MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 13 Juni 2018 12:44
Yahya Staquf, Anggota Wantimpres yang Kunjungi Israel Berbuntut Panjang

MUI Berharap Urusan Diplomasi Ditangani Kemenlu

Yahya S

PROKAL.CO, JAKARTA - Kunjungan Yahya Cholil Staquf, yang notabene anggota Wantimpres Presiden Joko Widodo, ke Israel terus menjadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut kalau kunjungan itu berniat membawa misi diplomasi sebaiknya dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin menegaskan bahwa kehadiran Yahya ke Israel atas nama pribadi. "Tidak ada kaitannya dengan MUI. Kemudian juga sudah diklarifikasi tidak atas nama PBNU," kata Ma'ruf di Jakarta kemarin (12/6).

Untuk itu Ma'ruf menegaskan kehadiran Yahya ke Israel itu inisiatif sendiri dan tanggung jawab pribadi. Namun Ma'ruf mengatakan keberangkatan Yahya itu harus dilihat seberapa jauh berpengaruh pada upaya diplomasi Kemenlu memperjuangkan kemerdekaan Palestina maupun mengembalikan Yerusalem sebagai ibukota Palestina. "Atau malah mengganggu (upaya diplomasi Kemenlu, Red)," tuturnya.

Namun Ma'ruf menegaskan bukan tugas MUI untuk menggali lebih jauh maksud kedatangan Yahya ke Israel itu. Dia mengatakan MUI juga sama sekali tidak punya hak untuk menindak Yahya.

Selain itu Ma'ruf juga mengomentari larangan bagi WNI untuk berkunjung ke Israel. Dia menegaskan baik Indonesia maupun Israel sangat wajar saling melarang kedatangan ke negara masing-masing. Yang jadi persoalan adalah menurut Ma'ruf adalah, orang Indonesia itu mau berkunjung ke Yerusalem. "Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan kunjungan ke Israel. Kok dilarang," jelasnya. Untuk itu secepatnya Indonesia atau internasional untuk berupaya mengembalikan kembali Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Sehingga warga negara Indonesia bisa berkunjung ke sana untuk ziarah.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan, setiap warga Indonesia yang datang ke forum internasional harus menjadi wakil Indonesia. Hal itu juga berlaku bagi Yahya yang akan berkunjung ke Israel.“Apa pun yang disampaikan di dunia internasional harus mewakili rakyat Indonesia,” tegas dia saat ditemui usai melepas kegiatan mudik gratis di kantor DPP PDIP Jalan Lenteng Agung kemarin (12/6).

 Dia berharap Yahya menyampaikan sikap Indonesia, tentang pancasila, dan Undang-Undang 1945. Sebagai bangsa Indonesia, dia berkewajiban membela Indonesia. “Dimana pun dia berada,” terang politikus PDI Perjuangan itu.

 Terkait dengan kedatangan Yahya ke Israel yang akan menyakiti umat Islam Indonesia dan Palestina? Puan enggan berkomentar soal kemungkinan tersebut. Dia khawatir akan membuat gaduh jika mengomentari masalah tersebut. Intinya, Yahya datang sebagai wakil Indonesia dan harus bersikap sebagai delegasi Indonesia. (wan/lum)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 12:52

Formasi Banyak Kosong, Gelar Tes CPNS Lagi?

Pemerintah menyiapkan kebijakan khusus untuk mengisi banyaknya formasi CPNS 2018 yang kosong, yaitu…

Selasa, 13 November 2018 12:51

CEK DEH..!! Publik Dapat Menguji Data Kelulusan Peserta SKB CPNS 2018

JAKARTA- Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)…

Selasa, 13 November 2018 12:24

Sibuk Saling Sindir, Paling Rugi Petahana

Ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait politik genderuwo terus menuai kritik. Sebab diksi seperti…

Selasa, 13 November 2018 10:59

ENAK YA DI JAWA..!! Jakarta-Surabaya Hanya 8 Jam Lewat Tol Trans-Jawa

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau kesiapan tol trans-Jawa yang akan beroperasi…

Selasa, 13 November 2018 10:57

CVR Lion air JT610 Diduga Rusak

Cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP belum ditemukan. Komite Nasional Keselamatan…

Minggu, 11 November 2018 11:53

Nelayan Aceh Ditangkap Angkatan Laut Myanmar, 15 Belas Ditahan, 1 Meninggal

JAKARTA – Total 16 orang kapal Nelayan KM Bintang Jasa asal Aceh ditahan oleh Kantor Kepolisian…

Minggu, 11 November 2018 10:23

BPBD Waspadai Risiko Tiga Bencana Alam

MEJAYAN–Hujan sepekan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyalakan…

Minggu, 11 November 2018 10:19

Kajati Sulsel Minta Bantuan KPK

MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mulai angkat tangan mengejar Soedirjo Aliman alias…

Sabtu, 10 November 2018 20:56

Evakuasi Lion Air JT610 Dihentikan, Pencarian CVR Bagaimana?

JAKARTA- Operasi SAR gabungan dalam upaya evakuasi pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang,…

Sabtu, 10 November 2018 20:52

Ada Apa dengan Pembalut Wanita? Kok Dipakai untuk Mabuk?

JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) bergerak cekatan memeriksa kandungan dalam pembalut wanita.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .