MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Juni 2018 06:54
Kuliner Sumbang PAD Terbesar dari Pariwisata
POTENSI USAHA: Perilaku konsumtif masyarakat Samarinda membuat bisnis kuliner terus berkembang dan berhasil menyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata.(dok/anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kuliner kembali menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar dari sektor pariwisata. Setiap tahun, PAD dari kuliner peningkatannya bisa mencapai 20 persen. Pada 2014, sektor ini menyumbang Rp 20 miliar, lalu naik menjadi Rp 32 miliar pada tahun berikutnya. Dan pada 2017 mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Samarinda Muhammad Faisal mengatakan, pada 2017, pariwisata berhasil menyumbang Rp 85 miliar untuk PAD Samarinda. Atau setara 23 persen dari total PAD Samarinda. Nilai itu, terhimpun dari jasa hotel, restoran, dan hiburan.

“Sektor kuliner sejak 2014, mengalami pertumbuhan yang paling tinggi. Rumah makan yang paling besar kontribusinya. Kuliner saja untuk tahun ini, PAD-nya sudah Rp 40 miliar lebih,” katanya Selasa (12/6).

Cukup beralasan, sejak tahun lalu, sektor kuliner memang benar-benar digenjot. Secara kasatmata, bisnis kuliner ini paling berkembang di Samarinda. Terlihat dari banyaknya kafe atau rumah makan baru.

Dinas Pariwisata mencatat, jumlah restoran atau rumah makan pada 2015 hanya 1.530 restoran. Meningkat pada 2016 menjadi 1.620 restoran. Memasuki 2017, jumlahnya sudah mencapai 2.088 restoran.

Dia mengatakan, pada 2018 pihaknya akan berkonsentrasi melanjutkan sektor ekonomi kreatif dari kuliner. Karena ini memang yang terasa paling besar kontribusianya. Namun, untuk menunjang hal itu dia juga harus mencari strategi pengembangan sektor pariwisata. “Karena itu terhubung satu sama lain,” tuturnya.

Faisal mengatakan, sedikit demi sedikit pihaknya juga memperbaiki beberapa objek wisata yang menjadi prioritas pemkot. Seperti Kampung Tenun di Samarinda Seberang, serta Taman Samarendah. Termasuk Desa Wisata Pampang. Juga Kebun Raya Unmul Samarinda yang semakin merosot tingkat kunjungannya.

Dia menjelaskan, rumah makan merupakan penyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata. Setelah itu, baru disusul perhotelan dan hiburan seperti tempat karaoke. Tiga sektor ini beberapa tahun belakangan bertahan di peringkat atas.

“Karena memang kuliner bisnis yang pasti dibutuhkan. Orang pasti makan, apalagi tabiat orang Samarinda yang konsumtif, sehingga wajar jika sektor ini akan menjadi sektor yang paling berkembang,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 06:54

Pengoperasian Maloy Mundur Lagi

SAMARINDA - Target pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Selasa, 13 November 2018 06:52

Investor Oman Lirik Kaltim

BALIKPAPAN - Investor asal Oman tampaknya mulai tertarik untuk berinvestasi…

Selasa, 13 November 2018 06:40

e-Commerce Catat Transaksi Fantastis

JAKARTA – Pesta belanja online terbesar di dunia (Singles Day)…

Selasa, 13 November 2018 06:38

Industri Pulp dan Kertas Dipacu Manfaatkan Teknologi Ramah Lingkungan

JAKARTA - Kementerian Perindustrian memacu industri pulp dan kertas untuk…

Selasa, 13 November 2018 06:38

Kuartal III, PGN Raih Laba Bersih Rp 3,06 T

JAKARTA - Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sampai…

Selasa, 13 November 2018 06:37

The Fed Kawal Ruang Gerak Rupiah

JAKARTA - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Senin, 12 November 2018 06:54

Buat Sistem Pembakaran Mesin Maksimal

BALIKPAPAN – PT Pertamina (Persero) terus mendorong konsumsi Bahan Bakar…

Senin, 12 November 2018 06:48

Neraca Perdagangan Surplus USD 1,11 M

SAMARINDA – Neraca Perdagangan Kaltim terus menunjukkan performa positif. Pada…

Senin, 12 November 2018 06:47

Pasar India Masih Jadi Favorit

SAMARINDA – Rendahnya harga crude palm oil (CPO) global belum…

Senin, 12 November 2018 06:41

Siap Bersaing di Kelas Motor Sport

BALIKPAPAN – Suzuki GSX150 Bandit cukup percaya diri menjadi pemain…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .