MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 13 Juni 2018 12:54
Dana Nganggur Pemda Meningkat

PROKAL.CO, JAKARTA – Hingga akhir April, pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp 251,93 triliun. Angka itu mencapai 32,88 persen dari pagu alokasi TKDD dalam APBN 2018 sebesar Rp 766,16 triliun. Realisasi tersebut memang lebih rendah Rp 13,5 triliun jika dibandingkan dengan realisasi TKDD periode yang sama tahun lalu. Namun, jumlah simpanan pemda di perbankan atau dana idle per akhir April ini justru meningkat.

Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Boediarso Teguh Widodo mengungkapkan, posisi dana idle pemda di perbankan secara nasional per akhir April 2018 mencapai Rp 212,41 triliun. Jumlah tersebut lebih rendah Rp 24,57 triliun atau 10,37 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 236,98 triliun.

’’Meski demikian, posisi dana simpanan pemda di perbankan per akhir April 2018 ini meningkat Rp 26,53 triliun atau 14,27 persen dari posisi pada bulan sebelumnya. Pada akhir Maret 2018 mencapai Rp 185,88 triliun,’’ beber Boediarso kepada Jawa Pos.

Boediarso menjelaskan, jumlah simpanan pemda provinsi di perbankan pada akhir April 2018 mencapai Rp 80,04 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi Rp 17,91 triliun atau 28,82 persen dari posisi pada akhir bulan sebelumnya yang sebesar Rp 62,13 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017, jumlah dana idle pemda provinsi tersebut juga naik Rp 7,51 triliun atau 10,35 persen.

Sementara itu, jumlah dana simpanan pemda kabupaten di perbankan pada akhir April 2018 mencapai Rp 102,21 triliun. Jumlah itu juga lebih tinggi Rp 8,76 triliun atau 9,37 persen dari posisi pada bulan sebelumnya sebesar Rp 93,45 triliun. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah tersebut masih lebih rendah Rp 28,50 triliun atau 21,80 persen. Pada akhir April 2017, jumlah dana menganggur di pemda kabupaten sebesar Rp 130,71 triliun.

Selanjutnya, jumlah dana simpanan pemerintah kota di perbankan pada akhir April 2018 sebesar Rp 30,16 triliun atau lebih rendah Rp 0,14 triliun atau 0,45 persen dari posisinya pada akhir bulan sebelumnya yang sebesar Rp 30,29 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama 2017, jumlah tersebut lebih rendah Rp 3,59 triliun atau 10,64 persen. ”Akhir April 2017, jumlah simpanan dana pemda kota Rp 33,75 triliun,’’ jelasnya.

Boediarso menuturkan, kenaikan posisi simpanan pemda dari bulan sebelumnya, antara lain, disebabkan adanya surplus anggaran selama April 2018. Realisasi pendapatan daerah pada April 2018 lebih besar daripada realisasi belanja daerah. Dia menyebutkan, realisasi pendapatan daerah pada April 2018 mencapai Rp 94,19 triliun, yang di dalamnya sudah termasuk dana TKDD Rp 66,34 triliun.

Boediarso menambahkan, realisasi belanja daerah pada April 2018 hanya mencapai Rp 60,11 triliun atau naik Rp 14,19 triliun jika dibandingkan dengan realisasinya pada bulan sebelumnya yang sebesar Rp 45,92 triliun. Meski meningkat, realisasi belanja tersebut termasuk rendah. Menurut dia, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab. ’’Antara lain, pada awal tahun pemda baru merealisasikan belanja operasional, sementara penyerapan belanja modal belum optimal, terutama karena beberapa hal. Misalnya, proses pemilihan penyedia (pelelangan) masih berjalan,’’ imbuhnya.  

 Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa realisasi penyaluran TKDD per April 2018 belum secepat yang diharapkan. Namun, dia menekankan, perlambatan tersebut disebabkan adanya penguatan tata kelola transfer ke daerah pascakasus korupsi gratifikasi yang melibatkan salah satu oknum pegawai di lingkungan Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu.

’’Ya ini (pengetatan) juga berkaitan dengan kejadian-kejadian korupsi. Kami ingin yakinkan agar transfer ini bermanfaat dan lebih baik sehingga ada perlambatan di TKDD,” ungkapnya. (ken/c7/sof)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 11:14

Lama Diburu, Turis Bule Ini Ditemukan Kais Tong Sampah

Turis asal Republik Latvia, Gatis Baumanis, sudah lama diburu personil Polsek Ubud. Belakangan, turis…

Senin, 22 Oktober 2018 10:46

GREGET..!! Penghuni Telat Bayar Uang Kos, Motornya Diceburin ke Sungai oleh Warga

 Dipicu masalah tunggakan uang sewa kos yang belum dibayar, ratusan warga Tambaksawah Waru Sidoarjo,…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:23
Dugaan Pelanggaran Kampanye

Kasus Luhut – Sri Mulyani Sampai di Gakumdu

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:12

Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng Jadi 2.113 Orang

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis daftar terbaru jumlah korban terdampak…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:06

Tiga Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin Dicokok KPK, Ini Pesan Timses Capres 02

Andre Rosiade selaku Juru Bicara Prabowo-Sandiaga mengaku prihatin atas kasus penangkapan yang menimpa…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:46

KPU Makassar Terbelit Utang, Terindikasi Manipulasi Laporan Keuangan

MAKASSAR - Sekretariat KPU Makassar disorot Pusat.  Sejumlah laporan keuangannya bermasalah. KPU…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:41

WADUH..!! 1.000 Napi Sulteng Masih Kabur

JAKARTA- Sebanyak 1.000 narapidana (napi) dinyatakan belum menyerahkan diri pasca-gempa di Palu, Donggala…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:40
Tim Prabowo-Sandi Datangi KPU

Pertanyakan 31 Juta Data Pemilih Misterius

JAKARTA – Tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mempersoalkan data daftar…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:19

KPK Sasar Meikarta, Ini Kata Menteri Luhut

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan tak mempersoalkan langkah Komisi Pemberantasan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:51
Tiongkok Jual Murah Paket Wisata ke Bali, Ini Modusnya…

WELEH..!! Dengan Modal Rp 600 Ribu, Wisatawan Tiongkok Sudah Bisa ke Bali

 Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .