MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 12 Juni 2018 10:32
Perhatikan 45 Tanda Jalan Rusak

Satlantas Pasang Peringatan di Tempat Berbahaya

WASPADAI MUSIBAH: Mengingat banyak jalan rusak dan longsor di wilayah Kutim, masyarakat atau para pemudik diminta memperhatikan rambu-rambu dan panduan peringatan yang disiapkan Satlantas Polres Kutim.

PROKAL.CO, SANGATTA – Meski pemerintah sudah berupaya memperbaiki jalan lintas daerah di wilayah Kutai Timur (Kutim), masih terdapat beberapa titik rawan yang perlu diperhatikan. Para pemudik diberi bantuan dengan panduan peringatan tanda jalan rusak oleh Satlantas Polres Kutim.

Kasat Lantas Polres Kutim AKP Eko Budiyatno mengatakan, pihaknya menyiapkan 45 peringatan sepanjang jalan lintas daerah sekitar Sangatta. Tersebar di antara jalan poros Sangatta-Bontang, jalan poros Sangatta-Bengalon, dan di perbatasan Kutim-Kukar di jalur Bontang-Desa Danau Redan, Kecamatan Teluk Pandan.

Tanda peringatan yang disebar, menurut Eko, terdiri dari berbagai panduan atau imbauan. Di antaranya, peringatan adanya jalan rusak atau longsor dan tikungan tajam. Tanda tersebut menandakan bahwa jalur yang akan dilewati setelah tanda itu merupakan tempat yang rawan kecelakaan.

“Makanya diharap pengendara lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya ketika berada di jalur tersebut,” ungkap Eko.

Adapun persebaran tanda tersebut sesuai jumlah kawasan yang rawan kecelakaan. Meski jumlah keseluruhan jalan berlubang lebih banyak, rambu tersebut berada di lokasi yang dianggap paling parah, supaya pengendara dapat menghindar.

Adapun 45 tanda bahaya yang dipasang, yaitu 23 titik pada jalan poros Sangatta-Bontang, 14 titik di jalan poros Sangatta-Bengalon. Kemudian, 8 titik di jalur Bontang-Desa Danau Redan.

Eko mengimbau agar masyarakat jangan mengabaikan panduan dan aturan lalu lintas yang terpasang. Sebab, ketidakpedulian membuat aturan lalu lintas rusak. Aturan dibuat untuk keselarasan lalu lintas supaya menghindarkan musibah.

“Kami harap, dengan ini, kegiatan mudik Lebaran yang dilakukan warga bisa lebih aman,” ucapnya. (mon/san/k16)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 10:56

TK2D Perlu Perda Status Huku

SANGATTA–Honorer alias tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di Kutim belum surut permasalahannya.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:53

Sebut Kebijakan Bupati Disalahgunakan

SANGATTA–Pemkab Kutai Timur yang telanjur terlilit utang dengan pihak ketiga, terus dikejar-kejar…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:43

Desa Melintang Tak Lagi “Water World”

Euforia kebahagiaan warga Desa Melintang di Kecamatan Muara Wis, Kukar, tak lagi mampu dibendung. Suka…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:06

Berstatus Mandiri, Mahulu Terus Berbenah

UJOH BILANG–Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) merupakan daerah otonomi baru (DOB) yang dibentuk berdasarkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:31

Empat Pasar Rakyat Rampung

PENAJAM – Pembangunan sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal rampung…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:28

Minyak Goreng Lokal Terkendala Pemasaran

TANA PASER – Besarnya potensi buah kelapa di Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, dimanfaatkan oleh…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:00

Taman Bersemi Tidak Akan Dibongkar

SANGATTA–Taman Bersemi atau yang lebih dikenal dengan sebutan STQ, di Sangatta Utara, Kutai Timur,…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:46

SYUKURLAH..!! Di Daerah Ini, Kasus Bakar Hutan dan Lahan Mulai Kurang

TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:44

Main Togel, Dua Orang Diamankan

BONTANG–Dua pelaku perjudian toto gelap alias togel diamankan Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang.…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:24

Kawal Pembangunan Dua Masjid

BONTANG–Pembangunandua masjid mendapat perhatian penuh DPRD Bontang. Yakni, Masjid As-Salam di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .