MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 Juni 2018 07:15
Soal Penunjukan RSUD IA Moeis sebagai Rujukan Regional, Dua Tahun Terabaikan
RS IA Moeis di Jalan Rifaddin

PROKAL.CO, SAMARINDA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) IA Moeis sebenarnya sudah ditunjuk Pemprov Kaltim menjadi rumah sakit rujukan tingkat regional sejak 2015. Namun, baru tahun ini manajemen RSUD tersebut dan Pemkot Samarinda serius menindaklanjuti.

Padahal, banyak yang perlu dibenahi. Mengingat, rumah sakit yang berada di Jalan HAMM Rifadin, Loa Janan Ilir itu masih Tipe C. Sedangkan untuk menjadi rumah sakit rujukan tingkat regional harus naik Tipe B.

Demikian dijelaskan Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti kepada Kaltim Post Selasa (12/6). Menurut dia, surat keputusan (SK) penunjukan yang dikeluarkan pemprov, intinya meminta agar pemkot menaikkan status rumah sakit itu dari Tipe C ke Tipe B. “Tentu dengan pembenahan menyeluruh. Ternyata, selama dua tahun ini tidak ditindaklanjuti. Mungkin terlena,” ujarnya.

Politikus Partai Demokrat itu melanjutkan, kalau diperhatikan fisik RSUD IA Moeis memang masih kurang. Sehingga, memerlukan penambahan bangunan dan fasilitas lainnya hingga membutuhkan anggaran Rp 174 miliar. “Apalagi SDM-nya, seperti tenaga medis dan dokter spesialis. Ini juga perlu dipenuhi,” imbuhnya.

Mengenai pelayanan, dia menyarankan agar segera ditingkatkan. Misalnya, pasien yang baru masuk harus cepat ditangani. Selama ini karena minim SDM, pasien kerap menunggu hingga dokter tiba. Sehingga, penanganan yang diberikan sering dikeluhkan.

Dia tidak menampik, mengharapkan anggaran tahun ini tidak mudah karena keuangan daerah defisit. Dia menyarankan, agar pemkot dapat memaksimalkan kebutuhan anggarannya tahun depan. “APBD Samarinda tidak memadai. Saya harap, APBD Kaltim dan APBN bisa membantu. Bisa juga memanfaatkan investasi pihak swasta,” jelasnya.

Sebelumnya, Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan apa saja yang diperlukan untuk pembenahan RSUD tersebut. Syarat terpenting yang harus dipenuhi adalah bangunan fisik, kelengkapan alat medis, dan sumber daya manusia (SDM).

“Sekarang bangunan kurang memadai. Perlu dikembangkan. Begitu pula dengan peralatan medis, masih minim,” ujarnya.

Sugeng memastikan sumber dana untuk peningkatan fasilitas RSUD IA Moeis berasal dari APBD Samarinda, APBD Kaltim, dan APBN. Kebutuhan anggaran akan diusulkan tahun ini. “Kami akan coba di APBD Perubahan. Apa yang bisa dibiayai, kemudian dilanjutkan di APBD murni 2019," tandasnya. (*/dq/kri/k15)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48
Polemik Masjid di Lapangan Kinibalu

Pemprov Menang, Tapi Warga Masih Ada Peluang

SAMARINDA- Dengan putusan Majelis Hakim PTUN Samarinda yang memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 12:28
BREAKING NEWS

PTUN Menangkan Pemprov Kaltim Soal IMB Masjid Lapangan Kinibalu

SAMARINDA- Majelis Hakim PTUN Samarinda memutuskan bahwa pihak tergugat yaitu Kepala Dinas Pelayanan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
BREAKING NEWS

Hari Ini, Sengketa IMB Lahan Lapangan Kinibalu Diputuskan

SAMARINDA- Rabu (17/10) hari ini dilaksanakan sidang ke tujuh kasus gugatan atas sengketa perizinan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:03

"Pembahasan RZWP3K Kaltim Harus Berpihak pada Nelayan Tradisional"

SAMARINDA- Pembahasan penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Kaltim,…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:01

Dua Desa Turun Status

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Mohammad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .