadi Prioritas

SAMARINDA – Tak hanya dituntut menggelar banyak event, Pemprov Kaltim…

Kamis, 17 Januari 2019 06:55

Data e-Commerce Akan Lebih Terekam

JAKARTA – Pendataan mengenai industri e-commerce di Tanah Air bakal…

Kamis, 17 Januari 2019 06:53

November 2018, Utang Luar Negeri Naik Jadi Rp 5.257 T

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) membukukan utang luar negeri (ULN)…

Rabu, 16 Januari 2019 06:50

Pasokan Turun, Harga Sayuran Melejit

BALIKPAPAN - Ombak besar akibat cuaca buruk yang terjadi pada…

Rabu, 16 Januari 2019 06:49

Model Baru, Harga Lama

JAKARTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) menunjukkan keseriusannya dalam…

Rabu, 16 Januari 2019 06:44

Terburuk Selama Lima Tahun

JAKARTA – Pemerintah tampaknya harus bekerja lebih keras untuk menekan…

Rabu, 16 Januari 2019 06:43

Pedagang e-Commerce Tak Wajib Punya NPWP

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dalam Peraturan Menteri Keuangan…

Rabu, 16 Januari 2019 06:43

Bankaltimtara Catatkan Kinerja Gemilang

SAMARINDA – Kinerja PT Bankaltimtara tahun lalu cukup baik. Di…

Selasa, 15 Januari 2019 06:41

IHEx Kaltim Terkontraksi Minus 4,5 Persen

SAMARINDA - Meski tidak sedalam perkiraan sebelumnya, indeks harga komoditas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*