MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 13 Juni 2018 12:44
Yahya Staquf, Anggota Wantimpres yang Kunjungi Israel Berbuntut Panjang

MUI Berharap Urusan Diplomasi Ditangani Kemenlu

Yahya S

PROKAL.CO, JAKARTA - Kunjungan Yahya Cholil Staquf, yang notabene anggota Wantimpres Presiden Joko Widodo, ke Israel terus menjadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut kalau kunjungan itu berniat membawa misi diplomasi sebaiknya dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin menegaskan bahwa kehadiran Yahya ke Israel atas nama pribadi. "Tidak ada kaitannya dengan MUI. Kemudian juga sudah diklarifikasi tidak atas nama PBNU," kata Ma'ruf di Jakarta kemarin (12/6).

Untuk itu Ma'ruf menegaskan kehadiran Yahya ke Israel itu inisiatif sendiri dan tanggung jawab pribadi. Namun Ma'ruf mengatakan keberangkatan Yahya itu harus dilihat seberapa jauh berpengaruh pada upaya diplomasi Kemenlu memperjuangkan kemerdekaan Palestina maupun mengembalikan Yerusalem sebagai ibukota Palestina. "Atau malah mengganggu (upaya diplomasi Kemenlu, Red)," tuturnya.

Namun Ma'ruf menegaskan bukan tugas MUI untuk menggali lebih jauh maksud kedatangan Yahya ke Israel itu. Dia mengatakan MUI juga sama sekali tidak punya hak untuk menindak Yahya.

Selain itu Ma'ruf juga mengomentari larangan bagi WNI untuk berkunjung ke Israel. Dia menegaskan baik Indonesia maupun Israel sangat wajar saling melarang kedatangan ke negara masing-masing. Yang jadi persoalan adalah menurut Ma'ruf adalah, orang Indonesia itu mau berkunjung ke Yerusalem. "Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan kunjungan ke Israel. Kok dilarang," jelasnya. Untuk itu secepatnya Indonesia atau internasional untuk berupaya mengembalikan kembali Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Sehingga warga negara Indonesia bisa berkunjung ke sana untuk ziarah.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan, setiap warga Indonesia yang datang ke forum internasional harus menjadi wakil Indonesia. Hal itu juga berlaku bagi Yahya yang akan berkunjung ke Israel.“Apa pun yang disampaikan di dunia internasional harus mewakili rakyat Indonesia,” tegas dia saat ditemui usai melepas kegiatan mudik gratis di kantor DPP PDIP Jalan Lenteng Agung kemarin (12/6).

 Dia berharap Yahya menyampaikan sikap Indonesia, tentang pancasila, dan Undang-Undang 1945. Sebagai bangsa Indonesia, dia berkewajiban membela Indonesia. “Dimana pun dia berada,” terang politikus PDI Perjuangan itu.

 Terkait dengan kedatangan Yahya ke Israel yang akan menyakiti umat Islam Indonesia dan Palestina? Puan enggan berkomentar soal kemungkinan tersebut. Dia khawatir akan membuat gaduh jika mengomentari masalah tersebut. Intinya, Yahya datang sebagai wakil Indonesia dan harus bersikap sebagai delegasi Indonesia. (wan/lum)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:15
Ketika Kubu Jokowi Tak Gentar dengan Hasil Ijtima Ulama

PDIP Yakin Hasil Survey Masih Kuat

TIM kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim, hasil Ijtima Ulama II tak akan…

Selasa, 18 September 2018 10:13
Dukungan Kepala Daerah di Pilpres

Dulu Diam-Diam, Sekarang Terbuka

JAKARTA- Dukungan kepala daerah jelang Pilpres 2019 kian marak. Kondisi tersebut sedikit berbeda dari…

Senin, 17 September 2018 23:19

BENER NIH..?? Kata Ma'ruf, Ijtima Ulama Ngga Ngefek

Bakal calon Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin mengaku lebih percaya dukungan ulama pesantren dibanding…

Senin, 17 September 2018 12:01

Prabowo Kembali Bicara Utang

JAKARTA  - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menegaskan siap berjuang untuk kepentingan rakyat…

Minggu, 16 September 2018 22:29

Ijtima Ulama Dukung Prabowo-Sandi, Prabowo Tandatangani 17 Poin Pakta Integritas

JAKARTA- Prabowo Subianto bersama Sandiaga Salahuddin Uno mendapat dukungan dari hasil rapat Ijtimak…

Jumat, 14 September 2018 11:15

Kena Batunya..!! Sering Palak Mobil Ambulans, Sopir Kesal, Tabrak Preman Sampai Koit

Dua dari tiga orang sopir ambulans yang menabrak pengendara sepada motor hingga tewas diringkus jajaran…

Jumat, 14 September 2018 10:26

Rick Bleszynski, WNI yang Jadi Bos Perusahaan Teknologi di AS

Belakangan ini media internasional banyak mengulas keberadaan Splend. Splend sendiri merupakan terobosan…

Jumat, 14 September 2018 10:22

Gara-Gara Bule Tidur Bugil, House Keeper Konak, Diperkosa Deh...

Seorang pelajar sekolah penerbangan PCNS, 22, asal Norwegia yang tinggal sementara di Be Home Luxury…

Kamis, 13 September 2018 12:11

Iklan Jokowi Diputar di Bioskop, Kata Jubirnya Bukan Kampanye, tapi Capaian Program Kerja

JAKARTA - Juru Bicara tim kampanye nasional (TKN) Abdul Kadir Karding meminta semua pihak untuk mempermasalahkan…

Kamis, 13 September 2018 12:09

Tepis Isu Tidak Kompak, Prabowo-Sandi Temui SBY

JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berupaya menyolidkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .