MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 12 Juni 2018 10:47
Bukan Jepang yang Dulu
DIRAGUKAN: Nishino dalam tekanan atas banyaknya keraguan dia bisa membawa Jepang berbicara banyak di Piala Dunia kali ini.

PROKAL.CO, JANGAN tanyakan rasanya mentas di Piala Dunia ke Akira Nishino, pelatih Jepang. Sebab, bagi Nishino, Piala Dunia itu mimpinya yang belum pernah kesampaian saat masih jadi penggawa Samurai Biru. Nishino cuma satu tahun memperkuat Timnas Jepang, dari 1977-1978. Debut lawan Israel dalam Kualifikasi Piala Dunia 1978.

Nishino dipanggil Timnas Jepang saat masih main di klub kampus Waseda University. Di laga pertamanya, Jepang langsung keok 0-2 atas Israel. Lalu, meski dia ikut bermain pada empat laga Jepang di babak kualifikasi Grup 2 zona AFC bersaing dengan Korsel, Israel, dan Korut, pada tahun itu, mereka gagal lolos untuk kali pertama ke Piala Dunia.

Jepang baru debut di Piala Dunia setahun setelah dia lengser jadi pelatih timnas U-23 di edisi 1998. Atau, setahun setelah skuat U-23-nya bisa bikin heboh dengan mengalahkan Brasil, pada laga pertama fase grup D Olimpiade 1996 di Miami. Jepang menang 1-0. Victory yang pada tahun itu disebut sebagai “Mukjizat Miami” karena Brasil diawaki Ronaldo, Rivaldo, Dida, dan Roberto Carlos.

Mentalitas Nishino sempat diragukan mantan pelatih Jepang, Philippe Troussier. Dilansir di situs GVTV, pelatih berjuluk Si Dukun Putih itu menyebut, Nishino tak punya mentalitas yang memompa spirit anak asuhnya saat Piala Dunia. “Tak kaget dengan wajah tim ini di tangannya,” klaim pelatih berkebangsaan Prancis itu. Dua kali main di era Nishino, Jepang dua kali kalah di uji coba lawan Ghana (30/5) dan Swiss (8/6) dengan skor sama, 0-2.

Tapi, Nishino berkelit. Eranya sebagai pelatih tak akan sama saat dia masih jadi pemain pada 1978. “Saya punya modal pemain yang lebih baik dari saat itu,” klaim pelatih 63 tahun itu pada sesi wawancara dengan stasiun televisi Federasi Sepak Bola Jepang, JFA TV. Kalau Nishino tak main sama sekali di Piala Dunia, tak begitu dengan Julen Lopetegui.

Dia malah hanya duduk melihat Santiago Canizares dan Andoni Zubizarreta jadi penjaga gawang Spanyol saat Piala Dunia 1994. Lopetegui cuma kiper ketiga. Sama dengan Nishino, di balik gagalnya dia sebagai pemain, tapi dia mampu menebusnya saat jadi pelatih kelompok usia La Furia Roja.

Produknya dari saat membawa Spanyol juara di Euro U-19 2012 dan U-21 2013 menjadi tulang punggung timnas sejak Piala Dunia 2014. “Tahun ini, mereka (pemain-pemain produk di level kelompok usia) akan jadi protagonista di Piala Dunia 2018,” klaim Lopetegui dilansir dari situs El Faro. (ren/jpg/ndy/k11)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:48

AWALI MEMORI INDAH

CHIVEO  —  Cristiano Ronaldo akan membuat debutnya di Serie A bersama Juventus dengan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:46

GILIRAN POCHETTINO TIRU ALLI

Selebresi unik gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli kala mencetak gol ke gawang Newcastle (11/8) menjadi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:45

Tujuh Belasan, Jajal Rute 380 Km

BANYAK cara dilakukan untuk memaknai momen HUT ke-72 Republik Indonesia. Salah satunya seperti yang…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:43

Cech Masih Pantas

CHELSEA  –  Banyak spekulasi yang menyebut bahwa Petr Cech tidak akan mendapat tempat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:42

Piccolo Principe Itu Pun Pergi

GIORGIO   Chiellini jadi satu-satunya saksi susah payahnya Juventus ketika dihukum turun ke kasta…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:39

Dukungan Sangat Diperlukan

JAKARTA  -  Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PB PBSI, Susi Susanti meminta dukungan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:38

Kehormatan Kedua Indonesia

JAKARTA   -  Jelang gelaran Asian Games Jakarta-Palembang yang ditabuhkan hari ini, Menteri…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:37

“Saya Hanya Di-support Pemkab Sukamara”

Seperti hal atlet lainnya yang tengah mempersiapkan diri jelang pelaksanaan Asian Games, salah satu…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:34

Persembahkan Kado HUT RI

JAKARTA  -  Tim polo air putri Indonesia sukses mempersembahkan kemenangan di laga kedua Asian…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:33

Tiga Jam Restock Tiga Kali

KETIGA  maskot Asian Games 2018, memang lucu-lucu bentuknya. Di mana pun berada, Atung, si rusa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .