MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Juni 2018 06:54
Kuliner Sumbang PAD Terbesar dari Pariwisata
POTENSI USAHA: Perilaku konsumtif masyarakat Samarinda membuat bisnis kuliner terus berkembang dan berhasil menyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata.(dok/anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kuliner kembali menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar dari sektor pariwisata. Setiap tahun, PAD dari kuliner peningkatannya bisa mencapai 20 persen. Pada 2014, sektor ini menyumbang Rp 20 miliar, lalu naik menjadi Rp 32 miliar pada tahun berikutnya. Dan pada 2017 mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Samarinda Muhammad Faisal mengatakan, pada 2017, pariwisata berhasil menyumbang Rp 85 miliar untuk PAD Samarinda. Atau setara 23 persen dari total PAD Samarinda. Nilai itu, terhimpun dari jasa hotel, restoran, dan hiburan.

“Sektor kuliner sejak 2014, mengalami pertumbuhan yang paling tinggi. Rumah makan yang paling besar kontribusinya. Kuliner saja untuk tahun ini, PAD-nya sudah Rp 40 miliar lebih,” katanya Selasa (12/6).

Cukup beralasan, sejak tahun lalu, sektor kuliner memang benar-benar digenjot. Secara kasatmata, bisnis kuliner ini paling berkembang di Samarinda. Terlihat dari banyaknya kafe atau rumah makan baru.

Dinas Pariwisata mencatat, jumlah restoran atau rumah makan pada 2015 hanya 1.530 restoran. Meningkat pada 2016 menjadi 1.620 restoran. Memasuki 2017, jumlahnya sudah mencapai 2.088 restoran.

Dia mengatakan, pada 2018 pihaknya akan berkonsentrasi melanjutkan sektor ekonomi kreatif dari kuliner. Karena ini memang yang terasa paling besar kontribusianya. Namun, untuk menunjang hal itu dia juga harus mencari strategi pengembangan sektor pariwisata. “Karena itu terhubung satu sama lain,” tuturnya.

Faisal mengatakan, sedikit demi sedikit pihaknya juga memperbaiki beberapa objek wisata yang menjadi prioritas pemkot. Seperti Kampung Tenun di Samarinda Seberang, serta Taman Samarendah. Termasuk Desa Wisata Pampang. Juga Kebun Raya Unmul Samarinda yang semakin merosot tingkat kunjungannya.

Dia menjelaskan, rumah makan merupakan penyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata. Setelah itu, baru disusul perhotelan dan hiburan seperti tempat karaoke. Tiga sektor ini beberapa tahun belakangan bertahan di peringkat atas.

“Karena memang kuliner bisnis yang pasti dibutuhkan. Orang pasti makan, apalagi tabiat orang Samarinda yang konsumtif, sehingga wajar jika sektor ini akan menjadi sektor yang paling berkembang,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…

Senin, 22 Oktober 2018 06:43

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

JAKARTA – Transaksi sistem perdagangan alternatif (SPA) mengalami peningkatan signifikan. Hal…

Senin, 22 Oktober 2018 06:42

Pangkas Impor Komponen Industri Elektronik

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian berharap…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:46

Tempat Cukur Idola Pesepak Bola

WALAU terkesan sepele, bisnis tempat cukur khusus pria alias barbershop ternyata tak semudah yang dibayangkan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .