MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 13 Juni 2018 07:25
“Mau Nyapres Harus Realistis”

Agus Harimurti Yudhoyono Sambangi Gedung Biru Kaltim Post

DISKUSI GEDUNG BIRU: Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) saat berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post, kemarin sore. Ia sudah dua hari di Kaltim untuk bersilaturahmi dan pembukaan AHY Center di Samarinda.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Digadang-gadang maju dalam pemilihan kepala negara, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum menentukan sikap. Apakah ia akan maju sebagai calon presiden (capres) ataupun calon wakil presiden (cawapres) pada 2019. “Kita lihat nanti sajalah ya,” ujar AHY, dengan nada bercanda, di ruang rapat Gedung Biru Kaltim Post Group, Selasa (12/6).

AHY sudah dua hari lalu berada di Kaltim. Dalam lawatan ini, putra pertama mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ini menyempatkan berkunjung ke ruang redaksi Kaltim Post dan studio Balikpapan Televisi di Gedung Biru Kaltim Post di Jalan Soekarno-Hatta Km 3,5 Balikpapan. Suasana kunjungan ini begitu santai dan cair. Ia didampingi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim-Kaltara, Ihwan Datu Adam beserta rombongan lainnya.

Beberapa kali berkunjung kemari, AHY merasa kagum dengan limpahan sumber daya alam (SDA) Kaltim. Namun, mesti berimbang dan didukung dengan SDM.  

“SDA Kaltim luar biasa, hanya belum diolah secara optimal. Harus ada kesinambungan dan perubahan ke arah lebih baik lagi,” ujarnya.

Dirinya berpesan kepada generasi muda sebagai pembawa perubahan. Tidak mudah terjerumus pada pemberitaan di media sosial, apalagi berita absurd tanpa sumber pasti yang berdampak memecah belah negara. Kehadiran tokoh agama di kancah politik pun diharapkan tidak menghadirkan isu-isu SARA.

“Media cetak, seperti Jawa Pos Group di mana pun berada selalu solid dan menyuarakan hal-hal yang patut dikonsumsi oleh masyarakat. Karena itu saya mengucapkan terima kasih karena terus memperjuangkan suara rakyat termasuk di Kaltim,” ujarnya.  

Menjadi salah satu tokoh muda di bursa pilpres, AHY mengatakan terus mempersiapkan diri dan terjun langsung ke masyarakat. Menjaga elektabilitas sekaligus mengetahui kondisi dan permasalahan di masyarakat. Maju dalam pilpres, suami dari Annisa Pohan ini menuturkan situasi politik di Indonesia tidaklah mudah.

Terlebih, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memutuskan, presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen. Artinya, partai politik (parpol) dapat mengajukan calon presiden dan wakilnya jika memperoleh 20 kursi di DPR, atau 25 persen suara sah.

Di mana, pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2019 mendatang digelar serentak. Sedangkan ambang batas yang digunakan berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2014. Ini membuat tiap partai politik mesti berkoalisi untuk mengusung pasangan capres maupun cawapres tahun depan.

“Tidak ada parpol yang bisa sendirian (mengusung pasangan capres/cawapres), karena basis suara tidak ada yang mencapai 20 persen. Demokrat saja 10 persen. Karena itu kami menolak PT hasil DPR, sebab suara yang digunakan pada 2014 lalu digunakan kembali, itu membunuh demokrasi,” ucap AHY.

Belum lagi hasrat masing-masing parpol yang menginginkan perwakilannya sebagai capres. Maka harus ada pertimbangan yang mesti diambil. Membagi persepsi dan kepentingan. Menyatukan visi dan misi. Maka hingga saat ini, dia belum menentukan pilihan.

Ketika diajak berandai-andai, apakah memilih Prabowo ataukah Jokowi, AHY tak mau menjawab secara gamblang. Hanya saja, dia menuturkan tiap calon memiliki kriteria dan kekuatan. “Kanan-kiri ok. Kami harus optimistis, tapi kini juga harus realistis,” jawab AHY, dengan senyum khas dan nada suara yang ramah. (lil/one/k15)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 11:52

Penyebar Hoax Penculikan di Balikpapan Ditangkap, Diciduk saat Lagi Bersih-Bersih Mall

BALIKPAPAN - Inilah akibatnya jika menebar informasi palsu atau hoax.…

Senin, 12 November 2018 08:05

Harus Urus Surat Layak Sehat

BALIKPAPAN – Viral kejadian keracunan massal akibat mengonsumsi es krim…

Senin, 12 November 2018 08:02
Perwali LGBT Dipertanyakan, Wali Kota Surati Pihak Terkait

Pemkot Khawatir Langgar HAM

BALIKPAPAN – Langkah konkretPemkot Balikpapan dalam menyikapi maraknya jejaring lesbian,…

Sabtu, 10 November 2018 06:51

Beri Kepastian, Tapi Banyak Keluhan

BALIKPAPAN  –  BPJS Kesehatan sebagai operator Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia…

Sabtu, 10 November 2018 06:47

Luas Perairan, Idola Pelaku Kejahatan

BALIKPAPAN  –  Jalur perairan masih dimanfaatkan serta jadi idola pelaku…

Sabtu, 10 November 2018 06:09

Air Bersih di Baru Ilir Terjamin

BALIKPAPAN  –  Kepedulian PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan…

Sabtu, 10 November 2018 06:07

Pelni Belum Berencana Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Jelang arus mudik akhir tahun, PT Pelni (Persero)…

Jumat, 09 November 2018 07:58

Pemkot Tunggu Kabar Pertamina

BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) sedang mengatur jadwal pertemuan antara…

Kamis, 08 November 2018 19:55

TEGAS..! Gara-Gara Ini, Dua Anggota Polisi Balikpapan Dipecat

BALIKPAPAN - Polisi Balikpapan terus menunjukan komitmennya dalam upaya memberantas…

Kamis, 08 November 2018 15:29

Pria yang Tewas di Telaga Sari Diduga Dibunuh, Ada Kayu Berlumur Darah di TKP

BALIKPAPAN - Kematian Achmad Mudori (65), pria yang ditemukan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .