MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 Juni 2018 07:02
Fashion Muslim Potensial Ekspor
POTENSI: Industri fashion busana muslim Tanah Air bisa menjadi alternatif pemerintah meningkatkan ekspor karena mampu bersaing dengan produk dari Turki.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, industri fashion di dalam negeri menunjukkan pertumbuhan yang impresif. Capaian itu ditandai dengan peningkatan kinerja nilai ekspor.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor fashion nasional pada periode Januari–April 2018 mencapai USD 4,7 miliar. Angka tersebut tumbuh 10 persen jika dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar USD 4,2 miliar. ”Pada posisi ini, Indonesia mampu menguasai 1,9 persen pasar fashion dunia dan menjadi negara eksportir pakaian ke-14,” ujar Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih.

Mengenai potensi di sektor industri fashion muslim, Indonesia menjadi satu di antara tiga besar negara anggota Organisasi Kerja Sama Negara Islam (OKI) sebagai pengekspor produk fashion muslim terbesar di dunia setelah Bangladesh dan Turki.

Indonesia mampu mencatatkan nilai ekspor produk fashion muslim hingga USD 12,23 miliar pada tahun lalu. ”Pada 2016, pasar fashion muslim di dunia mencapai USD 254 miliar dan diprediksi 2022 tumbuh 6,6 persen sehingga menjadi USD 373 miliar. Ini menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menguasai pasar fashion muslim di dunia,” ungkap Gati.

Apalagi, Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Melihat geliat industri fashion yang cukup pesat, pemerintah berharap terus bermunculan sumber daya manusia di industri tersebut berupa desainer-desainer muda baru. ”Dalam upaya pengembangan industri fashion, juga diperlukan kolaborasi dan sinergi dari berbagai stakeholder yang meliputi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas,” tambah Gati.

Di samping itu, lanjut dia, langkah strategis yang perlu dilakukan adalah penguatan struktur industri fashion nasional. ”Integrasi akan diperkuat dengan suplai bahan baku dari industri tekstil dalam negeri yang akan diwujudkan melalui material center,” jelasnya.

Sejauh ini, pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk mengintegrasikan sektor hulu sampai hilir dalam memajukan industri busana muslim nasional. Di antaranya, melalui kemitraan desainer dengan pelaku IKM fashion dan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).

”Kami mendorong terciptanya ekosistem bisnis di industri fashion muslim nasional. Selain itu, memfasilitasi desainer ikut serta di berbagai pameran dan fashion show, baik di dalam maupun luar negeri,” terang Gati.

Lantas, bagaimana dengan potensi di pasar domestik? Pada kuartal kedua 2018, penjualan produk fashion muslim di Indonesia tentu akan sangat terdorong dengan Ramadan. Hal tersebut cukup terbukti, baik di segmen pasar offline seperti ritel maupun marketplace di online. Sektor fashion menjadi item paling banyak diburu konsumen yang ingin berbelanja.

VP Marketing Bukalapak Bayu Syerli menyebutkan, produk yang menjadi sasaran masyarakat di marketplace selama Ramadan adalah gadget, produk kecantikan, serta fashion. ”Kalau dari jumlah transaksi, sudah pasti lebih besar untuk gadget karena barangnya seharga Rp 2–3 juta. Tapi, secara volume, lebih banyak yang cari produk fashion, seperti baju, gelang, dan jam tangan,” ungkapnya. (agf/jpg/ndu2/k15)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 06:39

Sampai Kapan...?? Daya Beli Petani Kaltim Belum Baik

SAMARINDA - Kemampuan daya beli petani di Kaltim kembali menurun.…

Selasa, 11 Desember 2018 06:35

2019, Properti Lebih Menggeliat

JAKARTA – Pasar properti pada 2019 diprediksi tumbuh lebih baik…

Selasa, 11 Desember 2018 06:34

KEK GB Diharapkan Dongkrak Perekonomian

JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang (GB), Bintan,…

Senin, 10 Desember 2018 06:43

SANGAT POTENSIAL..!! Ekonomi Syariah Jadi Alternatif Sumber Perekonomian Kaltim

SAMARINDA – Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kaltim diyakini…

Senin, 10 Desember 2018 06:43

Pengusaha Antusias Sambut Aturan Baru

SAMARINDA – Langkah pemerintah menghilangkan pungutan ekspor minyak kelapa sawit…

Senin, 10 Desember 2018 06:40

Bagasi Lebih Besar dari Nmax

BALIKPAPAN - Yamaha kembali memanaskan persaingan kendaraan roda dua di…

Senin, 10 Desember 2018 06:38

Banyak Tangani Urusan Nonteknis, Pastikan Program Berjalan

Syaifudin adalah sosok yang peduli. Tak hanya soal pekerjaannya sebagai…

Senin, 10 Desember 2018 06:35

Bapenda Gelar Gebyar Pajak Daerah 2018

SAMARINDA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda menggelar Gebyar…

Senin, 10 Desember 2018 06:34

Proyeksi Penerimaan Pajak Capai 95 Persen

JAKARTA – Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan memproyeksi penerimaan pajak…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:00

Bernostalia dengan Era 1970-an

BALIKPAPAN  –  Maskapai Garuda Indonesia (GA) memberikan pelayanan baru dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .