MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Juni 2018 06:54
Kuliner Sumbang PAD Terbesar dari Pariwisata
POTENSI USAHA: Perilaku konsumtif masyarakat Samarinda membuat bisnis kuliner terus berkembang dan berhasil menyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata.(dok/anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kuliner kembali menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar dari sektor pariwisata. Setiap tahun, PAD dari kuliner peningkatannya bisa mencapai 20 persen. Pada 2014, sektor ini menyumbang Rp 20 miliar, lalu naik menjadi Rp 32 miliar pada tahun berikutnya. Dan pada 2017 mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Samarinda Muhammad Faisal mengatakan, pada 2017, pariwisata berhasil menyumbang Rp 85 miliar untuk PAD Samarinda. Atau setara 23 persen dari total PAD Samarinda. Nilai itu, terhimpun dari jasa hotel, restoran, dan hiburan.

“Sektor kuliner sejak 2014, mengalami pertumbuhan yang paling tinggi. Rumah makan yang paling besar kontribusinya. Kuliner saja untuk tahun ini, PAD-nya sudah Rp 40 miliar lebih,” katanya Selasa (12/6).

Cukup beralasan, sejak tahun lalu, sektor kuliner memang benar-benar digenjot. Secara kasatmata, bisnis kuliner ini paling berkembang di Samarinda. Terlihat dari banyaknya kafe atau rumah makan baru.

Dinas Pariwisata mencatat, jumlah restoran atau rumah makan pada 2015 hanya 1.530 restoran. Meningkat pada 2016 menjadi 1.620 restoran. Memasuki 2017, jumlahnya sudah mencapai 2.088 restoran.

Dia mengatakan, pada 2018 pihaknya akan berkonsentrasi melanjutkan sektor ekonomi kreatif dari kuliner. Karena ini memang yang terasa paling besar kontribusianya. Namun, untuk menunjang hal itu dia juga harus mencari strategi pengembangan sektor pariwisata. “Karena itu terhubung satu sama lain,” tuturnya.

Faisal mengatakan, sedikit demi sedikit pihaknya juga memperbaiki beberapa objek wisata yang menjadi prioritas pemkot. Seperti Kampung Tenun di Samarinda Seberang, serta Taman Samarendah. Termasuk Desa Wisata Pampang. Juga Kebun Raya Unmul Samarinda yang semakin merosot tingkat kunjungannya.

Dia menjelaskan, rumah makan merupakan penyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata. Setelah itu, baru disusul perhotelan dan hiburan seperti tempat karaoke. Tiga sektor ini beberapa tahun belakangan bertahan di peringkat atas.

“Karena memang kuliner bisnis yang pasti dibutuhkan. Orang pasti makan, apalagi tabiat orang Samarinda yang konsumtif, sehingga wajar jika sektor ini akan menjadi sektor yang paling berkembang,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 06:50

Dolar Kian Ganas, Pengusaha Tak Kaget

BALIKPAPAN – Dolar Amerika Serikat (USD) terus menunjukkan keperkasaannya terhadap rupiah. Berdasar…

Jumat, 17 Agustus 2018 06:48

Menanti Mandatori Biodiesel

JAKARTA - Pemerintah diminta menggenjot pencarian ladang minyak baru sehingga bisa meningkatkan produksi…

Jumat, 17 Agustus 2018 06:46

DKP Serap 823 Ribu Tenaga Kerja

SAMARINDA - Pemprov Kaltim berada dalam jalur tepat dalam menurunkan tingkat pengangguran menjadi 5,11…

Jumat, 17 Agustus 2018 06:45

Antisipasi Lonjakan Harga Ayam dan Telur

SAMARINDA - Untuk mengantisipasi lonjakan harga, terutama telur dan ayam jelang Iduladha, Dinas Perindustrian,…

Jumat, 17 Agustus 2018 06:43

Belanja Pegawai Mendominasi

SAMARINDA - Realisasi belanja pegawai mendominasi belanja pemerintah daerah pada periode Januari sampai…

Jumat, 17 Agustus 2018 06:42

Peningkatan SDM Jadi Kunci

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sumber daya manusia bakal menjadi kekuatan besar…

Kamis, 16 Agustus 2018 07:06

YAELAA...!! Neraca Perdagangan Defisit USD 2,03 M

JAKARTA - Setelah menunjukkan kinerja apik pada Juni lalu dengan surplus USD 1,74 miliar, neraca perdagangan…

Kamis, 16 Agustus 2018 07:04

Sinyal Perekonomian Terus Membaik

BALIKPAPAN - Geliat ekonomi makro di Kaltim terus menunjukkan perbaikan. Hal itu tecermin dari realisasi…

Kamis, 16 Agustus 2018 07:01

Bankaltimtara Sabet Penghargaan IERMA II 2018

SAMARINDA – Langkah manajemen Bankaltimtara menerapkan enterprise risk management (ERM) dalam…

Kamis, 16 Agustus 2018 06:58

PAD Kaltim Capai 46,98 Persen

SAMARINDA - Upaya pemerintah menggenjot penerimaan asli daerah (PAD) mulai menuai hasil. Pada triwulan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .