MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 12 Juni 2018 10:32
Perhatikan 45 Tanda Jalan Rusak

Satlantas Pasang Peringatan di Tempat Berbahaya

WASPADAI MUSIBAH: Mengingat banyak jalan rusak dan longsor di wilayah Kutim, masyarakat atau para pemudik diminta memperhatikan rambu-rambu dan panduan peringatan yang disiapkan Satlantas Polres Kutim.

PROKAL.CO, SANGATTA – Meski pemerintah sudah berupaya memperbaiki jalan lintas daerah di wilayah Kutai Timur (Kutim), masih terdapat beberapa titik rawan yang perlu diperhatikan. Para pemudik diberi bantuan dengan panduan peringatan tanda jalan rusak oleh Satlantas Polres Kutim.

Kasat Lantas Polres Kutim AKP Eko Budiyatno mengatakan, pihaknya menyiapkan 45 peringatan sepanjang jalan lintas daerah sekitar Sangatta. Tersebar di antara jalan poros Sangatta-Bontang, jalan poros Sangatta-Bengalon, dan di perbatasan Kutim-Kukar di jalur Bontang-Desa Danau Redan, Kecamatan Teluk Pandan.

Tanda peringatan yang disebar, menurut Eko, terdiri dari berbagai panduan atau imbauan. Di antaranya, peringatan adanya jalan rusak atau longsor dan tikungan tajam. Tanda tersebut menandakan bahwa jalur yang akan dilewati setelah tanda itu merupakan tempat yang rawan kecelakaan.

“Makanya diharap pengendara lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya ketika berada di jalur tersebut,” ungkap Eko.

Adapun persebaran tanda tersebut sesuai jumlah kawasan yang rawan kecelakaan. Meski jumlah keseluruhan jalan berlubang lebih banyak, rambu tersebut berada di lokasi yang dianggap paling parah, supaya pengendara dapat menghindar.

Adapun 45 tanda bahaya yang dipasang, yaitu 23 titik pada jalan poros Sangatta-Bontang, 14 titik di jalan poros Sangatta-Bengalon. Kemudian, 8 titik di jalur Bontang-Desa Danau Redan.

Eko mengimbau agar masyarakat jangan mengabaikan panduan dan aturan lalu lintas yang terpasang. Sebab, ketidakpedulian membuat aturan lalu lintas rusak. Aturan dibuat untuk keselarasan lalu lintas supaya menghindarkan musibah.

“Kami harap, dengan ini, kegiatan mudik Lebaran yang dilakukan warga bisa lebih aman,” ucapnya. (mon/san/k16)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:08

ASTAGA..!! Ternyata Karena Ini, Mahasiswa Diusir dari Asrama

SANGATTA–Defisit anggaran yang terjadi dan mendera Pemerintah Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 23:34

Kebakaran Hebat Landa Tenggarong

TENGGARONG- Sejak sekitar pukul 19.00 malam, kebakaran hebat melanda Tenggarong,…

Rabu, 16 Januari 2019 10:36

Stiker Caleg Dicopot Paksa

SANGATTA–Para pengendara di jalan umum Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:31

ASTAGA..!! Curiga 22.612 Peserta Penerima Bantuan Iuran Tak Layak Dapat Bantuan

PENAJAM–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Pendistribusian Tabung Pinky Meningkat

TANA PASER–Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Rabu, 16 Januari 2019 10:11

Gaji Petugas Kebersihan Naik 10 Persen

BUKAN hanya bonus yang dikucurkan Pemkot Bontang terhadap pasukan kuning…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*