MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 Juni 2018 07:05
Ekspor-Impor Kaltim Surplus USD 4,43 Miliar
PERLU ALTERNATIF: Penjualan baru bara ke luar negeri masih menjadi tumpuan Kaltim dalam meningkatkan perekonomian daerah. (DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Perdagangan luar negeri Kaltim dari dan ke sejumlah negara tujuan pada Januari-April 2018 mengalami surplus USD 4,43 miliar atau setara dengan Rp 60,69 triliun jika kurs 1 USD sama dengan Rp 13.700.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, surplus itu disebabkan dari hasil ekspor ke sejumlah negara tujuan senilai USD 5,89 miliar, dikurangi biaya impor dari negara penghasil senilai USD 1,46 miliar. “Sehingga jika dihitung, ekspor-impor Kaltim kembali mengalami surplus,” katanya Senin (11/6).

Dia menjelaskan, nilai ekspor itu terdiri atas bahan bakar mineral berupa migas sebesar USD 1,23 miliar, kemudian bahan bakar mineral nonmigas yang di dalamnya ada batu bara dengan nilai USD 4,47 miliar.

 “Sedangkan komoditas nonmigas selain bahan bakar mineral yang diekspor Kaltim antara lain lemak dan minyak hewani atau nabati senilai USD 188,77 juta. Lalu ekspor pupuk senilai USD 33,99 juta, dan ekspor bahan kimia anorganik sebesar USD 81,16 juta,” tuturnya.

Kemudian ekspor kayu dan barang dari kayu 41,47 juta dolar, bahan kimia organik 29,56 juta dolar, reaktor nuklir, ketel, mesin dan peralatan mekanis 2,54 juta dolar, aneka produk kimia 1,53 juta dolar, dan ekspor barang dari besi atau baja senilai 950 ribu dolar.

"Adapun beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor oleh Kaltim pada Januari-April 2018, untuk komoditas migas antara lain ke Jepang senilai USD 551,9 juta, ke Tiongkok USD 152,55 juta, ke Taiwan USD 118,62 juta, dan ekspor migas ke Australia senilai USD 39,11 juta," ujarnya.

Untuk ekspor nonmigas antara lain ke India senilai USD 1,07 miliar, Tiongkok USD 1,24 miliar, Korea Selatan USD 562,84 juta, Jepang USD 460,08 juta, Malaysia USD 327,55 juta, Filipina USD 297,91 juta, dan ekspor nonmigas ke Thailand senilai USD 177,29 juta.

Menurutnya, hal ini juga menguatkan dugaan bahwa surplus pada periode ini karena faktor musiman. Karena masih lemahnya kinerja ekspor produk-produk industri. Karena, untuk menciptakan surplus perdagangan yang berkelanjutan, ketergantungan pada ekspor migas harus dikurangi. Harus perbanyak produk-produk industri.

Upaya jangka pendek yang dapat dilakukan adalah meningkatkan daya saing produk ekspor serta menurunkan impor. Peningkatan nilai tambah pada beberapa komoditas atau hilirisasi dapat dilakukan untuk mendongkrak nilai ekspor.

“Dengan peningkatan nilai tambah, produk ekspor kita akan dihargai lebih mahal dibandingkan ekspor bahan mentah,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 06:30

Toyota Kian Mantap Jadi Leader di Kelas LMPV

BALIKPAPAN  -   Mengawali 2019, Toyota menggebrak industri otomotif dengan meluncurkan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:27

Pacu Produksi Perikanan

SAMARINDA  -  Produksi ikan tangkap di Kaltim tahun ini ditarget…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:25

Pengusaha Masih Belum Disiplin

SAMARINDA  -   Pemerintah tampaknya perlu melakukan edukasi lebih intensif…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Ekspansi ke Bisnis Kuliner

BALIKPAPAN  -  Telkom Property Area VI Regional Kalimantan menargetkan pendapatan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Tekanan Inflasi di Triwulan I Mereda

SAMARINDA  -  Tekanan inflasi Kaltim pada triwulan I 2019 diperkirakan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:22

Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:18

Optimistis Bersaing di Pasar LMPV

JAKARTA  –  Persaingan pasar kendaraan low multi-purpose vehicle (LMPV) kian…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:16

Tiket Terbatas, Buruan Beli sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN  - Pemerintah tengah getol memasyarakatkan olahraga. Salah satu yang…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:15

Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

SURABAYA  –  Jumlah lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) atau…

Jumat, 18 Januari 2019 06:55

BEI Lanjutkan Tren Positif

BALIKPAPAN - Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencetak pertumbuhan investor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*