MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Juni 2018 06:57
Blok Sangasanga Dulu, Lanjut East Kalimantan
Juli, Peralihan Kelola dan Status Karyawan Ditargetkan Rampung
JELAS: Kabar baik menghampiri karyawan VICO Indonesia, pasalnya Pertamina dan pemerintah berencana merampungkan proses alih kelola Juli mendatang.(dok/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Peralihan blok minyak dan gas (Migas) yang tahun ini akan habis masa kontraknya mulai menemui titik terang. Salah satunya alih kelola Blok Sangasanga yang ditargetkan rampung Juli mendatang. Termasuk status karyawan.

Diketahui, operator Blok Sangasanga saat ini masih berada di tangan VICO Indonesia. Namun, pada Agustus, masa kontraknya akan habis. Mekanisme peralihan kali ini berbeda. Tidak seperti peralihan Total EP Indonesie ke Pertamina pada Blok Mahakam.

Manajer Senior Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan-Sulawesi (Kalsul) Roy Widiartha mengatakan, sampai saat ini Pertamina dan VICO Indonesia masih membahas penentuan transfer of agreement (ToF). Pasalnya, waktu peralihan cukup mepet.

“Kami akan fokus ke Blok Sangasanga dulu. Baru setelah ini, rampung memikirkan Blok East Kalimantan yang masa kontraknya habis Oktober nanti,” tuturnya.

Dijelaskan Roy, proses ToF ditargetkan selesai pada Juni. Dan persoalan keseluruhan maksimal rampung pada Juli. Blok East Kalimantan diprediksi menggunakan mekanisme yang sama. ToF ini meliputi persoalan finansial, karyawan, dan lainnya. Tetap karyawan yang diprioritaskan. Pasalnya, penting untuk kegiatan hulu migas.

Keterlambatan dari pemerintah dalam menentukan mekanisme pasal dalam kontrak, diklaim menjadi penyebab kenapa kesannya peralihan terkesan lambat. Kontraknya baru dirilis April lalu. Karena hal itu, sambungnya, tidak ada aktivitas pengeboran.

Beda dengan Pertamina Hulu Mahakam, yang sudah delapan bulan sebelumnya melakukan pengeboran. Tetapi, pemerintah telah mengarahkan agar Pertamina segera menyusunnya. Sumur mana yang masih potensi sudah dipetakan. “Gambaran dan rencana ke depannya sudah ada. Tinggal menunggu saja,” bebernya.

Selain itu, mekanisme kontrak yang berbeda juga menjadi tantangan tersendiri. Dengan mekanisme gross split membuat beban berat di awal. Pengaruh ke operasional pasti ada. Perusahaan harus semakin efisien dan efektif. Tentunya akan ada penyesuaian. Terlebih produksi migas di blok tersebut sudah tidak seperti dulu, jadi untuk karyawan juga pasti ada penyesuaian.

“Tetapi, pemerintah sudah memberikan fasilitas yang tidak diberikan pada skema cost recovery. Misalkan, masalah pajak ada keringanan dan insentif lainnya. Detailnya kami masih belum tahu,” tuturnya.

Adapun, total karyawan VICO Indonesia sekitar 600 orang dan tenaga kontrak 2 ribu orang. Khusus kontraktor sudah ada gejolak mereka ingin tahu nasib mereka. Oleh karena itu, pemerintah segera merampungkan target Juli. Itu sudah maksimal. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Selasa, 19 Juni 2018 06:10

RI Ambil Peluang dari Perang Dagang Tiongkok–AS

JAKARTA – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok bakal membuat perekonomian global…

Selasa, 19 Juni 2018 06:07

DPR Siap Dukung BI Naikkan Suku Bunga

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan siap mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) bila nantinya…

Selasa, 19 Juni 2018 06:05

Dilarang Berpuas Diri

JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menilai pencabutan larangan terbang…

Selasa, 19 Juni 2018 06:03

Jepang Ikut Terdampak

JAKARTA – Perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat berimbas kepada Jepang. Tercatat,…

Selasa, 19 Juni 2018 06:02

Makna Idulfitri di Mata Bos KSEI

JAKARTA - Seluruh umat muslim di dunia merayakan Hari Raya Idulfitri dengan saling bersilaturahmi bersama…

Selasa, 19 Juni 2018 05:59

Asa Berinvestasi

JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan sistem perizinan investasi daring…

Selasa, 19 Juni 2018 05:59

Harga Naik Melambung, Pemerintah Bilang Masih Wajar

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengklaim masyarakat tak terganggu…

Senin, 18 Juni 2018 06:17

Harga Ayam Tertahan Libur Lebaran

SAMARINDA - Meski sudah memasuki H+2 Lebaran, harga sejumlah komoditas pangan seperti ayam broiler,…

Senin, 18 Juni 2018 06:15

Rute Internasional Tumbuh 13 Persen

BALIKPAPAN - Masyarakat yang ingin berlibur pada bulan ini harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .